IDENTIFIKASI HASIL ANALISIS MISKONSEPSI GERAK MENGGUNAKAN INSTRUMEN DIAGNOSTIK THREE TIER PADA SISWA SMP

Authors

  • Fia Maulida Wiyono Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang
  • S Sugiyanto Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang
  • Erni Yulianti Prodi Pendidikan IPA Fakultas Matematika dan IPA Universitas Negeri Malang

DOI:

https://doi.org/10.26740/jpfa.v6n2.p61-69

Keywords:

instrumen diagnostik, three-tier, miskonsepsi, gerak

Abstract

Miskonsepsi adalah konsepsi siswa yang tidak sesuai dengan konsepsi para ilmuwan. Miskonsepsi terjadi secara konsisten di dalam pikiran siswa dalam menafsirkan konsep menjadi konsepsi dan atau dalam penerapannya menjadi fakta. Mata pelajaran IPA sering menimbulkan kesulitan siswa dalam memahami konsep-konsep yang abstrak. Hasil analisis miskonsepsi menggunakan instrumen diagnostik three tier, selanjutnya dapat dilakukan identifikasi miskonsepsi untuk mengetahui jenis miskonsepsi yang terjadi. Penelitian ini menggunakan metode deskripsi kualitatif untuk mengidentifikasi miskonsepsi gerak pada siswa SMP.  Miskonsepsi materi gerak yang ditemukan pada siswa berada pada konsep kecepatan, kelajuan, gaya aksi-reaksi, inersia, dan gerak.

References

Suwarto. Pengembangan Tes Diagnostik dalam Pembelajaran. Yogyakarta: Pustaka Pelajar; 2013.

Susanti D, Waskito S, dan Surantoro. Penyusunan Instrumen Tes Diagnostik Miskonsepsi Fisika SMA Kelas XI pada Materi Usaha dan Energi, Jurnal Pendidikan Fisika. 2014; 2(2): 20-24.

Hidayati T, Nugroho SE, dan Sudarmin. Pengembangan Tes Diagnostik untuk Mengidentifikasi Ketrampilan Proses Sains dengan Tema Energi pada Pembelajaran IPA Terpadu. Unnes Science Education Journal. 2013; 2(2): 311-319. DOI: <a href="http://dx.doi.org/10.15294/usej.v2i2.2041">http://dx.doi.org/10.15294/usej.v2i2.2041</a>

Kutluay Y. Diagnosis of Eleventh Grade Students Misconceptions about Geometric Optic by A Three-Tier Test. Tesis Department of Secondary Science and Mathematics Education of Middle East Technical University tidak dipublikasikan; (2005).

Pesman H. Development of A Three-Tier Test to Assess Ninth Grade Students Misconceptions About Simple Electric Circuits. Tesis Department of Secondary Science and Mathematics Education of Middle East Technical University tidak dipublikasikan; 2005.

Turker F. Developing A Three Tier Test to Asses High School Students Misconceptions Concerning Force and Motion. Tesis Department of Secondary Science and Mathematics Education Middle East Technical University tidak dipublikasikan; 2005.

Kanli U. Using a Two-Tier Test to Analyse Students and Teachers Alternative Concepts in Astronomy. Science Education Internasional. 2015; 26(2): 148-165. Terdapat pada: <a href="http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1064041.pdf">http://files.eric.ed.gov/fulltext/EJ1064041.pdf</a>

Fraenkel RJ dan Wallen EN. How to Design and Evaluate Research in Education. New York: McGraw-Hill; 1996.

Wiyono FM, Sugiyanto, dan Yulianti E. Pengembangan Instrumen Diagnostik Three Tier Materi Gerak untuk Siswa SMP. Malang: Universitas Negeri Malang; 2016.

Downloads

Published

2016-12-30

How to Cite

Wiyono, F. M., Sugiyanto, S. and Yulianti, E. (2016) “IDENTIFIKASI HASIL ANALISIS MISKONSEPSI GERAK MENGGUNAKAN INSTRUMEN DIAGNOSTIK THREE TIER PADA SISWA SMP”, Jurnal Penelitian Fisika dan Aplikasinya (JPFA), 6(2), pp. 61–69. doi: 10.26740/jpfa.v6n2.p61-69.

Issue

Section

Articles
Abstract views: 7434 , PDF Downloads: 4524