Pengaruh Motivasi Kerja dan Dukungan Suami Terhadap Stres Konflik Peran Ganda dan Kepuasan Perkawinan pada Wanita Karir

Authors

  • Abdul Saman Universitas Negeri Makassar
  • Eva Meizara Puspita Dewi Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.26740/jptt.v2n2.p93-101

Keywords:

Motivasi kerja, dukungan suami, stress, konflik peran ganda, kepuasan perkawinan, wanita karir

Abstract

The purpose of this study was to examine the effects of: 1) work motivation on dual-role stress; 2) spouse supports on dual-role stress; 3) spouse supports on marriage contentment; and 4) dual-role stress on marriage contentment among career women. A quantitative approach was used as a method of this study. Thirty employees of Bank Nasional Indonesia (BNI) Makassar branch were recruited as participants and were chose based on purposive sampling technique. Four scale instruments were used to collect data while regression analysis of SPSS windows 14.00 program was employed to analyse the data. The study found that work motivation (r=0,436) and spouse supports (r=0,745) have negative effects on dual-role stress among career women, while spouse supports  have positive effect on marriage contentment among career women (r=0,645). However, dual-role stress has negative effects on career womens marriage contement (r=0,429).

 Abstrak: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menguji efek dari: 1) motivasi kerja pada stres konflik peran ganda; 2) dukunga pasangan pada stres konflik peran ganda; 3) dukungan pasangan pada kepuasan pernikahan; dan 4) stres konflik peran ganda  pada kepuasan  pernikahan pada wanita karir. Pendekatan kuantitatif digunakan sebagai metode penelitian ini. Tiga puluh karyawan Bank Nasional Indonesia (BNI) cabang Makassar direkrut sebagai peserta dan dipilih berdasarkan teknik purposive sampling.Empat instrumen skala digunakan untuk mengumpulkan data dan  analisis regresi dari program SPSS 14,00  for windows digunakan untuk menganalisis data. Studi ini menemukan bahwa motivasi kerja (r= 0.436) dan dukungan pasangan (r= 0,745) memiliki efek negatif pada stres konflik peran ganda di kalangan wanita karier, sedangkan dukungan pasangan memiliki efek positif pada kepuasan pernikahan pada wanita karir (r = 0.645). Namun, stres konflik peran ganda memiliki efek negatif pada kepuasan pernikahan pada wanita karir (r = 0,429).

References

Anoraga, P. (2005). Psikologi Kerja. Jakarta: PT Rineka Cipta.

Farhati, F & Rosyid, H.F. (1996). Karakteristik Pekerjaan, Dukungan sosial dan tingkat Burnout pada Human Service Coorporation. Jurnal Psikologi,1: 1-12

Hamid, Harlina.(2005). Hubungan Antara Androginitas Dengan Konflik Peran Ganda Pada Wanita. Jurnal Intelektual, 3 (2). Makassar: UNM.

Himam, F & Putri, A.U. (2005). Ibu dan Karir: Kajian Fenomenologi Terhadap Dual-Career Family. Jurnal Psikologi, 32 (1) .Yogyakarta. Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Izzaty, E.R. (1997). Konflik-konflik pada ibu bekerja diluar rumah (online). http://www.geogle.com. Diakses 13 April 2004.

Kumolohadi, R. (2001). Tingkat Stres Dosen Perempuan UI Ditinjau dari Dukungan Suami. Jurnal Psikologi,12: 29-42.

Marlinda, P. (2006). Hubungan Konflik Peran Ganda Wanita Bekerja Dengan Kepuasan Perkawaninan Di Balai Besar Pengawasan Obat Dan Makanan Makassar, Skripsi (tidak diterbitkan). Makassar: Fakultas Psikologi Universitas Indonesia Timur.

McElwain, A.K & Korabik, K. (2005). Work-Family Guilt, A Sloan Work and Family Encyclopedia Entry (Online).(http://www.findarticles.com,diakses 16 Desember 2006).

Prabandari, R. (2003). Hubungan Antara Konsep Diri dan Motivasi Bekerja Pada Wanita Karir. Ringkasan Skripsi (tidak diterbitkan). Yogyakarta: Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

Rahmah, W. (2005). Hubungan Antara Self Efficacy dan Dukungan Suami Dengan Tingkat Kecemasan Terhadap Peran Ganda Pada Ibu Yang Bekerja Fulltime. Ringkasan Skripsi (Tidak Diterbitkan). Surabaya: Fakultas Psikologi Universitas Airlangga.

Rini, J, F. (2002). Wanita Bekerja (online).(http://www.e-psikologi.com. Diakses 6 Desember 2006).

Rini, J, F. (2002). Stress Kerja (online). http://www.e-psikologi.com. Diakses 14 Desember 2006.

Samsuddin, Sadili. (2005). Manajemen Sumberdaya Manusia. Bandung: CV. Pustaka Setia.

Setyowati, R & Riyono, B. (2003). Perbedaan Aspirasi Karir Antara Wanita Yang Sudah Menikah dan Yang belum Menikah Pada Pegawai Negeri Sipil. Psikologika: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologika, 16 (7),

Soetomo, E. S. (1999). Kajian Tentang Pengaruh Konflik Peran Dan Ketrampilan Manajemen Terhadap Persepsi Tentang kinerja Pada Wanita Manajer (Online). http://www.litbang.co.id. Diakses 13 Desember 2006.

Suryadi, E. (2003). Gambaran Konflik dan Reaksi Emosional Perempuan Dalam Menentukan Prioritas Peran Gandanya (Online). http://.www.psikologi-untar.com. Diakses tanggal 8 Januari 2007.

Tenriawaru, A. (2005). Pengaruh Dukungan sosial terhadap stres pada wanita berperan ganda di PT Telkom Makassar. Skripsi (tidak diterbitkan). Makassar. Fakultas Psikologi Universitas negeri Makassar.

Downloads

Published

2012-02-19
Abstract views: 2287 , PDF Downloads: 1424