Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

The Role of Forgiveness and Social Support on Psychological Well Being Among Women in Dating Violence

Abstract

Abstract: Violence in dating relationships is a rife phenomenon in Indonesia. This violence is experienced by many women and has a negative impact on the psychological side. The purpose of this study was to examine the role of forgiveness and social support on psychological well-being in women survivors of violence in dating relationships, partially or simultaneously. The approach of this study is descriptive quantitative. The research participants were 143 women survivors of violence in dating relationships. The study instruments include the forgiveness scale, social support scale, and the psychological well-being scale which is the result of adaptation. The results showed that forgiveness and social support had a significant effect on psychological well-being either partially or simultaneously. The implication of this research is that women who have survived dating violence need to understand the importance of forgiveness and social support. If the problems experienced are too complicated and interfere daily activities, immediately consult to a psychologist or psychiatrist for further treatment.

Abstrak: Kekerasan dalam hubungan pacaran menjadi fenomena yang marak terjadi di Indonesia. Kekerasan ini banyak dialami oleh perempuan dan berdampak buruk pada sisi psikologisnya. Tujuan dari penelitian ini untuk menguji peran forgiveness dan dukungan sosial terhadap kesejahteraan psikologis pada perempuan penyintas kekerasan dalam hubungan pacaran secara parsial maupun simultan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif yang berjenis deskriptif. Partisipan dalam penelitian ini berjumlah 143 perempuan penyintas kekerasan dalam hubungan pacaran. Instrumen penelitian diantaranya skala forgiveness, skala dukungan sosial, dan skala kesejahteraan psikologis yang merupakan hasil adaptasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa forgiveness dan dukungan sosial berpengaruh signifikan terhadap kesejahteraan psikologis baik secara parsial dan simultan dimana forgiveness memberikan kontribusi sebesar 17.6% dan dukungan sosial sebesar 49%. Secara simultan forgiveness dan dukungan sosial memberikan kontribusi sebesar 24.1% dan sisanya 75.9% dipengaruhi faktor lain. Hal tersebut berarti semakin tinggi forgiveness dan dukungan sosial yang dimiliki oleh penyintas kekerasan dalam pacaran maka akan semakin tinggi pula kesejahteraan psikologisnya.Implikasi penelitian ini adalah perempuan penyintas kekerasan dalam pacaran perlu memahami pentingnya forgiveness (pemaafan) dan dukungan sosial. Apabila permasalahan yang dialami terlalu complicated dan sampai mengganggu aktivitas, segera konsultasikan ke psikolog atau psikiater untuk penanganan lebih lanjut.

Keywords

women survivors in dating violence, forgiveness, social support, psychological well-being, kesejahteraan psikologis, perempuan penyintas kekerasan dalam pacaran, dukungan sosial

