Pengaruh Pelatihan Otogenik Terhadap Penurunan Kecemasan Atlet Bulutangkis

Authors

  • Eva Nur Rachmaningdiah Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya
  • Miftakhul Jannah Program Studi Psikologi Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jptt.v6n2.p107-112

Keywords:

Otogenik, kecemasan, atlet

Abstract

The purpose of this study was to examine the effect of autogenic training on the decrease of anxiety among Badminton athletes. Autogenic training is a training focused on suggesting the athletes specific part of body to get its sensations. This study used an experimental method with pretest-posttest control group design. The subject of this study were 12 athletes under 18 years old at Surabaya Hi-Qua Wima Badminton Association. Autogenic training treatment is given only in the experimental group. Data were obtained by using sport anxiety scale, adapted from Amir (2012) and developed from SAS (sport anxiety scale) and analyzed using Gain Score and Wilcoxon Test. The result showed significant score=0.027, (p<0.05) it means, that the autogenic training is able to decrease the anxiety on badminton athletes after autogenic training was given. In addition, the decrease in the anxiety of badminton athletes can be seen from gain score in both groups, the experiment group had an lower value of gain score than control group (34,67<43,33), it means that the autogenic training is able to decrease the anxiety of badminton athletes. The result shows that the hypothesis of this study that œthere is the effect of autogenic training on the decrease anxiety badminton athletes can be accepted.

 

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek dari pelatihan otogenik terhadap penurunan kecemasan atlet. Pelatihan otogenik adalah pelatihan yang dilakukan dengan cara memfokuskan pada area tubuh tertentu dengan memberikan sugesti kepada atlet agar merasakan sensasi dari sugesti tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian eksperimen dengan pretest-posttest control group design. Subjek penelitian adalah atlet bulutangkis PB. Hi-Qua Wima Surabaya sebanyak 12 orang yang berusia dibawah 18 tahun. Perlakuan berupa pelatihan otogenik diberikan hanya pada kelompok ekperimen. Data diperoleh menggunakan skala kecemasan olahraga yang dikembangkan dari SAS (Sport Anxiety Scale). Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Uji Wilcoxon dan Gain score. Berdasarkan hasil analisis Uji Wilcoxon diperoleh nilai Sig.= 0.027, (p<0.05) hal tersebut berarti ada penurunan kecemasan atlet bulutangkis setelah diberikan pelatihan otogenik. Selain itu, penurunan kecemasan atlet bulutangkis dapat dilihat dari nilai gain score  pada kedua kelompok, nilai gain score pada kelompok eksperimen lebih rendah daripada kelompok kontrol (34,67<43,33), artinya pelatihan otogenik berpengaruh terhadap penurunan kecemasan atlet bulutangkis. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa hipotesis œada pengaruh pelatihan otogenik terhadap penurunan kecemasan pada atlet bulutangkis diterima.

References

Adisasmito, L. (2007). Mental Juara Modal Atlet Berprestasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.

Amir, N. (2004). Pengembangan Instrumen Kecemasan Olahraga. Anima, 20 (1), 55-69. (Online). www.anima.ubaya.ac.id. Diakses 29 Oktober 2014.

Amir, N. (2012). Pengembangan Alat Ukur Kecemasan Olahraga. Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan. 16 (1). 116-137. (Online). http://journal.uny.ac.id. Diakses 22 Oktober 2014.

Cox, R. H. (2002). Sport Psychology: Concept and Applications. New York: Mc Graw-Hill Companies, Inc.

Dallowey, M. (1993). Concentration: Focus Your Mind, Power Your Game. Arizona: Optimal Performance Institute.

Gunarsa, S. D. (2008). Psikologi Olahraga Prestasi. Jakarta: Gunung Mulia.

Hidayat, Y. (2012). Modul Pelatihan, Intervensi Strategi Multiteknik Latihan Mental Untuk Pelatih Bulutangkis. Bandung: FPOK UPI.

Linden, W. (2007). The Autogenic Method of J. H. Schultz: Principles and Practice of Stress Management. New York: The Guildford Press.

Luthe, W. (2000). About a Methods of Autogenic Therapy. New York: Plenum.

Satiadarma, M. P. (2000). Dasar-Dasar Psikologi Olahraga. Jakarta: Pustaka Sinar Harapan.
Wann, D. J. (1997). Sport Psychology. New Jersey: Upper Saddle River.

Downloads

Published

2016-02-21
Abstract views: 1405 , PDF Downloads: 731

Most read articles by the same author(s)

> >>