RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI DETEKSI KEJENUHAN OKSIGEN DALAM DARAH

Authors

  • Umi Salamah Program Studi Fisika Fakultas Matematika dan IPA Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta

DOI:

https://doi.org/10.26740/jpfa.v6n2.p77-82

Keywords:

Pulse Oximetry, Arduino, kejenuhan oksigen

Abstract

Kekurangan atau kelebihan oksigen dalam darah akan menimbulkan penyakit dan gangguan kerja tubuh. Pada tingkat tertentu, penyakit tersebut dapat meninbulkan resiko kematian. Oleh karena itu, informasi tentang kejenuhan oksigen dalam darah menjadi hal yang penting untuk dideteksi. Salah satu insturmentasi yang digunakan untuk memantau kejenuhan oksigen dalam darah adalah dengan pulse oximetry. Dalam penelitian ini dirancang bangun pulse oximetry berbasis personal computer menggunakan LED merah dan inframerah sebagai sumber cahaya sedang sensor cahaya yang digunakan adalah fotodioda. Pulse oximetry yang dirancang adalah instrumentasi non invasive yang mana driver LED diletakkan pada ujung jari. Cahaya LED yang terserap jari akan menjadi sinyal yang diumpankan ke fotodioda yang selanjutnya sinyal tersebut akan diubah menjadi sinyal digital oleh Arduino dan diproses lebih lanjut oleh personal computer untuk menampilkan grafik pulse oximetry tersebut. Perangkat lunak untuk mengolah data keluaran Arduino menggunakan Delphi 7, Microsoft Exel dan Mat Lab sebagai perangkat lunaknya. Hasil penelitian ini diperoleh sinyal Photopletysmography (PPG) Ujung Jari yang representatif  dengan sinyal PPG referensi. Pengujian pulse oximetry yang telah dirancang adalah 16 dengan sampel uji random. Dari sampel tersebut, diperoleh 13 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen normal dan 3 sampel uji berada pada prosentase kejenuhan oksigen tidak normal.

References

Fikri B dan Ganda IJ. Transpor Oksigen, Skripsi Bagian Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Hasanudin tidak dipublikasikan; 2005.

Smiths Medical PM, Inc. How can SpO2 readings differ from manufacturer to manufacturer, Smiths Medical PM Inc. Manual Pulse Oximetry; 2007. Terdapat pada: <a href="https://www.medexsupply.com/images/How%20can%20SpO2%20readings%20differ.pdf">https://www.medexsupply.com/images/How%20can%20SpO2%20readings%20differ.pdf</a>

Rush TL, Sankar R, dan Scharf JE. Signal Processing Methods for Pulse Oximetry. Marshfield Medical Research Foundation, Department of Electrical Engineering, University of South Florida, USA; 1995.

Gonzalez R, et al. A Computer Based Photoplethysmographic Vascular Analyzer through Derivatives. Computers in Cardiology. 2008; 35: 177−180. DOI: <a href="https://doi.org/10.1109/CIC.2008.4749006">https://doi.org/10.1109/CIC.2008.4749006</a>

Johnston WS. Development of a Signal Processing Library for Extraction of SpO2, HR, HRV, and RR from Photoplethysmographic Waveforms. Tesis Master Sciences, Worcester Polytechnic Institute; 2006.

Spigulis J. Optical noninvasive Monitoring of Blood Skin Pultations. Applied Optic. 2005; 44(10): 1851-1857. Terdapat pada: <a href="http://home.lu.lv/~spigulis/ApplOpt-2005.pdf">http://home.lu.lv/~spigulis/ApplOpt-2005.pdf</a>

Korpas D dan Halek J. Pulse wave variabilitywithin two short-term measurements. Biomed Pap Med Fac Univ Palacky Olomouc Czech Repub. 2006; 150(2): 339344. Terdapat pada: <a href="https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17426803">https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17426803</a>

Downloads

Published

2016-12-30

How to Cite

Salamah, U. (2016) “RANCANG BANGUN PULSE OXIMETRY MENGGUNAKAN ARDUINO SEBAGAI DETEKSI KEJENUHAN OKSIGEN DALAM DARAH”, Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 6(2), pp. 77–82. doi: 10.26740/jpfa.v6n2.p77-82.

Issue

Section

Articles
Abstract View: 2824