PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN MODEL GUIDED DISCOVERY BERBASIS LAB VIRTUAL UNTUK MEREDUKSI MISKONSEPSI SISWA SMK TOPIK EFEK FOTOLISTRIK

Muhammad Habibbulloh, Budi Jatmiko, Wahono Widodo

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan perangkat pembelajaran model Guided Discovery berbasis lab virtual valid, praktis dan efektif untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMK topik efek fotolistrik. Ujicoba perangkat pembelajaran diberikan kepada siswa kelas XII SMK IKIP Surabaya (Indonesia) program keahlian Multimedia tahun ajaran 2015/2016 menggunakan one group pre-test post-test design. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi, tes diagnostik, dan angket. Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif kualitatif, kuantitatif dengan metode tingkat kecocokan (Percentage of Agreement) untuk validasi perangkat, reduksi miskonsepsi melalui tes diagnostik kategori miskonsepsi didukung dengan uji-t. Temuan hasil penelitian adalah: (1) perangkat pembelajaran yang dikembangkan valid; (2) kepraktisan perangkat pembelajaran dianalisis melalui keterlaksanaan pembelajaran berkategori baik dan kendala yang ditemui berhasil diberikan solusi; dan (3) keefektifan perangkat pembelajaran dianalisis melalui reduksi miskonsepsi tes diagnostik yaitu post-test dibandingkan dengan pre-test dan nilai kategori miskonsepsi tes diagnostik di uji-t menunjukkan reduksi miskonsepsi yang signifikan. Berdasarkan temuan disimpulkan bahwa perangkat yang dikembangkan memenuhi syarat kevalidan, kepraktisan dan keefektivan untuk mereduksi miskonsepsi siswa SMK topik efek fotolistrik.


Keywords


perangkat pembelajaran; model Guided Discovery berbasis lab virtual; reduksi miskonsepsi; efek fotolistrik

References


Suparno P. Miskonsepsi dan Perubahan Konsep dalam Pendidikan Fisika. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.; 2005.

Novak JD dan Gowin DB. Learning How to Learn. Cambridge: Cambridge University Press; 1984.

Uzun S, Alev N, dan Karal IS. A Cross-Age Study of sn Understanding of Light and Sight Concepts in Physics. Science Education International. 2013; 24(2): 129-149. Terdapat pada: http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1015829.pdf.

Gönen S. A Study on Student Teachers’ Misconceptions and Scientifically Acceptable Conceptions About Mass and Gravity. Published Online. Springer Science Business Media; 2007. DOI: http://doi.org/10.1007/s10956-007-9083-1.

Berg, EVD. Miskonsepsi Fisika dan Remediasi. Salatiga: Universitas Kristen Satya Wacana; 1991.

Masson S, Potvin P, Riopel M, dan Foisy L. Differences in Brain Activation Between Novices and Expert in Sciences During a Task Involving a Common Misconception in Electricity. International Mind, Brain, and Education Society and Wiley Periodical, Inc; 2014.

Ibrahim M. Konsep, Miskonsepsi, dan Cara Pembelajarannya. Surabaya: Unipress Universitas Negeri Surabaya; 2012.

Blas TM, Seidel L, dan Fernandez AS. Enhancing Force Concept Inventory Diagnostics to Identify Dominant Misconceptions in First-Year Engineering Physics. European Journal of Engineering Education. 2010; 35(6): 597-606. DOI: http://doi.org/10.1080/03043797.2010.497552.

Demirci N. A Study About Students’ Misconception in Force and Motion Concepts by Incorporating A Web-Assisted Physics Program. The Turkish Online of Educational Technology. 2005; (4)3/7: 40-48. Terdapat pada: https://www.researchgate.net/profile/Neset_Demirci/publication/265103984_A_STUDY_ABOUT_STUDENTS%27_MISCONCEPTIONS_IN_FORCE_AND_MOTION_CONCEPTS_BY_INCORPORATING_A_WEB-ASSISTED_PHYSICS_PROGRAM/links/560d001f08aea68653d39160/A-STUDY-ABOUT-STUDENTS-MISCONCEPTIONS-IN-FORCE-AND-MOTION-CONCEPTS-BY-INCORPORATING-A-WEB-ASSISTED-PHYSICS-PROGRAM.pdf..

Salam H, Setiawan A, dan Hamidah I. Pembelajaran Berbasis Virtual Laboratory untuk Meningkatkan Penguasaan Konsep pada Materi Listrik Dinamis. Proceedings of The 4th International Conference on Teacher Education; Join Conference UPI & UPSI; 2010. Terdapat pada: http://file.upi.edu/Direktori/PROCEEDING/UPI-UPSI/2010/Book_4/PEMBELAJARAN_BERBASIS_VIRTUAL_LABORATORY_UNTUK_MENINGKATKAN_PENGUASAAN_KONSEP_PADA_MATERI_LISTRIK_DINAMIS.PDF .

