SASTRA IDEALIS versus INDUSTRI KREATIF: STUDI KASUS FILM NAY SEBAGAI BENTUK FILMISASI NOVEL NAYLA KARYA DJENAR MAESA AYU

Ririe Rengganis

Abstract


Sastra idealis sering dihadapkan pada kepentingan-kepentingan lain yang dilekatkan padanya. Selain indah, sastra mesti memiliki kegunaan bagi masyarakat yang menikmatinya dalam bentuk karya, di antaranya adalah bentuk novel (prosa) dan film (skenario dan pelakonan). Baik dalam bentuk novel (prosa), maupun dalam bentuk film (skenario dan pelakonan), idealisme tidak dapat ditemukan sepenuhnya karena ada beberapa pertimbangan akibat kepentingan-kepentingan yang dilekatkan tersebut. Pertimbangan-pertimbangan tersebut antara lain, pertama, mengenai sensor yang berhubungan dengan norma-norma yang ada dalam kehidupan masyarakat di Indonesia, dan kedua, berhubungan dengan kepentingan pemilik modal yang membiayai ongkos produksi karya idealis tersebut agar tersampaikan pada masyarakat penikmatnya. Sensor yang dilakukan dalam film dan karya dilakukan melalui penggunaan bahasa penulisnya. Hal ini dilakukan karena bahasa dalam karya merupakan ekspresi penulisnya sebagaimana yang disampaikan Lacan dalam teori subjektivitasnya. Dalam tulisan ini, idealisme Djenar Maesa Ayu (DMA) sebagai penulis novel Nayla sekaligus sebagai penulis skenario dan sutradara film Nay juga diekspresikan melalui bahasa yang sarat metafora dan metonimia guna menghindari sensor. Penggunaan metafora dan metonimia yang dilakukan DMA juga mempertimbangkan norma-norma yang berlaku di masyarakat Indonesia.


Full Text:

PDF

References


Arivia, Gadis. 2006. Feminisme: Sebuah Kata Hati. Jakarta: Kompas.

Ayu, Djenar Maesa. 2012. Nayla. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Camden, Vera J. 1993. “Psychoanalytic Theory” dalam Irena R. Makaryk (ed.): Encyclopedia of Contemporary Literary Theory, Approaches, Scholars, Terms. Toronto: University of Toronto Press.

Chiesa, Lorenzo. 2007. Subjectivity and Otherness: A Philosophical Reading of Lacan. Massachusetts: Massachusetts Institute of Technology Press.

Faruk. 2012. Metode Penelitian Sastra: Sebuah Penjelajahan Awal. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Loekito, Medy. 2003. “Perempuan dan Sastra Seksual” dalam Sastra Kota oleh Linda Christanty dkk (Ed.),. Yogyakarta: Bentang.

Noland, Richard W. 1993. “Sigmund Freud” dalam Irena R. Makaryk (ed.): Encyclopedia of Contemporary Literary Theory, Approaches, Scholars, Terms. Toronto: University of Toronto Press.




DOI: http://dx.doi.org/10.26740/jpi.v3n1.p40-58

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


This work is licensed under CC BY-SA

© All rights reserved 2017. Jurnal Pena Indonesia, ISSN: 2477-5150, e-ISSN: 2549-2195