Motivasi, Stigma dan Coping Stigma pada Perempuan Bercadar

Authors

  • Alif Fathur Rahman Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya
  • Muhammad Syafiq Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jptt.v7n2.p103-115

Keywords:

Perempuan muslim, cadar, stigma

Abstract

Full-face veil is a head scarf with a face cover which only leave eyes exposed used by Muslim women as accompanied with wearing long hijab and black dominated clothes covering body. A full-face veil has some kinds such as niqab and burqa. Women with full-face veil generally become the target of stigma. This study explores full-face veiled womens experiences including their motivation that encourage them to wear it, the stigma they face, and how they cope with the stigma. Five women who wear full-face veils involved in this study. Data collected using semi-structured interviews and analyzed using interpretative phenomenological analysis. The result shows that wearing full-face veil is motivated primarily by religious loyalty and for guarding them from sexual objectification. Their strong religious loyalty make them ready to face stigma labelled by their surrounding society such as accused as a fanatic,a member of  terrorist group,  and being avoided by their surrounding people. The strategies they use to cope with the stigma cover internal and external strategies. The internal strategies consist of ignoring the stigma and taking the view that the stigma is caused by the surrounding societys misunderstanding. Meanwhile, the external strategies include of taking effort to clarify and give the explanation to revise the misunderstanding,as well as participating in neighborhood activities.

Key words: Muslim women, full-face veil, stigma, coping stigma

Abstrak: Cadar adalah penutup wajah perempuan muslim yang menutup wajah kecuali kedua mata digunakan dengan jilbab dan  baju kurung panjang serta didominasi warna gelap yang menutup seluruh tubuh. Perempuan bercadar biasanya rentan dengan stigma. Penelitian ini membahas pengalaman perempuan bercadar meliputi motivasi bercadar, bentuk stigma yang mereka hadapi, dan bagaimana cara mereka menghadapi stigma. Data dikumpulkan menggunakan wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan analisis  fenomenologi interpretif. Penelitian ini mengungkap tiga tema yaitu motivasi bercadar, bentuk stigma yang dialami, dan strategi untuk menghadapi stigma. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa motivasi  bercadar muncul dari ketaatan dalam beragama dan keinginan untuk menghindarkan diri dari objektivikasi seksual. Hal ini membuat mereka siap menghadapi stigma seperti dianggap fanatik, anggota kelompok teroris, dan dihindari oleh orang-orang di sekitarnya. Strategi menghadapi stigma yang ditempuh partisipan dapat digolongkan menjadi dua, yaitu strategi internal dengan cara mengabaikan dan memaklumi pandangan negatif masyarakat sekitar, dan strategi eksternal melalui pemberian penjelasan sebagai klarifikasi dan ikut melibatkan diri dalam kegiatan bersama masyarakat sekitar.

References

Aziz, Sholehudin. (2011). œMisteri di Balik Wanita Bercadar. Radar Jakarta, 2 Maret 2011

Everett, J.A.C., Schellhaas, F.M.H., Earp, B. D., Ando, V., Memarzia, J., Parise C. V., et al. (2015). Covered in stigma? The impact of differing levels of Islamic head-covering on explicit and implicit biases toward Muslim women. Journal of Applied Social Psychology, 45, 90104. DOI: 10.1111/jasp.12278.

Goffman, Erving. (1963). Stigma: Notes on the Management of Spoiled Identity.London: Penguin.

Herdiansyah, H. (2011). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Salemba Humanka.

Iskandar, Amalia Sofi (2013). Konstruksi Identitas Muslimah Bercadar. Skripsi. Program Studi Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Jember. Diakses pada 20 November 2016 dari: http://repository.unej.ac.id/bitstream/handle/123456789/58973/Amalia%20Sofi%20Iskandar.pdf?sequence=1

Jasperse, M., Ward, C., & Jose, P. E. (2012). Identity, perceived religious discrimination, and psychological well-being in Muslim immigrant women. Applied Psychology: An International Review, 61, 250271. DOI: http://dx.doi.org/10.1111/j. 1464-0597.2011.00467.x.

Major, B. & O'Brien, L.T. (2005) The Social Psychology of Stigma. Annual Review of Psychology, 56, 393-421.

Murniati, Nunuk P. (2004). Getar Gender: Perempuan Indonesia dalam Perspektif Agama, Budaya, dan Keluarga. Magelang: Indonesiatera.

Nadal, K. L., Griffin, K. E., Hamit, S., Leon, J., Tobio, M., & Rivera, D. P. (2012). Subtle and overt forms of Islamophobia: Microaggressions toward Muslim Americans. Journal of Muslim Mental Health, 6 (2), 1537. DOI: http://dx.doi.org/10.3998/ jmmh.10381607.0006.203

Rakhmat, Jalaluddin. (1991). Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya

Ratri, L. (2011). Cadar, Media dan Identitas Perempuan Muslim. E-journal Universitas Diponegoro, 39 (2), 29-37. Diakses pada tanggal 23 November 2016 dari: http://ejournal.undip.ac.id/index.php/forum/article/view/3155

Rudianto. (2006). œJilbab sebagai Kreasi Budaya (Studi Kritis Ayat - ayat Jilbab dalam Al-Quran). Jurnal Fenomena,.3.

Sari, F. H., Lilik, S. & Agustin, R. W. (2013). Studi Fenomenologi Mengenai Penyesuaian Diri pada Wanita Bercadar. Jurnal Ilmiah Psikologi Candrajiwa, 2 (4), 116-130.

Sarwono, S. W., & Meinarno, E A. (2009). Psikologi Sosial. Jakarta: Penerbit Salemba Humanika

Scheid, T. L., & Brown, T. N. (2010). A Handbook for Study of Mental Health: Social Contexts, Theories, and System. 2nd Edition. New York: Cambridge University Press

Smith, .J.A., & Osborne, M. (2009). Analisis Fenomenologi Interpretif. Dalam J.A. Smith. Psikologi Kualitatif: Panduan Praktis Metodologi Riset. Yogyakarta: Pustaka Belajar.

Wagner, W., Sen, R., Permanadeli, R., & Howarth, C. S. (2012). The veil and Muslim women's identity: cultural pressures and resistance to stereotyping. Culture and Psycho-logy, 18 (4), 521-541. DOI: https://doi.org/10.1177/1354067X12456713

Wardhani, F. Y. (2008). œPermasalahan dan Penyesuaian Diri pada Pernikahan Wanita Muslimah Berjilbab dan Bercadar. Anima, Indonesian Psychological Journal, 23 (3), 227-236.

Downloads

Published

2017-02-07

How to Cite

Rahman, A. F., & Syafiq, M. (2017). Motivasi, Stigma dan Coping Stigma pada Perempuan Bercadar. Jurnal Psikologi Teori Dan Terapan, 7(2), 103–115. https://doi.org/10.26740/jptt.v7n2.p103-115
Abstract views: 4101 , PDF Downloads: 6440

Most read articles by the same author(s)

> >>