Uji Antagonisme Bakteri Potensial untuk Degradasi Glifosat sebagai Dasar dalam Menentukan Formulasi Agen Biodegradasi
DOI:
https://doi.org/10.26740/lenterabio.v15n2.p207-214Kata Kunci:
biodegradation, bacteria interaction, antagonistic efficiency indexAbstrak
Penelitian sebelumnya menemukan suatu isolat, yang disebut sebagai Cf11, yang direkomendasikan sebagai agen pendegradasi herbisida glifosat. Namun, isolat Cf11 hanya ditemukan tumbuh pada konsentrasi glifosat 50 ppm dan tidak pada konsentrasi yang lebih rendah, yaitu 25 ppm. Hal ini mengindikasikan kemungkinan adanya interaksi antagonistik antara bakteri lain dengan Cf11 pada konsentrasi 25 ppm. Oleh karena itu, perlu dilakukan uji antagonisme antara isolat Cf11 dengan isolat Cf1 dan Cf7, yang hanya ditemukan tumbuh pada media dengan konsentrasi glifosat 25 ppm. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kompatibilitas isolat Cf11 dengan isolat bakteri lainnya guna memberikan rekomendasi formulasi agen biodegradasi. Metode uji antagonisme yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode Kirby-Bauer. Hasil pengujian menunjukkan tidak adanya interaksi antagonistik antara isolat bakteri Cf1 dengan Cf11, maupun antara isolat bakteri Cf1 dengan Cf7. Sementara itu, antara isolat bakteri Cf7 dan Cf11, ditemukan interaksi antagonistik yang lemah dengan nilai indeks efisiensi antagonisme sebesar 0,85 mm pada inkubasi 24 jam dan 0,71 mm pada inkubasi 48 jam. Adanya interaksi antagonistik antara isolat Cf11 dan Cf7 kemungkinan menjadi penyebab tidak ditemukannya isolat Cf11 pada konsentrasi glifosat 25 ppm, sehingga keduanya tidak dapat digabungkan sebagai agen biodegradasi. Akan tetapi, mengingat interaksi antagonisme tersebut tergolong lemah, kemungkinan terdapat faktor-faktor lain yang memperkuat interaksi antagonisme tersebut.
Referensi
Duman K, Soylu S, 2019. Characterization of plant growth-promoting traits and antagonistic potentials of endophytic bacteria from bean plants against Pseudomonas syringae pv. phaseolicola. Plant Protection Bulletin; 59(3): 59–69. DOI:10.16955/bitkorb.597214
El-Sayed WS, Akhkha A, El-Naggar MY, and Elbadry M, 2014. In vitro antagonistic activity, plant growth promoting traits and phylogenetic affiliation of rhizobacteria associated with wild plants grown in arid soil. Frontiers in Microbiology; 5: 651. DOI:10.3389/fmicb.2014.00651
Ferreira CC, Durán R dan Faro LRF, 2022. Toxic Effects of Glyphosate on the Nervous System: A Systematic Review. International Journal of Molecular Sciences; 23(9): 4605. DOI: 10.3390/ijms23094605
Hartanti DAS, 2020. Isolasi dan Uji Sinergisme Bakteri Endofit Tanaman Padi (Oryza sativa L) untuk Konsorsium Biofertilizer. Agroradix; 3(2): 23-30.
Hudzicki J, 2009. Kirby-Bauer Disk Diffusion Susceptibility Test Protocol. American Society for Microbiology. https://asm.org/protocols/kirby-bauer-disk-diffusion-susceptibility-test-pro.
Kawuri R, Darmayasa IBG, Widyastama IKA dan Putri RJ, 2023. Formulation and Application of Molasses-Based Bacterial Consortium to Degrade Waste Oil and Fat in the Environment. Metamorfosa: Journal of Biological Sciences; 10(2): 285–291.
Lee J, Kim S, Jung H, Kyoung-Koo B, Han JA, and Seok Lee H, 2023. Exploiting Bacterial Genera as Biocontrol Agent: Mechanisms, Interactions, and Applications in Sustainable Agriculture. Springer Nature; Journal of Plant Biology; 66: 485-498.
