KONSTRUKSI NILAI KEBERSAMAAN DALAM PROSES PRODUKSI DRAMA "MUSIKAL KELUARGA CEMARA" KONSTRUKSI NILAI KEBERSAMAAN DALAM PROSES PRODUKSI DRAMA "MUSICAL KELUARGA CEMARA"

Isi Artikel Utama

Clarisse Callista Jacob
Agustin Diana Wardaningsih

Abstrak

Perkembangan drama musikal di Indonesia menunjukkan bahwa seni pertunjukan tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga menjadi media untuk menyampaikan nilai sosial kepada masyarakat, termasuk nilai kebersamaan. Drama Musikal Keluarga Cemara dipilih sebagai objek penelitian karena pertunjukan yang mengangkat pentingnya nilai kebersamaan ini diadakan dalam jangka waktu yang cukup lama, berbeda dengan musikal-musikal lainnya di Indonesia, serta mendapat respons positif dari masyarakat pada pertunjukan di tahun 2024. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana nilai kebersamaan dikonstruksi dalam proses produksi drama musikal “Musikal Keluarga Cemara". Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, serta berlandaskan Teori Konstruksi Realitas Sosial Berger & Luckmann, Model Komunikasi Seni Navickaite, dan konsep Komunikasi Budaya dari Samovar, Porter, dan McDaniel. Ketiga kerangka teoretis ini digunakan untuk memahami bagaimana nilai kebersamaan dibentuk, diwujudkan, dan kemudian diinterpretasikan dalam proses produksi musikal yang berlangsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Musikal Keluarga Cemara dapat menjadi media penyampaian nilai kebersamaan melalui proses eksternalisasi kreator, objektivasi dalam bentuk artistik seperti naskah, musik, koreografi, dan visual panggung, hingga internalisasi oleh audiens melalui pengalaman menonton. Namun, proses produksi yang menjadi fokus penelitian ini menunjukkan bahwa musikal bukan hanya wadah hiburan, tetapi juga menjadi ruang pewarisan nilai budaya yang memperkuat kembali pentingnya kebersamaan bagi masyarakat Indonesia.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Jacob, C. C., & Wardaningsih, A. D. (2026). KONSTRUKSI NILAI KEBERSAMAAN DALAM PROSES PRODUKSI DRAMA "MUSIKAL KELUARGA CEMARA": KONSTRUKSI NILAI KEBERSAMAAN DALAM PROSES PRODUKSI DRAMA "MUSICAL KELUARGA CEMARA". GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 9(1), 66–78. Diambil dari https://journal.unesa.ac.id/index.php/geter/article/view/51427
Bagian
Articles

Referensi

Aditya. (2024). Art as an educational medium. Cultural Library.

Ahmad, M. F. (n.d.). Rainbow Lines musical theatre: A research on the implementation of moral values through the concept of jukebox musical performance. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences. https://doi.org/10.6007/ijarbss/v10-i11/8102

Anastasia, C. (2025). Visinema launches the 2025 Cemara Family Musical, holding 30 performances. Kontan.co.id. https://amp.kontan.co.id/news/momsmoney.id. kontan.co.id/news/visinema-luncurkan-musikal-keluarga-cemara-2025-gelar-30-pertunjukan-1

Asnurida, R. (2024, December 3). List of Indonesian musical theaters that will perform throughout 2024. IDN Times. https://www.idntimes.com/hype/entertainment/daftar-teater-musikal-indonesia-yang-pentas-sepanjang-2024-00-96c7y-23zz5h

Berger, P., & Luckmann, T. (2023). The social construction of reality. In Social theory re-wired (pp. 92-101). Routledge.

Ciputra Artpreneur. (n.d.). Show details: Cemara Family Musical. https://www.ciputraartpreneur.com/events/detail/musikal-keluarga-cemara

Couldry, N., & Hepp, A. (2018). The mediated construction of reality. John Wiley & Sons.

Dreher, J. (2023). Peter L. Berger's The Social Construction of Reality. The Anthem Companion to Peter Berger, 99.

Hamdani, R. H. (2024). COMMUNICATION STRATEGY IN PRESERVING THE ART OF REAK SUNDA (DESCRIPTIVE STUDY OF THE JUARTA GROUP

Handayani, L. (2022). The phenomenon of performing arts in the new media era as a roll model for learning cultural arts at Sman 5 Bukittinggi City. Journal of Social Sciences, Humanities and Arts, 1(1), 1-13.

Hidajat, R. (2025). Performing Arts & Tourism Indonesian Culture. Media Nusa Creative (MNC Publishing).

Hidayat, D. N. (2016). The influence of globalization on the socio-cultural values of the Indonesian people. Journal of Education and Culture, 21(3), 325–

Kelly, G. J. (2023). Qualitative research as culture and practice. Handbook of research on science education, 60-86.

Khoa, B. T., Hung, B. P., & Hejsalem-Brahmi, M. (2023). Qualitative research in social sciences: data collection, data analysis and report writing. International Journal of Public Sector Performance Management, 12(1-2), 187-209.

Marshall, G. (2022). Theatre, performance and digital culture.

Navickaitė, E. (2021). Artistic communication: Exploring symbolic and experiential meaning-making. Art Communication Journal, 12(1), 34–49.

Perez-Valero, L. (2023). The production of independent popular music during the covid-19 pandemic in guayaquil city. Global Journal of Cultural Studies, 2, 187-195.

Srisudarso, M., & Nurhasanah, E. (2018). Implementation of character education in drama extracurriculars. Biormatics, 4(1).

Stefany, L., Milyartini, R., & Latifah, D. (2025). Musical drama to develop the empathy of students of the Department of Nursing, Rajawali Health Vocational School, West Bandung Regency (Master's thesis). University of Education Indonesia. https://repository.upi.edu

Sudirman, M., Mustaring, M., & Rasyid, M. H. (2025). Integration of Islamic Values and Local Wisdom: The Relevance of the Concept of Doi'Pallawa Wanua in the Formation of the Nation's Character. Journal of Social Morality, 10(2), 864-875.

Wardaningsih, A. D., & Kasih, E. N. E. W. (2022). Delineation of women identity in the disney animated film ecanto (2019). Journal of Linguistics and Literature, 6(2), 209–229. https://doi.org/10.33019/lire.v6i2.160

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.