Studi Kasus Penerimaan Seorang Ayah Terhadap Anak Autis
DOI:
https://doi.org/10.26740/jptt.v7n1.p50-61Keywords:
Penerimaan, ayah, anak dengan autismeAbstract
The purpose of this study was to explore the process of fathers acceptance to their children with autism. This study used a qualitative approach. Three participants who are fathers of children with autism were involved in this study. Data were collected using semi-structured interviews and analyzed using thematic analysis. This study reveals three themes, namely participants responses on their autistic children; the psychological experiences of having children with autism; and making efforts to accept their autistic children. In general, the result of this study shows that the participants have different experiences in raising their autistic children. This study also found various forms and aspects of acceptance that are experienced by participantsAbstrak: Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana proses penerimaan seorang ayah terhadap anaknya yang menyandang autisme. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Karateristik partisipan penelitian meliputi ayah yang memiliki anak dengan diagnosis autisme. Jumlah partisipan dalam penelitian ini sebanyak 3 orang. Teknik pengumpulan data dengan wawancara semi terstruktur, dan analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis tematik. Penelitian ini mengungkapkan 3 (tiga) tema yaitu tanggapan terhadap autism anaknya; pengalaman psikologis memiliki anak autis; dan upaya yang dilakukan untuk mencapai penerimaan terhadap anaknya. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa secara umum ketiga partisipan memiliki pengalaman berbeda dalam merawat anak mereka yang didiagnosis autisme. Penelitian ini juga menemukan beberapa bentuk penerimaan yang dialami partisipan serta aspek-aspek penerimaan partisipan terhadap anaknya yang autis..
References
Danuatmaja, B. (2003). Terapi autis dirumah. Jakarta : Puspa Swara.
Delphie, B. (2004). Pembelajaran Anak Tunagrahita. Bandung. PT Refika Aditama.
Greenspan, S. I & Wieder, S. (2006). The Child with Special Need Mendorong Pertumbuhan Intelektual dan Emosional. Jakarta: Kanoman.
Herdiansyah, H. (2010). Metodologi Penelitian Kualitatif untuk Ilmu-Ilmu Sosial. Jakarta : Salemba Humanika.
Laurent, J. (2011). Penerimaan Orang Tua Terhadap Anak Penderita Psoriasis. Jurnal Psikologi. Depok : Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma.
Indra, D. P. (2011). Proses Permaafan Diri Pada Orang Tua Anak Penyandang Autisme. Skripsi. Semarang : Fakultas Psikologi Universitas Katolik Soegijapranata.
Mangunsong, F. (1998). Psikologi dan Pendidikan Anak Luar Biasa. Jakarta : Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) UI.
Meodus, P. (2006). Menjadi Ayah yang Efektif. Alih Bahasa : Funky R. Timur. London : Dolphin Book.
Poerwandari. K. E. (2011). Pendekatan Kualitatif Untuk Penelitian Perilaku Manusia. Jakarta:Lembaga Pengembangan Sarana Pengukuran dan Pendidikan Psikologi (LPSP3) Fakultas Psikologi Universitas Indonesia.
Rachmayanti, S. & Anita Z. (2007). Penerimaan Diri Orang Tua Terhadap Anak Autis dan Perannya dalam Terapi Autis. Jurnal Psikologi, 1 (1),7-17.
Ross, E. K. (2008). On Death and Dying : What The Dying Have to Teach Doctors, Nurses, Clergy and Their Own Families. London and New York: Taylor & France Group.
Safaria, T., (2005). Autisme : Pemahaman Baru untuk Hidup Bermakna bagi Orang Tua. Yogyakarta : Penerbit Graha Ilmu.
Syarifah, F. (2014, April). Jumlah Anak Autis Semakin Banyak. Diakses pada 25 pebruari 2015 dari: http://health.liputan6.com/read/2031441/jumlah-anak-autis-semakin-banyak.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.

