Pengaruh Diet Minyak Kelapa (Virgin Coconut Oil) terhadap Kadar Kolesterol, Berat Badan, dan Jumlah Imago Lima Generasi Drosophila melanogaster
DOI:
https://doi.org/10.26740/lenterabio.v13n1.p167-175Kata Kunci:
obesitas, lalat buah, minyak kelapa, kolesterol, fertilitasAbstrak
Obesitas merupakan kondisi metabolik terjadinya penumpukan lemak berlebihan karena pola makan tidak sehat seperti diet tinggi lemak. Minyak kelapa (Virgin Coconut Oil/VCO) banyak dipakai sebagai pengganti minyak sawit karena dianggap lebih sehat. Lalat buah (D. melanogaster) memiliki kemiripan secara genetik dengan manusia, sehingga berpotensi sebagai organisme model eksperimen penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian diet VCO terhadap kadar kolesterol, berat badan dan jumlah imago lima generasi D. melanogaster (F1–F5). Penelitian eksperimen ini menggunakan variasi diet pakan pisang, jagung dan diet tinggi lemak (jagung + VCO 1,25%). Kadar kolesterol diukur dengan spektrofotometer, berat badan dengan timbangan analitik, dan jumlah imago dihitung pada tiap generasi (F1–F5). Analisis data dilakukan secara statistik untuk membandingkan tiap parameter antarmedia dan antargenerasi pada tingkat kebermaknaan 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan kadar kolesterol D. melanogaster pada pemberian diet tambahan VCO antargenerasi maupun dibandingkan dengan variasi diet lainnya. Namun, diet VCO menghasilkan berat badan generasi pertama yang signifikan lebih tinggi serta jumlah imago yang signifikan lebih sedikit pada beberapa generasi lanjutan (F3, F4 dan F5) daripada media diet lainnya. Induksi diet VCO pada Drosophila melanogaster berpotensi sebagai organisme model obesitas ditinjau dari pengaruh langsung ke berat badan generasi pertama.
Referensi
Agustina E, Mahdi N dan Herdanawati H, 2015. Perkembangan Metamorphosis Lalat Buah (Drosophilla Melanogaster) Pada Media Biakan Alami Sebagai Referensi Pembelajaran Pada Matakuliah Perkembangan Hewan. BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan, 1(1), 12. https://doi.org/10.22373/biotik.v1i1.207
Aji SP, Saktiawati AMI, Ani N dan Anggraeni S, 2022. Determinan Obesitas dan Implikasi Kebijakan dalam Pencegahan dan Penanggulangan Obesitas di Indonesia. Journal of Midwifery and Health Administration Research, 2(1). Available from http://ejournal.stikesbrebes.ac.id/index.php/jomhear/article/view/32
de Vasconcelos MH, Tavares RL, Torres Junior EL, Dorand VAM and Batista KSM, 2022. Extra virgin coconut oil (Cocos nucifera L.) exerts anti-obesity effect by modulating adiposity and improves hepatic lipid metabolism, leptin and insulin resistance in diet-induced obese rats. Journal of Functional Foods, 94, 105122. https://doi.org/10.1016/j.jff.2022.105122
Lin X and Li H, 2021. Obesity: Epidemiology, Pathophysiology, and Therapeutics. Frontiers in Endocrinology, 12, 706978. https://doi.org/10.3389/fendo.2021.706978
Sastri S, 2015. Pengaruh Diet Tinggi Minyak Kelapa dan Minyak Sawit Terhadap Profil Lemak Darah Tikus. Majalah Kedokteran Andalas, 37(1), 8. https://doi.org/10.22338/mka.v37.i1.p8-13.2014
Setyawati A, Sangkala MS, Malasari S, Jafar N, Sjattar EL, Syahrul S and Rasyid H, 2023. Virgin Coconut Oil: A Dietary Intervention for Dyslipidaemia in Patients with Diabetes Mellitus. Nutrients, 15(3). https://doi.org/10.3390/nu15030564
Yadi R, Kumar R, Rahman E, Monandes V and Permata DS, 2019. Diversifikasi Produk Olahan Kelapa Menjadi Virgin Coconut Oil (VCO). Indonesian Journal of Industrial Research, 2(2), pp. 32-36. Available from http://litbang.kemenperin.go.id/pmbp/article/view/5530
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2024 LenteraBio : Berkala Ilmiah Biologi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Hak Cipta (c) LenteraBio: Berkala Ilmiah Biologi
Karya ini dilisensikan di bawah Lisensi Internasional Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0.
Pemberitahuan Hak Cipta.
Hak cipta dari artikel yang diterima untuk diterbitkan akan diberikan kepada jurnal sebagai penerbit jurnal. Hak cipta yang dimaksud meliputi hak untuk menerbitkan artikel dalam berbagai bentuk (termasuk cetak ulang). Jurnal mempertahankan hak penerbitan atas artikel yang diterbitkan.

