HUBUNGAN ANTARA SIBLING RIVALRY DENGAN STRES PADA ANAK

Authors

  • Tenny Yanuari Program Studi Universitas Negeri Surabaya
  • Diana Rahmasari Program Studi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jptt.v2n1.p46-57

Keywords:

Sibling rivalry, stres

Abstract

This research aimed intent on testing corelation between sibling rivalries stress on children at SD Muhammadiyah 15 Surabaya. Work hypothesis that proposed is there is significant corelation between sibling rivalries with stress on children. Researcher using sample as big as 34 students from SD Muhammadiyah 15 Surabaya, that chosen using purposive sampling. Namely with children criterion that aged 10-12 year on fifth grade and have sibling. This research applying quantitative correlation method. There are two scale that applied on this research, namely sibling rivalry and stress. Data collection method done by applying Likert scale. Instrument validity obtained by using content validity technique with assist from professional judgment. Data analysis technique that used on this research is Pearson product moment correlation analysis test. The instrument reliability test done by using alpha Cronbach reliability. From the result of sibling rivalry reliability scale test, obtained score as big as 0.935. It means that the score of measure is very reliable. And stress scale, obtained score as big as 0.925 that means the sore is very reliable. Based on the data analysis test that done by using product moment correlation by using signification rate 1%, it find out that sibling rivalry  have significant relation with stress for children as big as 0.000 and the direction of relation as big as 0.778. So there is corelation between sibling rivalries with stress on children.

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji hubungan antara sibling rivalry dengan tingkat stres pada anak di SD Muhammadiyah 15 Surabaya. Hipotesis kerja yang diajukan adalah ada hubungan yang signifikan antara sibling rivalry dengan stres pada anak. Penelitian ini menggunakan sampel sebanyak 34 murid SD Muhammadiyah 15 Surabaya, yang dipilih menggunakan purposive sampling dengan kriteria anak yang berusia 10-12 tahun, duduk di kelas 5 dan mempunyai saudara kandung. Terdapat dua skala yang digunakan dalam penelitian ini, yaitu skala sibling rivalry dan skala stres yang disusun dengan menggunakan skala Likert. Validitas alat ukur diperoleh dengan menggunakan teknik validitas isi dengan bantuan profesional judgement. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini ialah uji analisis korelasi product moment Pearson. Pengujian reliabilitas instrumen dilakukan dengan menggunakan reliabilitas alpha cronbachs. Uji reliabilitas skala sibling rivalry, mendapatkan hasil sebesar 0,935, sedangkan skala stres sebesar 0,925, yang berarti keduanya sangat reliabel. Berdasarkan uji analisis data yang dilakukan dengan menggunakan korelasi product moment dan dengan menggunakan taraf signifikansi 1%, maka diketahui bahwa sibling rivalry mempunyi hubungan yang signifikan dengan tingkat stres pada anak dengan besar korelasi sebesar 0,778. Maka dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan antara sibling rivalry dengan stres pada anak.

References

Alwisol. (2010). Psikologi Kepribadian. Malang: UMM Press.

Arif, E.F.N. (2007). Hubungan Antara Sibling Rivalry dengan Oppositional Defiant Disorder. [Skripsi tidak diterbitkan]. Surabaya: Universitas Airlangga.

Arikunto, S. (2009). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Binotiana, MN. (2008). Sibling Rivalry Pada Anak yang Memiliki Saudara Tunaganda. Jurnal Psikologi. Jakarta: Universitas Indonesia.

Boyle, W.A. (1999). Sibling Rivalry and Why Everyone (and not only parents) should care about this age-old problem. Diunduh dari http://www.angelfire.com/md/imsystem.sibriv2.html, pada tanggal 12 Desember 2010.

Febrianita, DWK. (2007). Studi Perbedaan Kecenderungan Sibling Rivalry Ditinjau Dari Persepsi Anak Terhadap Pola Asuh Orang Tua. [Skripsi tidak diterbitkan]. Surabaya: Universitas Airlangga.

Feist, J. & Gregory, J.F. (2008). Theories of Peronality. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Friedman, H.S., & Miriam, W.S. (2006). Kepribadian: Teori Klasik dan Riset Modern. Jakarta: Erlangga.

Hall, C.S., & Gardner, L. (1993). Teori-Teori Psikodinamik (Klinis). Yogyakarta: Kanisius.

Hurlock, E.B. (1997). Perkembangan Anak. Jakarta: Erlangga.
Jawa Pos (2011). Edisi 27 Mei 2011.

Kartono, K. (2007). Psikologi Anak (Psikologi Perkembangan). Bandung: CV. Manjur Jaya.

Maslim, R. (2001). Buku Saku Diagnosis Gangguan Jiwa. Jakarta: PT Nuh Jaya.

Priatna, C., & Yulia, A. (2004). Mengatasi Persaingan Saudara Kandung pada Anak anak. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Riduwan. (2006). Dasar-dasar Statistika. Bandung:Alfabeta.

Santrock, J.W. (2007). Life-Span Development Jilid1. Jakarta: Erlangga.

Setiawati, I. (2007). Sibling Rivalry pada Anak Sulung yang Diasuh Oleh Single Father. [Skripsi tidak diterbitkan]. Surabaya: Universitas Airlangga.

Sriati, A. (2008). Tinjauan Tentang Stres. Jurnal Psikologi. Jatinagor: Universitas Padjadjaran.

Sugiono. (2011). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Tandry, N. (2010). Bad Behaviour, Tantrums and Tempers. Jakarta: PT. Elex Media Komputindo.

Downloads

Published

2011-08-19
Abstract views: 3900 , PDF Downloads: 3820