PDF

References

  1. Abdullah, H. S. L., Jailani, M. R. M., & Mansor, S. (2018). Forgiveness and Resilience Among Staff in the Government Drug Treatment and Rehabilitation Centres in Malaysia. International Journal of Management and Applied Science, 4(5), 1–5. http://www.iraj.in/journal/journal_file/journal_pdf/14-469-15325815491-5.pdf
  2. Angela, M., Felicia, & Cipta, F. (2021). Hubungan antara Forgiveness dan Psychological Well-Being pada Korban Kekerasan dalam Rumah Tangga. Jurnal Penelitian Pendidikan, Psikologi Dan Kesehatan (J-P3K), 2(1), 61–67. http://jurnalp3k.com/index.php/J-P3K/article/view/93
  3. Apollo, & Cahyadi, A. (2012). Konflik Peran Ganda Perempuan Menikah yang Bekerja Ditinjau dari Dukungan Sosial Keluarga dan Penyesuaian Diri. Widya Warta, 02, 254–271. http://repository.widyamandala.ac.id/446/1/6. pak apollo 254-271.pdf
  4. Ardila, M., Mudjiran, M., & Irianto, A. (2019). Tingkat Psychological Well Being Keluarga Miskin Kota Padang. Jurnal Socius:Journal of Sociology Research and Education, 7(1), 13–22. http://socius.ppj.unp.ac.id/index.php/socius/article/view/170/43
  5. Ariyani, M., & Qonita, M. (2018). Perbandingan Forgiveness Pada Wanita Korban KDRT Ditinjau Dari Kehadiran Anak. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 7(1), 20–25. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jppp/article/download/7073/5101
  6. Astuti, W., & Marettih, A. K. E. (2018). Apakah Pemaafan Berkorelasi Dengan Psychological Well-Being Pada Remaja yang Tinggal Di Panti Asuhan? Jurnal Ilmu Perilaku, 2(1), 41–53. https://doi.org/10.25077/jip.2.1.41-53.2018
  7. Benight, C. C. (2004). Collective efficacy following a series of natural disasters. In Anxiety, Stress and Coping (Vol. 17, Issue 4). https://doi.org/10.1080/10615800512331328768
  8. Bilgin, O., & Taş, İ. (2018). Effects of perceived social support and psychological resilience on social media addiction among university students. Universal Journal of Educational Research, 6(4). https://doi.org/10.13189/ujer.2018.060418
  9. Birtel, M. D., Wood, L., & Kempa, N. J. (2017). Stigma And Social Support in Subtance Abuse: Implications for Mental Health and Well Being. Psychiatry Research, 252, 1–8. https://doi.org/10.1016/j.psychres.2017.01.097
  10. Cohen, S., & Wills, T. A. (1985). Stress, Social Support, and the Buffering Hypothesis. In Psychological Bulletin. https://doi.org/10.1037/0033-2909.98.2.310
  11. Devy, O. C., & Sugiasih, I. (2017). Kesejahteraan Psikologis Pada Remaja Perempuan Korban Kekerasan Dalam Pacaran Ditinjau Dari Rasa Syukur Dan Harga Diri. Jurnal Proyeksi, 12(2), 43–52. http://jurnal.unissula.ac.id/index.php/proyeksi/article/view/2819/2061
  12. Eva, N., & Bisri, M. (2018). Dukungan Sosial, Religiusitas, dan Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa Cerdas Istimewa. Prosiding Seminar Nasional Psikologi Klinis “Perkembangan Masyarakat Indonesia Terkini Berdasarkan Pendekatan Biopsikososial,” 101–112. http://fppsi.um.ac.id/wp-content/uploads/2018/12/12.-Nur-eva.pdf
  13. Eva, N., Shanti, P., Hidayah, N., & Bisri, M. (2020). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Kesejahteraan Psikologis Mahasiswa dengan Religiusitas sebagai Moderator. Jurnal Kajian Bimbingan Dan Konseling, 5(3), 122–131. https://doi.org/10.17977/um001v5i32020p122
  14. Faizah, N. (2015). Pengaruh Dukungan Sosial dan Forgiveness Terhadap Kekerasan Seksual Pada Remaja [Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta]. https://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28697/1/NUR FAIZAH-FPSI.pdf
  15. Fajrina, D. D. (2012). Resiliensi Pada Remaja Putri Yang Mengalami Kehamilan Tidak Diinginkan Akibat Kekerasan Seksual. Jurnal Penelitian Dan Pengukuran Psikologi, 1(1), 55–62. http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jppp/article/view/332/278
  16. Garthe, R. C., Griffin, B. J., Worthington, E. L., Goncy, E. A., Sullivan, T. N., Coleman, J. A., Davis, D. E., Kwakye-Nuako, C. O., Mokushane, T., Makola, S., & Anakwah, N. (2018). Negative Interpersonal Interactions and Dating Abuse Perpetration: The Mediating Role of Dispositional Forgivingness. Journal of Interpersonal Violence, 33(15), 2311–2334. https://doi.org/10.1177/0886260517714438
  17. Gilbert, S. E., & Gordon, K. C. (2017). Predicting Forgiveness in Women Experiencing Intimate Partner Violence. Violence Against Women, 23(4), 452–468. https://doi.org/10.1177/1077801216644071
  18. Ginting, T. I., & Sakti, H. (2015). Dinamika Pemaafan Pada Remaja Putri Yang Mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. Jurnal Empati, 4(1), 182–187. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/viewFile/13138/12696
  19. Hardjo, S., & Novita, E. (2015). Hubungan Dukungan Sosial Dengan Psychologicak Well Being Pada Remaja Korban Sexual Abuse. ANALITIKA: Jurnal Magister Psikologi UMA, 7(1), 12–19. https://ojs.uma.ac.id/index.php/analitika/article/view/856/834
