English

Penulis

  • Amalina Rachmi Fatina Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/paramasastra.v13n1.p39-50

Kata Kunci:

time metaphor, German proverbs, Indonesian proverbs, cultural linguistics, comparative study

Abstrak

Penelitian ini mengkaji makna kultural waktu (Zeit) dalam peribahasa bahasa Jerman dan bahasa Indonesia melalui analisis semantik dan pragmatik secara komparatif. Berlandaskan pada kerangka Cultural Linguistics dan Cognitive Semantics, penelitian ini menelaah bagaimana peribahasa bertema waktu merepresentasikan konseptualisasi budaya, metafora, dan sistem nilai yang hidup dalam masyarakat penuturnya. Data penelitian berupa peribahasa Jerman seperti Zeit ist Geld, Was du heute kannst besorgen, das verschiebe nicht auf morgen, Morgenstunde hat Gold im Mund, dan Gute Dinge will Weile haben, Kommt Zeit, kommt Rat, Die Zeit heilt Alle Wunden, serta padanannya dalam bahasa Indonesia seperti Waktu adalah uang, Siapa cepat dia dapat, Sedikit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit, Ada masanya, ada waktunya, dan Waktu adalah penyembuh terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peribahasa Jerman cenderung mencerminkan orientasi waktu yang monokronik, linear, dan berorientasi pada efisiensi, dengan penekanan pada ketepatan waktu, produktivitas, dan nilai ekonomi. Sebaliknya, peribahasa Indonesia lebih menonjolkan perspektif waktu yang fleksibel dan berorientasi pada proses, dengan penekanan pada kesabaran, harmoni, dan perkembangan bertahap. Meskipun demikian, kedua tradisi memiliki kesamaan dalam metafora universal seperti waktu sebagai penyembuh dan sumber kebijaksanaan. Temuan ini menegaskan bahwa peribahasa merupakan representasi linguistik dari model budaya tentang waktu serta relevan dalam konteks komunikasi antarbudaya dan pendidikan bahasa.

Referensi

Atmawati, D. (2024). Preserving Javanese Proverbs in the Digital Age Revealing Values, Meanings, and Contemporary Adaptations. Proceedings of the 7th International Conference on Language, Literature, Culture, and Education (ICOLLITE 2024), Advances in Social Science, Education and Humanities Research, 132–138. https://doi.org/10.2991/978-94-6463-376-4

Çorakli, Ş. (2024). Kulturelle Reflexionen In Türkischen Und Deutschen Sprichwörtern: Ein Vergleich Der Themen Freundschaft, Zeit, Geld Und Reichtum, Natur, Bildung, Liebe, Arbeit Und Frauen. Korpusgermanistik, 3(2), 31–35. https://doi.org/10.62425/korpus.1539771

Danandjaja, J. (2003). P. U. G. (2003). Folklor Indonesia: Ilmu gosip, dongeng, dan lain-lain. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Hall, E. T. (1976). Beyond Culture. Doubleday.

Hall, E. T. (1984). The dance of life : the other dimension of time (Second). Doubleday.

Khatin-Zadeh, H. O., Florencia, B., Carlos, R., Ruiming, Y., Robin, W., Ruiz-ferna, S., Khwaileh, T., Szychowska, M., Vestlund, J., Correa, J. C., Farsani, D., Butcher, N., Som, B., Volkonskii, I., & Marmolejo-ramos, K. P. F. (2023). Metaphors of time across cultures. Journal of Cultural Cognitive Science, 3, 219–231. https://doi.org/10.1007/s41809-023-00125-3

Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). Metaphors We Live By. The University of Chicago Press.

Lapasau, M. (2017). Values of wisdom in Indonesian and German proverbs. HORATORI Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 1(2), 116–125.

Levine, R. (2006). A geography of time: The temporal misadventures of a social psychologist (Second). Oneworld Publications.

Mieder, W. (2004). Proverbs : A Handbook. Greenwood Press.

Sharifian, F. (2011). Cultural Conceptualisations and Language. John Benjamins Publishing Company.

Sharifian, F. (2017). Problemy jêzyka i kultury. In J. BARTMIÑSKI & S. NIEBRZEGOWSKA-BARTMIÑSKA (Ed.), ETHNOLINGUISTICS ISSUES IN LANGUAGE AND CULTURE 28 (hal. 33–61). Maria Curie-Sk3odowska University Press. https://doi.org/10.17951/et.2016.28.31

Tianying, L., & Bogoyavlenskaya, Y. V. (2023). Semantic Transformation and Cultural Adaptation of Metaphor and Multimodal Metaphor in Multilingual Communication from the Perspective of Cognitive Linguistics. Eurasian Journal of Applied Linguistics (EJAL), 9(1), 161–189. https://doi.org/http://dx.doi.org/10.32601/ejal.901015

Tutton, M. (2023). Analysis of time as a ( metaphorical ) resource Spending and wasting time : a semantic and syntactic analysis of time as a ( metaphorical ) resource. Corela Cognition, représentation, langage, 21(2), 0–23. https://doi.org/10.4000/corela.16503

Diterbitkan

2026-03-31

Cara Mengutip

Fatina, A. R. (2026). English. Paramasastra : Jurnal Ilmiah Bahasa Sastra Dan Pembelajarannya, 13(1), 39–50. https://doi.org/10.26740/paramasastra.v13n1.p39-50
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 0

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

Artikel Serupa

1 2 3 4 > >> 

Anda juga bisa Mulai pencarian similarity tingkat lanjut untuk artikel ini.