PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MELALUI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN

Authors

  • Ageng Kastawaningtyas Jurusan IPA, Universitas Negeri Surabaya
  • Martini Martini Jurusan IPA, Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jppipa.v2n2.p45-52

Keywords:

Keterampilan proses sains, experiential learning

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil pra penelitian yang dilakukan di kelas VII-I SMPN 21 Surabaya yang memiliki keterampilan proses sains yang belum maksimal. Penelitian bertujuan untuk  meningkatkan keterampilan proses sains melalaui   experiential learning, yaitu  model pembelajaran yang memanfaatkan pengalaman baru dan reaksi siswa terhadap pengalamannya untuk membangun pemahaman dan transfer pengetahuan, keterampilan, serta sikap dengan sintaks cocrete experince, reflective observation, abstract conceptualizatin, dan active experimentation. Jenis penelitian yang digunakan yakni pre experimental design dengan rancangan penelitian one group pretest posttest design. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VII-I SMPN 21 Surabaya yang berjumlah 37 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterampilan proses sains siswa meningkat setelah diterapkan model experiential learning, dengan persentase rata-rata ketuntasan pretest keterampilan proses sains siswa adalah 5% dan meningkat pada posttest dengan persentase sebesar 92%. N-Gain Score untuk keterampilan proses sains sebesar 0,72 dengan kategori tinggi. Tiga aspek mendapatkan kategori peningkatan tinggi pada merumuskan masalah, menginterpretasi data, dan membuat kesimpulan, sedangkan dua aspek mendapatkan peningkatan kategori sedang yaitu merumuskan hipotesis dan mengidentifikasi variabel.

Kata Kunci : Keterampilan proses sains, experiential learning.

References

Bundu, Patta. 2006. Penilaian Keterampilan Proses Sains dan Sikap Ilmiah dalam Pembelajaran Sains di SD. Jakarta: Depdiknas.

Hake, R. R. 1998. Interactive Engangment Methods Introductory Mechanic Course. Journal of Physiscs Education Research. Vol 66.

Haynes, C. (2007). Experiential learning: Learning by doing. http://adulteducation.wikibook.us/index.php?title=Experiential_Learning_-_Learning_by_Doing

Kolb, D.A., 2014, Experiential Learning: Experiences as the source of Learning and Development Second Edition. Englewood Cliffs: FT Press.

Retnosari, Andarina Indah. 2015. œImplementasi Model Experiential Learning Untuk Melatihkan Keterampilan Proses Sains Siswa SMP Kelas VII Pada Materi Perpindahan Kalor. Jurnal Pendidikan Sains. Vol. 3 (2)

Rustaman, A. 2005. Pengembangan Kompetensi (Pengetahuan, keterampilan, Sikap, dan Nilai) Melalui Kegiatan Praktikum Biologi. Penelitian Jurusan Pendidikan Biologi FPMIPA UPI Bandung.

Sharlanova, V. 2004. œExperiential Learning. Department of Information and Qualification of Teacher. Vol.2 No.4, pp 36-39, ISSN 1312-1723.

Sholehah, Imroatus. 2013. œPenerapan Model Experiential Learning Terhadap Hasil Belajar Fisika Siswa di SMP. Jurnal Pendidikan Fisika. Vol. 2 No.3.

Silberman, M. 2014. Handbook Experiential Learning. Bandung: Nusa Media.

Sugiyono, Dr. 2012. Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D, Penerbit Alfabeta.

Suparman, Atwi. 2001. Model-model Pembelajaran Interaktif. Jakarta: STIA-LAN

Sukmadinata, S. 2010. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Rosdakarya.

Wahono, dkk. 2014. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Downloads

Published

2018-07-25

How to Cite

Kastawaningtyas, A., & Martini, M. (2018). PENINGKATAN KETERAMPILAN PROSES SAINS SISWA MELALUI MODEL EXPERIENTIAL LEARNING PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN. JPPIPA (Jurnal Penelitian Pendidikan IPA), 2(2), 45–52. https://doi.org/10.26740/jppipa.v2n2.p45-52
Abstract views: 2733 , PDF Downloads: 2110