  20. Harefa, P. P. P., & Rozali, Y. A. (2017). Pengaruh Dukungan Sosial terhadap Konsep Diri pada Remaja Korban Bullying. Jurnal Psikologi, 1(1), 1–12. https://jca.esaunggul.ac.id/index.php/jpsy/article/download/36/35
  21. Havighurst, R. J. (1980). Life-span Developmental Psychology and Education. Educational Researcher, 9(10). https://doi.org/10.3102/0013189X009010003
  22. Hedge, J. M., Sianko, N., & McDonell, J. R. (2017). Professional Help-Seeking for Adolescent Dating Violence in the Rural South: The Role of Social Support and Informal Help-Seeking. Violence Against Women, 23(12), 1442–1461. https://doi.org/10.1177/1077801216662342
  23. Hitijahubessy, C., Affiyanti, Y., & Budiati, T. (2018). Dukungan Sosial Dan Kualitas Hidup Fisik Perempuan Korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga. Jurnal Kesehatan Terpadu (Integrated Health Journal), 9(1), 1–10. https://doi.org/10.32695/jkt.v1i9.8
  24. Juwita, V. R., & Kustanti, E. R. (2018). Hubungan Antara Pemaafan Dengan Kesejahteraan Psikologis Pada Korban Perundungan. Jurnal Empati, 7(1), 274–282. https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/empati/article/viewFile/20196/19051
  25. Kusprayogi, Y., & Nashori, F. (2017). Kerendahhatian dan Pemaafan pada Mahasiswa. Psikohumaniora: Jurnal Penelitian Psikologi, 1(1), 12–29. https://doi.org/10.21580/pjpp.v1i1.963
  26. Kusristanti, C., Triman, A., & Paramitha, R. G. (2020). Resiliensi Trauma Pada Dewasa Muda Penyintas Kekerasan yang Terindikasi Posttraumatic Stress Disorder (PTSD). Personifikasi: Jurnal Ilmu Psikologi, 11(1). https://doi.org/10.21107/personifikasi.v11i1.7287
  27. Mccullough, M. E., Root, L. M., & Cohen, A. D. (2006). Writing About the Benefits of an Interpersonal Transgression Facilitates Forgiveness. Journal of Consulting and Clinical Psychology, 74(5), 887–897. https://doi.org/10.1037/0022-006X.74.5.887
  28. Natasya, G. Y., & Susilawati, L. K. P. A. (2020). Pemaafan Pada Remaja Perempuan Yang Mengalami Kekerasan Dalam Pacaran. Psikobuletin: Buletin Ilmiah Psikologi, 1(3), 169–177. https://doi.org/10.24014/pib.v%vi%i.9913
  29. Pattiradjawane, C., Wijono, S., & Engel, J. D. (2019). Uncovering Violence Occurring in Dating Relationsip : an Early Study of Forgiveness Approach. Jurnal Psikodimensia, 18(1), 10–18. https://doi.org/10.24167/psidim.v18i1.1700
  30. Prabowo, A. (2016). Kesejahteraan Psikologis Remaja Di Sekolah. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 4(2), 246–260. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/download/3527/4061
  31. Rabeno, S. (2018). Intimate relationships, marriages, and families. Social Work Education, 37(8). https://doi.org/10.1080/02615479.2018.1498051
  32. Rienneke, T. C., & Setianingrum, M. E. (2018). Hubungan antara Forgiveness dengan Kebahagiaan Pada Remaja yang Tinggal di Panti Asuhan. Persona:Jurnal Psikologi Indonesia, 7(1), 18–31. https://doi.org/10.30996/persona.v7i1.1339
  33. Rini. (2020). Dampak Psikologis Jangka Panjang Kekerasan Seksual Anak (Komparasi Faktor: Pelaku, Tipe, Cara, Keterbukaan Dan Dukungan Sosial). IKRA-ITH HUMANIORA: Jurnal Sosial Dan Humaniora, 4(3), 156–167. https://journals.upi-yai.ac.id/index.php/ikraith-humaniora/article/download/825/823
  34. Ryff, C. D. (2015). Psychological Well-being Revisited: Advances in Science and Practice. Psychother Psychosom, 83(1).
  35. Saputro, I., & Nashori, F. (2017). Resiliensi Mahasiswa Ditinjau dari Pemaafan dan Sifat Kepribadian Agreeableness. Jurnal Psikologi Islam, 4(2), 171–180. http://jpi.api-himpsi.org/index.php/jpi/article/view/47/26
  36. Sembiring, G., Sumiati, S., & Hartini, L. (2014). Kekerasan Dalam Pacaran (KDP) Pada Remaja Putri Usia 15-18 Tahun Di SMA Muhammadiyah 4 Kota Bengkulu. Jurnal Media Kesehatan, 8(2), 113–118. https://doi.org/https://doi.org/10.33088/jmk.v7i2.233
  37. Sumakul, Y., & Ruata, S. C. N. (2020). Kesejahteraan Psikologis Dalam Masa Pandemi COVID-19. Journal of Psychology" Humanlight", 1(1), 1–7. https://ejournal.umm.ac.id/index.php/jipt/article/download/3527/4061
  38. Theofani, E., & Herdiana, I. (2020). Meningkatkan resiliensi penyintas pelesual melalui terapi pemaafan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan, 8(1). https://doi.org/10.22219/jipt.v8i1.9865
  39. Watson, H., Rapee, R., & Todorov, N. (2017). Forgiveness Reduces Anger in a School Bullying Context. Journal of Interpersonal Violence, 32(11). https://doi.org/10.1177/0886260515589931
  40. Wu, Q., Wang, L., & Choi, A. W. M. (2021). Understanding Forgiveness After Leaving an Abusive Relationship: The Voices of Chinese Female Intimate Partner Violence Survivors. Violence Against Women, 27(12–13), 2273–2293. https://doi.org/10.1177/1077801220952164