Pengaruh Rasio RGEC, Bank Size, Market Value, serta Variabel Makroekonomi terhadap Prediksi Financial Distress Menggunakan CD-Index

Authors

  • Wanda Hamidatun Nisak Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jim.v9n2.p342-358

Keywords:

bank size, financial distress, macroeconomic, market value, RGEC.

Abstract

The Bank is a financial institution that functions to accumulate and distribute funds to the public and providing other banking services. In channelling funds, banks are not protected from the internal and external risks that cause financial difficulties. This study examines the influence of RGEC factors, bank size, market value, and macroeconomic to predict financial distress using the Crisis and Default Index. RGEC factors used in this study is risk profile which is proxy by NPL and LDR, good corporate governance is proxy of the size of board directors, earnings proxied by ROA, ROE, NIM, BOPO, and capital is proxied by CAR. The variable of bank size and market value is proxied by PBV and PER. While the macroeconomic variables used are economic growth, inflation, and exchange rates. This study used 19 banks in the BUSN group as a research sample during 2015-2019. The result showed that internal factors and bank size did not significantly influence the prediction of financial distress. Market value variable proxied by PBV has a significant negative effect on the prediction of financial distress. This is important for internal bank parties to keep stock prices from falling and investors are interested in investing; PER and macroeconomic variables do not significantly affect the prediction of financial distress because good internal banking fundamentals face changes in economic conditions. There is no influence of variables with financial distress because these variables appropriate with Bank Indonesia and BUSN are implementing them correctly.

