PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK: VALIDITAS TEORITIS DAN KEPRAKTISAN

Authors

  • Siti Nurul Hidayati Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
  • Wahyu Budi Sabtiawan Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya
  • Hasan Subekti Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jppipa.v1n1.p22-26

Abstract

Abstrak

Tujuan penelitian adalah melihat validitas penilaian otentik yang telah dikembangkan baik teoritis maupun empiris. Subyek penelitian ini adalah penilaian otentik yang telah dikembangkan. Penelitian yang telah dilakukan menggunakan desain penelitian R & D (Research and Development). Instrumen penilaian yang dikembangkan adalah rubrik penilaian project report dan presentasi. Penilaian yang telah dikambangkan diuji kelayakannya berdasarkan validitas teoritis dan empirisnya. Validitas teoritis diukur berdasarkan perspektif dari pakar, sedangkan kepraktisan dievaluasi berdasarkan pendapat mahasiswa terhadap penerapan penilaian tersebut. Hasil yang ditunjukkan penelitian ini adalah instrumen yang telah dikembangkan layak untuk diterapkan berdasarkan hasil validasi kepada pakar dan respon mahasiswa. Penilaian yang telah dikembangkan berada pada kategori œsangat baik dan œbaik. Setiap item penilaian memperoleh skor 3 dan 4. Analisis kepraktisan yang digambarkan melalui hasil uji coba terbatas dan respon mahasiswa, menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan respon positif terhadap penerapan penilaian tersebut, meskipun ada beberapa bagian dari rubrik penilaian perlu untuk direvisi lebih lanjut.


Kata Kunci: penilaian otentik, validitas teoritis, validitas empiris

Published

2017-02-13

How to Cite

Hidayati, S. N., Sabtiawan, W. B., & Subekti, H. (2017). PENGEMBANGAN INSTRUMEN PENILAIAN OTENTIK: VALIDITAS TEORITIS DAN KEPRAKTISAN. JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA), 1(1), 22–26. https://doi.org/10.26740/jppipa.v1n1.p22-26
Abstract views: 1944

Most read articles by the same author(s)