The Relationship between Curiosity and Learning Independence of High School Students in Yogyakarta
DOI:
https://doi.org/10.26740/jptt.v17n01.p1-8Keywords:
Curiosity, learning independence, studentAbstract
Background: This study investigates the relationship between students’ curiosity and their learning independence. Curiosity, as a form of intrinsic motivation, plays a crucial role in encouraging students to explore, question, and engage more deeply in the learning process. Objective: This research examines how students’ curiosity contributes to the development of their learning independence. The research was conducted on 142 grade XI students from a public high school in Yogyakarta using a quantitative correlational approach. Data were collected through validated and reliable questionnaires, with items based on psychological indicators of curiosity and aspects of learning independence. Method: The analysis included validity and reliability testing, normality testing, and Pearson’s Product-Moment correlation. Results: Results show a very strong and statistically significant relationship between curiosity and learning independence (r = 0.976, p < 0.001). Conclusion: These findings suggest that curiosity serves as a foundation for enhancing students’ ability to learn autonomously. The study emphasizes the importance of fostering curiosity as a key strategy to promote self-directed learning and improve overall learning effectiveness.
Abstrak
Latar Belakang: Penelitian ini menyelidiki hubungan antara rasa ingin tahu siswa dan kemandirian belajar mereka. Rasa ingin tahu, sebagai bentuk motivasi intrinsik, memainkan peran penting dalam mendorong siswa untuk mengeksplorasi, bertanya dan terlibat lebih dalam dalam proses belajar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana rasa ingin tahu siswa berkontribusi terhadap perkembangan kemandirian belajar mereka. Penelitian ini dilakukan terhadap 142 siswa kelas XI dari sebuah sekolah menengah atas negeri di Yogyakarta dengan menggunakan pendekatan korelasional kuantitatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang telah divalidasi dan diandalkan, dengan item-item yang didasarkan pada indikator psikologis keingintahuan dan aspek-aspek kemandirian belajar. Metode: Analisis meliputi pengujian validitas dan reliabilitas, pengujian normalitas, dan korelasi Moment Produk Pearson. Hasil: Hasil menunjukkan hubungan yang sangat kuat dan signifikan secara statistik antara keingintahuan dan kemandirian belajar (r = 0,976, p < 0,000). Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan bahwa keingintahuan berfungsi sebagai fondasi untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam belajar secara mandiri. Penelitian ini menekankan pentingnya menumbuhkan keingintahuan sebagai strategi utama untuk mendorong pembelajaran mandiri dan meningkatkan efektivitas pembelajaran secara keseluruhan.
References
Agustin, C. S., Sari, T. D. V., Aisyah, P., & Anshori, M. I. (2023). Pengembangan Keterampilan Adaptabilitas Karyawan. Jurnal Nuansa: Publikasi Ilmu Manajemen Dan Ekonomi Syariah, 1(4), 119–140. https://doi.org/10.61132/nuansa.v1i4.363
Alviah, S. N., Oktrifianty, E., & Huliatunisa, Y. (2023). Kemandirian Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar Pada Pembelajaran Tematik. Jurnal Educatio, 9(4),1863–1868.https://doi.org/10.31949/educatio.v9i4.5827
Arofah, I., & Ningsi, B. A. (2023). Hubungan Kemandirian Belajar dan Hasil Belajar Matematika Ditinjau dari Meta Analisis. Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika, 7(1), 480–489. https://doi.org/10.31004/cendekia.v7i1.1898
Bayuningrum, W. A. (2021). Curiosity dalam kehidupan sehari-hari. Psychological Journal: Science and Practice, 1(1), 32–36. https://doi.org/10.22219/pjsp.v1i1.15706
Gumartifa, A., Windra Dwie Agustiani, I., & Elfarissyah, A. (2022). Curiosity Factors and English Language Achievements: Non-English Students Department. English Education Journal, 12(1), 47–54. https://doi.org/10.15294/eej.v12i1.51764
Harianja, J. K. (2020). Mengembangkan Sikap Rasa Ingin Tahu (Curiosity) Pada Pelajaran Fisika Menggunakan Model Pembelajaran Flipped Classroom. Jurnal Pendidikan Fisika Dan Teknologi, 6(1), 121–130. https://doi.org/10.29303/jpft.v6i1.1738
Hartini, H., Harmi, H., Fadila, F., Wahyudi M, E., & Warlizasusi, J. (2020). Expressing the level of curiosity of students studying in college. Jurnal Konseling Dan Pendidikan, 8(2), 112–116. https://doi.org/10.29210/148100
Herwin, & Nurhayati, R. (2021). Measuring students’ curiosity character using confirmatory factor analysis.