References

Andari, N. M. M., & Wiksuana, I. G. B. (2017). RGEC sebagai Determinasi dalam Menanggulangi Financial Distress pada Perusahaan Perbankan di Bursa Efek Indonesia. E-Jurnal Manajemen Unud, 6 (1), 116145.
Bank Indonesia (2011). Surat Edaran Bank Umum Konvensional di Indonesia Perihal Penilaian Tingkat Kesehatan Bank Umum, (Online), (www.bi.go.id., diakses pada tanggal 5 Januari 2021).
Baselga, L., Trujillo, A., & Cardone, C. (2015). North American Journal of Economics and Finance Factors influencing bank risk in Europe¯: Evidence from the financial crisis. North American Journal of Economics and Finance, 34, 138166. https://doi.org/10.1016/j.najef.2015.08.004.
Berita, S. (2018). Bank Kian Solid. Beritasatu.Com. https://www.beritasatu.com/tajuk/6232/bank-kian-solid (diakses pada tanggal 16 Desember 2020).
Bestari, A. R., & Rohman, A. (2013). Pengaruh Rasio Camel dan Ukuran Bank terhadap Prediksi Kondisi Bermasalah pada Sektor Perbankan (Studi Pada Perusahaan Perbankan yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Tahun 2007 2011). Diponegoro Journal of Accounting, 2(3), 19.
Betz, F., Peltonen, T. A., Sarlin, P., & Oprica, S. (2014). Predicting distress in European banks. Journal of Banking & Finance, 45, 225241. https://doi.org/10.1016/j.jbankfin.2013.11.041.
Budiarti, W. (2014). Identifikasi Modal, Profitabilitas, Likuiditas, PDB, Inflasi dan Nilai Tukar Sebagai Prediksi Krisis Perbankan di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 2(4), 12081221.
Budisantoso, T., & Nuritomo. (2018). Bank dan Lembaga Keuangan Lain (3rd ed.). Jakarta Selatan: Salemba Empat.
Choirina, P. M., & Yuyetta, E. N. A. (2015). Analisis Faktor-Faktor yang Memengaruhi Probabilitas Financial Distress Perbankan Indonesia. Diponegoro Journal of Accounting, 4(2), 19.
Darmawan, S. (2017). Analisis Pengaruh Corporate Governance, Variabel Ekonomi Makro terhadap Financial Distress dengan Variabel Kontrol Ukuran Perusahaan dan Jenis Kepemilikan. Jurnal Bisnis dan Teknologi Informasi, 7(1), 100122.
Financedetik. (2009, April 15). Kronologi dan Latar Belakang Krisis Financial Global. Finance.Detik.Com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/10/170000769/penyebab-krisis-moneter-di-indonesia?page=all#page1 (diakses pada tanggal 3 Januari 2021).
Ghozali, I. (2018). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 25 (9th ed.). Semarang: Badan Penerbit Undip.
Gischa, S. (2020, February 10). Penyebab Krisis Moneter di Indonesia. Kompas.Com. https://www.kompas.com/skola/read/2020/02/10/170000769/penyebab-krisis-moneter-di-indonesia?page=all (diakses pada tanggal 3 Januari 2021).
Gunsel, N. (2012). Micro and macro determinants of bank fragility in North Cyprus economy. African Journal of Business Management, 6(4), 13231329. https://doi.org/10.5897/AJBM11.1055.
Hamida, D., Ahmar, N., & Djaddang, S. (2017). Determinasi Prediksi Krisis Perbankan Berbasis Banking Sector Fragility Index. Jurnal Ilmiah Akuntansi Fakultas Ekonomi, 3(2), 116.
Hanifah, O. E., & Purwanto, A. (2013). Pengaruh Struktur Corporate Governance dan Financial Indicators terhadap Kondisi Financial. Diponegoro Journal of Accounting, 2(2), 115.
Haq, H. I., & Harto, P. (2019). Pengaruh Tingkat Kesehatan Bank Berbasis RGEC terhadap Financial Distress (Studi pada Perusahaan perbankan yang terdaftar di BEI tahun 2015- 2017 ). Diponegoro Journal of Accounting, 8(3), 112.
Hutasoit, M. R. F., & Haryanto, M. (2016). Pengaruh LDR, NPL, BOPO, Ukuran Perusahaan, dan CAR Terhadap Risiko Kebangkrutan Bank (Studi pada Bank Umum Konvensional Periode 2012-2014). Diponegoro Journal of Management, 5(3), 113.
Kasmir. (2014). Manajemen Perbankan. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.
Kristanti, F. T. (2014). Prediksi Kebangkrutan Bank-Bank yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 18(1), 130138.
Krugman, P. (1979). A Model of Balance-of-Payments Crises. Journal of Money, Credit and Banking, 11(3), 311325.
Kuncoro, S., & Agustina, L. (2017). Factors to Predict The Financial Distress Condition of the Banking Listed in The Indonesia Stock Exchange. Accounting Analysis Journal, 6(1), 3947.
Kurniasari, C., & Ghozali, I. (2013). Analisis Pengaruh Rasio CAMEL dalam Memprediksi Financial Distress Perbankan Indonesia. Diponegoro Journal of Accounting, 2(4), 110.
Lawi, G. F. K. (2019, October 29). BI: Likuiditas Perbankan Masih Terjaga. Financial.Bisnis.Com. https://finansial.bisnis.com/read/20191029/90/1164317/bi-likuiditas-perbankan-masih-terjaga (diakses pada tanggal 16 Desember 2020).
Mahmood, H., Waheed, A., & Khalid, S. (2014). Role of Macroeconomic Indicators in Banking Crisis. Academic Research International, 5(2), 205213.
Mayes, D. G., & Stremmel, H. (2014). The Effectiveness of Capital Adequacy Measures in Predicting Bank Distress. SUERF The European Money and Finance Forum Study 2014/1, ISBN: 978-3-902109-72-9., 354.