Sugiyono. Penggunaan PhET dan KIT Sederhana untuk SMA Pokok Bahasan Alat-Alat Optik untuk Meningkatkan Keterampilan Proses dan Belajar Kooperatif. Tesis. Tidak dipublikasikan. Surabaya: Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya; 2011.

Nivalainen V, Asikainen M, dan Hirvonen P. Open Guided Inquiry Laboratory in Physics Teacher Education. Publised Online. USA: The Association for Science Teacher Education; 2012. DOI: http://doi.org/10.1007/s10972-012-9316-x.

Fitriyah N dan Sukarmin. Penerapan Media Animasi untuk Mencegah Miskonsepsi Pada Materi Pokok Asam-Basa di Kelas XI SMAN 1 Menganti Gresik. Unesa Journal of Chemical Education. 2013; 2(3): 78-84. Terdapat pada: http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/journal-of-chemical-education/article/view/4472.

Kohar S. Pengembangan Perangkat Pembelajaran Berbasis Inkuiri Terbimbing dengan Menggunakan Program Simulasi PhET untuk Mereduksi Miskonsepsi Siswa Tesis. Tidak dipublikasikan. Surabaya: Program Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya; 2015.

Atmoko S, Suci PM, dan Wasis. Penerapan Pembelajaran Guided Discovery Dengan Metode Demonstrasi Menggunakan PhET Simulation Dalam Menurunkan Miskonsepsi Siswa Pada Materi Listrik Dinamis di Kelas X SMAN 1 Tegaldlimo, Banyuwangi. Inovasi Pendidikan Fisika (IPF). 2015; 04(03): 122-126. Terdapat pada: http://jurnalmahasiswa.unesa.ac.id/index.php/inovasi-pendidikan-fisika/article/view/13319.

Pfefferova MS. Computer Simulations and their Influence on Students’ Understanding of Oscillatory Motion. Informatics in Education. 2015; 14(2): 279-289. DOI: http://doi.org/10.15388/infedu.2015.16.

Thiagarajan S, Semmel DS, dan Semmel MI. Instructional Development for Training Teachers of Exceptional Children. Indiana: Indiana University Bloomington; 1974. Terdapat pada: http://files.eric.ed.gov/fulltext/ED090725.pdf.

Sugiyono. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D). Bandung: Alfabeta; 2015.

Krathwohl DR, dan Anderson LW. Merlin C. Wittrock and the Revision of Bloom’s Taxonomy. Educational Psycologist. 2010; 45(1): 64-65. DOI: http://doi.org/10.1080/00461520903433562.

Hassan S, Bagayoko D, dan Kelley EL. Misconceptions and the Certainty of Response Index (CRI). Physics Education. 1999; 34(5): 294-299. DOI: http://doi.org/10.1088/0031-9120/34/5/304.

Badan Standar Nasional Pendidikan. Model Integrasi Pendidikan Kecakapan Hidup. Jakarta: Dirjen Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Depdiknas; 2007.

Suharsimi. Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktek. Jakarta: Rineka Cipta; 2006.

Wong D, Lee P, Shenghan G, Xuezhou W, Yan Qi H, dan See Kit F. The Photoelectric Effect: Experimental Confirmation Concerning A Widespread Misconception in The Theory. European Journal of Physics. 2011. 32(4): 1059–1064. DOI: http://doi.org/10.1088/0143-0807/32/4/018.

Krane K. Fisika Modern. Penerjemah: Wospakrik HJ. Jakarta: Penerbit Universitas Indonesia UI-Press; 1992.

Klassen S. The Photoelectric Effect: Reconstructing the Story for the Physics Classroom. Published Online. Springer Science Business Media B.V; 2009. DOI: http://doi.org/10.1007/s11191-0009-9214-6.




DOI: http://dx.doi.org/10.26740/jpfa.v7n1.p27-43

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Publisher

Jurusan Fisika
Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam
Universitas Negeri Surabaya
Jl Ketintang, Gd C3 Lt 1, Surabaya 60231, Indonesia
Laman: https://journal.unesa.ac.id/index.php/jpfa
Email: jpfa@unesa.ac.id


Supporting Organization

Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia (PPII)
Himpunan Fisika Indonesia (HFI) cabang Surabaya
Relawan Jurnal Indonesia (RJI)

 

 

Copyright (c) Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA)

ISSN 2477-1775 (Online) and ISSN 2087-9946 (Print)