European Journal of Educational Research, 10(2), 773–783. https://doi.org/10.12973/EU-JER.10.2.773
Hidayat, D. R., Rohaya, A., Nadine, F., & Ramadhan, H. (2020). Kemandirian Belajar Peserta Didik Dalam Pembelajaran Daring Pada Masa Pandemi Covid-19. Perspektif Ilmu Pendidikan, 34(2), 147–154. https://doi.org/doi.org/10.21009/PIP.342.9
Ilmaknun, L., & Ulfah, M. (2023). Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar (Survei di SMA Pelita Tiga Jakarta). Jurnal Sains Dan Teknologi, 5(1), 416–423. https://doi.org/10.55338/saintek.v5i1.1401
Kurniawan, A., & Lisarani, V. (2021). Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Siswa Menggunakan Metode Penemuan Terbimbing Setting Think Pair Share. Jurnal Pendidikan Matematika Undiksha, 12(1), 42–48. https://doi.org/10.23887/jjpm.v12i1.33267
Masitoh, S., & Herman, T. (2024). Kemandirian belajar siswa kelas VII berdasarkan analisis pedagogik pembelajaran matematika. Jurnal Pembelajaran Matematika Inovatif, 7(2), 365–376. https://doi.org/10.22460/jpmi.v7i2.21643
Rachmawati, B., Dewi, R. P., & Prakoso, J. (2022). Model Problem Based Learning Untuk Meningkatkan Rasa Ingin Tahu Dan Prestasi Belajar Siswa Kelas V Sdn 2 Kebutuh. STRATEGY : Jurnal Inovasi Strategi Dan Model Pembelajaran, 2(3), 349–356. https://doi.org/10.51878/strategi.v2i3.1464
Ramadhani, W., & Fitria, Y. (2021). Capaian Kemandirian Belajar Siswa dalam Pembelajaran Sains Tematik menggunakan Modul Digital. Jurnal Basicedu, 5(5), 4101–4108. https://doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1391
Riyanti, Y., Wahyudi, W., & Suhartono, S. (2021). Pengaruh Kemandirian Belajar Terhadap Hasil Belajar Matematika Siswa Sekolah Dasar. Edukatif : Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(4), 1309–1317. https://doi.org/10.31004/edukatif.v3i4.554
Rudiyanto, A. (2019). Rasa Ingin Tahu pada Penilaian Sikap. Kebijakan Dan Pengembangan Pendidikan Di Era Revolusi Industri 4.0, 235–242.
Safitri, S. F., Suyoto, & Nurhidayati. (2021). Pengaruh Kemandirian Belajar Peserta Didik dan Latar Belakang Pendidikan Orang Tua Terhadap Hasil Belajar Kelas IV di SDIT AL-Madina Purworejo. Jurnal Paris Langkis, 2(1), 114–124. https://doi.org/10.37304/paris.v2i1.3262
Yulianti, Y., Wati, S., Rahmawati, D., Sari, N. I., & Ulandari, S. (2024). Kreativitas Guru Dalam Membentuk Karakter Rasa Ingin Tahu Melalui Metode Gamifikasi. Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara, 1(2), 2046–4560. https://doi.org/ 10.1080/02568543.2024.2421974
Zainudin, Daulay, M. I., & Rahayu, U. (2024). Pengaruh Rasa Ingin Tahu dan Kemandirian Belajar Terhadap Literasi Sains Siswa SMP Negeri 1 Pulau Burung. Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika Dan IPA, 4(4), 328–337. https://doi.org/10.51878/science.v4i4.3399
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Parhan Fauzan, Budi Astuti, Indriyana Rachmawati

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Authors who publish in this journal agree to the following terms:
Copyright in any article is held by the author.
The author grants the journal, publication rights with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgment of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors may enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., posting it to an institutional repository or publishing it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in an institutional repository or on their website) prior to and during the submission process, as this can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work.
Abstract views: 22
,
PDF Downloads: 9