Messai, A. S., & Gallali, M. I. (2015). Financial Leading Indicators of Banking Distress¯: A Micro Prudential Approach Evidence from Europe. Asian Social Science, 11(21), 113.
Musdholifah. (2015). Using Index for Predicting Banking Crisis in Asian Countries. International Journal of Empirical Finance, 4(3), 170183.
Musdholifah, Ismail, M., Kaluge, D., & Maskie, G. (2013). Predicting Banking Crisis in Six Asian Countries. European Journal of Business and Management, 5 (28), 176185.
Musdholifah, M., Hartono, U., & Wulandari, Y. (2020). Banking Crisis Prediction¯: Emerging Crisis Determinants in Indonesian Banks. International Journal of Economics and Financial Issues, 10(2), 124131.
Nisaputra, R. (2018, October 24). LPS¯: LDR Perbankan Masih Cenderung Tinggi Hingga Akhir Tahun. Infobanknews.Com. https://infobanknews.com/topnews/lps-ldr-perbankan-masih-cenderung-tinggi-hingga-akhir-tahun/ (diakses pada tanggal 16 Desember 2020).
Nugroho, V. (2012). Pengaruh Camel Dalam Memprediksi Kebangkrutan Bank. Jurnal Akuntansi, 16(1), 145161.
Nuranto, A. A., & Ardiansari, A. (2017). Pengaruh Rasio Keuangan, Firm Size, dan Market Effect Terhadap Tingkat Kebangrutan. Management Analysis Journal, 6(2), 184194.
Obstfeld, B. M. (1986). Rational and Self-Fulfilling-of-Payment Crises. The Americsn Economic Riview, 76(1), 7281.
Platt, H. D., & Platt, M. B. (2002). Predicting Corporate Financial Distress¯: Reflections on Choice-Based Sample Bias. 26(2), 184199.
Prianti, F., & Musdholifah, M. (2018). Pengaruh RGEC dan variabel makroekonomi terhadap Banking Distress dengan menggunakan CD Indeks di Indonesia. Jurnal Ilmu Manajemen, 6(3), 342358.
Pristanti, R. N., & Musdholifah, M. (2020). Pengaruh Risk Based Bank Rating terhadap Financial Distress pada BUSN Non Devisa. Jurnal Ilmu Manajemen, 8(3), 717733.
Purwohandoko. (2009). Dasar-Dasar Manajemen Keuangan (Teori, Aplikasi dan Kasus). Surabaya: Unesa University Press.
Putri, E. L. (2018). Prediksi Financial Distress dengan Analisis Risk, Good Corporate Governance, Earnings, Capital, dan Size pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa. Management and Business Review, 2(2), 93105.
Rahmaniah, M., & Wibowo, H. (2015). Analisis Potensi terjadinya Financial Distress Pada Bank Umum Syariah (BUS) di Indonesia. Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syariah, 3(1), 120.
Rahmawati, D., & Khoiruddin, M. (2017). Pengaruh Corporate Governance dan Kinerja Keuangan dalam Memprediksi Kondisi Financial Distress. Management Analysis Journal, 6(1), 112.
Rodoni, A., & Ali, H. (2010). Manajemen Keuangan. Jakarta: Mitra Wacana Media.
Sadida, B. D. (2018). Risk Profile , Good Corporate Governance , Earnings , And Capital ( RGEC ) Sebagai Prediktor Terhadap Kondisi Financial Distress Pada Perusahaan Perbankan. Jurnal Manajemen Bisnis Indonesia, 347357.
Shidiq, I., & Wibowo, B. (2017). Prediksi Financial Distress Bank Umum Di Indonesia: Analisis Diskriminan dan Regresi Logistik. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 7(1), 2740. https://doi.org/10.15408/ess.v7i1.4686
Simorangkir, I. (2011). Penyebab Bank Runs Di Indonesia¯: Bad Luck Atau Fundamental? Buletin Ekonomi Moneter dan Perbankan, 2(3), 5178.
Siregar, R. I., & Fauzie, S. (2012). Analisis Manfaat Rasio Keuangan dalam Memprediksi Financial Distress Pada Perbankan (2007-2012). Jurnal Ekonomi dan Keuangan, 2(12), 716726.
Sofiasani, G., & Gautama, B. P. (2016). Pengaruh CAMEL Terhadap Financial Distress Pada Sektor Perbankan Indonesia Periode 2009-2013. Journal of Business Management and Enterpreneurship Education, 1(1), 136146.
Sulastri, E., & Zannati, R. (2018). Prediksi Financial Distress dalam Mengukur Kinerja Perusahaan Manufaktur. Jurnal Manajemen Strategi dan Aplikasi Bisnis, 1(1), 2736.
Tandelilin, E. (2010). Portofolio dan Investasi Teori dan Aplikasi (pertama). Yogyakarta: Kanisius.
Theodorus, S., & Artini, L. G. S. (2018). Studi Financial Distress Pada Perusahaan Perbankan Di Bei. E-Jurnal Manajemen Unud, 7(5), 27102732.
Wibowo, B., & Ham, W. (2016). Dampak Risiko Default Bank terhadap Risiko Sistemik Perbankan dan Risiko Sistematik Bursa Saham di Lima Negara ASEAN. Jurnal Keuangan dan Perbankan, 20 (1), 6374.
Wulandari, Y., Musdholifah, & Kusairi, S. (2017). The Impact of Macroeconomic and Internal Factors on Banking Distress. International Journal of Economics and Financial Issues, 7(3), 429436.
Yacheva, N., Saifi, M., & Zahroh, Z. A. (2016). Analisis Tingkat Kesehatan Bank Dengan Metode RBBR (Risk-Based Bank Rating) (Studi pada Bank Umum Swasta Nasional Devisa yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2012-2014 ). Jurnal Administrasi Bisnis, 37(1), 3745.

Downloads

Published

2021-06-29

How to Cite

Nisak, W. H. (2021). Pengaruh Rasio RGEC, Bank Size, Market Value, serta Variabel Makroekonomi terhadap Prediksi Financial Distress Menggunakan CD-Index. Jurnal Ilmu Manajemen, 9(2), 342–358. https://doi.org/10.26740/jim.v9n2.p342-358

Issue

Section

Artikel
Abstract View: 411