MOTIVASI PENGUNGSI DI PUSPA AGRO SIDOARJO DALAM MENGGUNAKAN BAHASA JAWA UNTUK BERKOMUNIKASI

Main Article Content

Rizqi Mutqiyyah
http://orcid.org/0000-0002-3133-2775

Abstract

Di Puspa Agro Sidoarjo, Jawa Timur terdapat dua pengungsi yang memiliki motivasi dalam belajar dalam menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apa motivasi pengungsi di Puspa Agro Sidoarjo dalam menggunakan bahasa Jawa untuk berkomunikasi. Teknik pengumpulan data adalah wawancara mendalam (in-depth interview). Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teori yang diaplikasikan dalam penelitian ini antara lain teori motivasi Abraham Maslow, teori fungsi bahasa Halliday, dan teori komunikasi antarbudaya (high context communication) Edward T. Hall. Hasil yang diperoleh adalah motivasi pengungsi untuk menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi adalah untuk memenuhi kebutuhan fisiologis, mendapatkan rasa aman dan rasa kasih sayang, mendapatkan penghargaan, dan untuk aktualisasi diri. Selain itu, mereka berkomunikasi menggunakan gaya tidak langsung (konteks implisit). Terlebih, cara menyampaikan pesan lebih penting dibandingkan isi pesan tersebut. Simpulan dari penelitian ini adalah dengan pengungsi menggunakan bahasa Jawa dalam berkomunikasi agar bisa diterima warga lokal, bisa berkomunikasi dengan warga dan pemerintah, serta memenuhi kebutuhan hidupnya. Selanjutnya, dalam berkomunikasi pengungsi menggunakan konteks tidak langsung dikarenakan mereka menganut budaya konteks tinggi.

Article Details

How to Cite
Mutqiyyah, R. (2020). MOTIVASI PENGUNGSI DI PUSPA AGRO SIDOARJO DALAM MENGGUNAKAN BAHASA JAWA UNTUK BERKOMUNIKASI. Jurnal Pena Indonesia, 6(1), 62–70. https://doi.org/10.26740/jpi.v6n1.p62-70
Section
Articles

Similar Articles

> >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.