Marble C, Neal J, and Senesac A, 2020. Use of Glyphosate and Herbicide Alternatives for Weed Control In Florida Landscape Planting Beds. UF; IFAS Extension University of Florida; 2020(1): 1-10. DOI: 10.32473/edis-ep580-2020
Maulida KZR, and Lisdiana L, 2024. Identifikasi Secara Fenotipik dan Genomik Isolat Bakteri Potensial Pendegradasi Herbisida Glifosat dari Rhizosfer Cabai Rawit. LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi; 13(2): 253–261. DOI: 10.26740/lenterabio.v13n2.p253-261
Mertens M, Höss S, Neumann G, Afzal J dan Reichenbecher W, 2018. Glyphosate, a Chelating Agent—Relevant for Ecological Risk Assessment? Environmental Science and Pollution Research; 25(6): 5298–5317.
Nikmah AL, and Lisdiana L, 2024. Penapisan Bakteri Rizosfer Pendegradasi Herbisida Glifosat dari Tanah Pertanian Cabai Rawit (Capsicum frutescent L.). LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi; 13(1): 24–31. DOI: 10.26740/lenterabio.v13n1.p24-31
Peterson SB, Bertolli SK, and Mougous JD, 2020. Interbacterial Antagonism: at The Center of Bacterial Life. HHS Public Access; Physiology and Behavior; 176(1): 100–106. DOI: 10.1016/j.cub.2020.06.103.
Pratiwi AA, Suprihadi A, Raharjo B, Wahyudi P, and Parmiyatni S, 2012. Isolasi dan Karakterisasi Bakteri Pendegradasi Pestisida Dicofol dari Tanah Sawah di Kabupaten Karawang. Jurnal Biologi; 1(1): 23–32.
Prihatiningsih N, Arwiyanto T, Hadisutrisno B, and Widada J, 2015. Mekanisme Antibiosis Bacillus Subtilis B315 untuk Pengendalian Penyakit Layu Bakteri Kentang. Jurnal Hama dan Penyakit Tumbuhan Tropika; 15(1): 64-71. DOI: 10.23960/j.hptt.11564-71
Poweleit N, Czudnochowski N, Nakagawa R, Trinidad DD, Murphy KC, Sassetti CM, and Rosenberg, OS, 2019. The structure of the endogenous ESX-3 secretion system. eLife; 8: e52983. DOI: 10.7554/eLife.52983
Purniasih NKP, Ginting EL, Wullur S, Mangindaan REP, Rumampuk NDC, and Pratasik SB, 2022. Antibacterial Activity of Endophytic Bacteria of Seagrass Symbiont Enhalus acoroides from Tiwoho Waters, North Minahasa. Jurnal Ilmiah Platax; 10(2): 402-414. DOI: 10.35800/jip.v10i2.42485
Salsabilla KN, and Trimulyono G, 2022. Isolasi dan Uji Antagonis Bakteri Asam Laktat dari Tape Pisang Kepok terhadap Escherichia coli Isolation. LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi; 11(3): 430–440.
Singh S, Kumar V, Gill JPK, Datta S, Singh S, Dhaka V, Kapoor D, Wani AB, Dhanjal DS, Kumar M, Harikumar SL, and Singh J, 2020. Herbicide Glyphosate: Toxicity and Microbial Degradation. International Journal of Environmental Research and Public Health; 17(20): 1–18. DOI: 10.3390/ijerph17207519
Smith AC dan Hussey MA, 2005. Gram Stain Protocols. American Society for Microbiology. https://asm.org/protocols/gram-stain-protocols.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Hak Cipta (c) LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0.
Pemberitahuan Hak Cipta.
Hak cipta dari artikel yang diterima untuk diterbitkan akan diberikan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal. Hak cipta yang dimaksud meliputi hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel yang diterbitkan.
Abstract views: 73
,
PDF Downloads: 12










