Kebermaknaan Hidup Survivor Kanker Payudara Setelah Mastektomi

Authors

  • Ni Luh Handriani Pratiwi Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya
  • Meita Santi Budiani Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jptt.v5n1.p30-37

Keywords:

Kebermaknaan hidup, survivor kanker payudara, mastektomi

Abstract

Life meaning has an important role for ones life including for breast cancer survivors.  Breast cancer is a disease which people, especially women, fear the most. The suffer they feel are not only when they get first diagnosis but also when they must accept that they will lose the most important part of their body through a mastectomy. It causes both physical and psychological impacts for the survivor. This study aimed to know the meaning of life of breast cancer survivor who had a mastectomy. The phenomenological qualitative approach was employed. Data collected using semi-structured intervies and analyzed using IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). This study reveals five major themes. The first theme concerns about  the response towards cancer diagnosis. The sample of this study shows the response such as denial, desperation, acception, even submission. The second theme is about the psychological impacts of breast cancerand mastectomy. The third theme is the positive and negative perception from the survivors towards the death. The negative respond was about a fear and the positive one was a readiness to face death. The fourth theme discusses the ways participants use to deal with the cancer. Then, the last theme is about the meaning of participants life.

Abstrak: Kebermaknaan hidup merupakan hal yang sangat berperan penting dalam kehidupan seseorang termasuk para penderita kanker payudara. Kanker payudara merupakan penyakit yang paling ditakuti oleh sebagain besar orang, khususnya perempuan. Penderitaan yang mereka tidak hanya saat menerima vonis tetapi mereka harus menerima bahwa salah satu bagian penting tubuh mereka akan lenyap lewat operasi mastektomi. Mastektomi adalah operasi pengangkatan payudara. Hal tersebut menimbulkan masalah fisik dan psikologis pada diri survivor. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kebermakaan hidup survivor kanker payudara yang mengalami mastektomi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Pengambilan data menggunakan teknik wawancara semi terstruktur. Data penelitian ini kemudian dianalisis menggunakan teknik IPA (Interpretative Phenomenological Analysis). Hasil penelitian menunjukkan lima tema besar. Tema pertama yakni respon terhadap vonis kanker. Partisipan pada penelitian ini menunjukkan respon penolakan, putus asa, dan menerima & pasrah. Tema kedua yakni dampak psikologis vonis kanker payudara. Pada partisipan dampak yang ditimbulkan vonis kanker yaitu kecemasan. Tema ketiga persepsi terhadap kematian. Muncul dua sikap terhadap kematian pada partisipan yaitu negatif berupa rasa takut dan positif siap menghadapi kematian. Tema keempat cara menghadapi penyakit, dan tema kelima yaitu memaknai kehidupan yang terdiri sub tema yaitu arti kehidupan dan makna hidup.

References

Aiken, L. R. (1994). Death and breavement. Boston: Allyn and Bacon.

Baron, Robert A., & Byrne, Donn. (2005) Psikologi Sosial Jilid 2 (edisi kesepuluh). Alih bahasa Ratna Djuwita, Melania Meitty Parman, Dyah Yasmina, & Lita P. Lunanta. Jakarta: Erlangga

Bastaman, H. D. (1996). Meraih Hidup Bermakna. Kisah Pribadi dengan Pengalaman Tragis. Jakarta : Paramadina

Bastaman, H. D. (2007). Logoterapi. Psikologi untuk Menemukan Makna Hidup dan Meraih Hidup Bermakna. Jakarta : PT. RajaGrafindo Persada

Bishop, G.D. (1994). Health Psychology integrating Mind and Body. Singapore: Allyn and Bacon.

Breast Cancer. (2012). American Cancer Society [online] diakses pada tanggal 28 Desember 2012 dari: http://www.cancer.org/Cancer/BreastCancer

Keliat, Budi Anna. (1998). Gangguan Koping, Citra Tubuh, dan Seksual Pada Klien Kanker. Jakarta : EGC.

Niven, N., (2002). Psikologi Kesehatan. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC.

Reivich, K. & Shatte, A. (2002). The Resilience Factor: 7 Essential Skills for Overcoming Lifes Inevitable Obstacles. New York: Broadway Books.

Santrock, J. W. (2002). Life-Span development (edisi kelima) : Perkembangan masa hidup. Alih bahasa: Achmad Chusairi & Juda Damanik. Jakarta : Erlangga

Saryono dan Roischa D.P. (2009). Perawatan Payudara. Yogyakarta: Mitra Cendikia Press.

Taylor, S.E., (2003). Health Psychology. University of California, Los Angeles: Mc Graw Hill.

Zatnika, Iis (2011, 12 Desember). Segera Biopsi, Jangan Biarkan Kanker Payudara Menyebar. Pusat Data & Informasi PERSI [on-line] Diakses pada tanggal 4 Agustus 2013 dari http://www.pdpersi.co.id/content/news.php

Downloads

Published

2014-08-19

How to Cite

Pratiwi, N. L. H., & Budiani, M. S. (2014). Kebermaknaan Hidup Survivor Kanker Payudara Setelah Mastektomi. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 5(1), 30–37. https://doi.org/10.26740/jptt.v5n1.p30-37
Abstract views: 1141 , PDF Downloads: 1385

Most read articles by the same author(s)

> >>