Analisa Profit Margin Produk Sampingan : Minyak Kelapa Kuning Di Kampung Martewar Sarmi-Papua
DOI:
https://doi.org/10.26740/jim.v13n4.p1075-1082Kata Kunci:
Coconut Oil, NPM, Papua, Home industry, by-productAbstrak
Keuntungan merupakan tujuan yang ingin dicapai dalam menjalankan usaha. Sebagian besar masyarakat di Desa Martewar belum mengetahui prospek keuntungan dari produksi minyak kelapa kuning sebagai produk sampingan, karena belum adanya pencatatan biaya produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya lanjutan atau biaya produksi yang dikeluarkan selama proses produksi minyak kelapa kuning dan menghitung presentasi keuntungan yang diterima dari hasil penjualan minyak kelapa kuning, sehingga masyarakat dapat mengetahui biaya produksi yang dikeluarkan dan keuntungan yang diterima. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan analisis data menggunakan rumus variable costing dan rumus net profit margin. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dalam penelitian ini menggunakan data harga pokok produksi minyak kelapa kuning pada bulan April 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata biaya produksi yang dikeluarkan oleh kelima responden sebesar Rp705.000,00, dengan presentasi rata-rata net profit margin penjualan di desa sebesar 49% dan rata-rata net profit margin penjualan di pasar sebesar 31%. Berdasarkan hasil tersebut, peneliti menyarankan agar masyarakat melakukan efisiensi biaya produksi dan meningkatkan volume produksi sehingga dapat memperbesar peluang keuntungan yang akan diterima, serta melakukan pencatatan biaya produksi.
Referensi
Akan, M., & Tevfik, A. T. (2020). Fundamentals of Finance. De Gruyter. https://doi.org/10.1515/9783110705355
Alam, M., & Mazumder, R. (2025). Profitability Analysis of Selected MNCs in Indian Cement Industry During the Post Liberalisation Era. In Resurgence and Sustainable Development of Asian Markets in the New Normal (pp. 37–64). Springer Nature Singapore. https://doi.org/10.1007/978-981-96-1785-2_3
Al-Qaisi, E. M. A., & Dahash, F. J. (2021). Financial analysis of efficiency indicators and their impact on investment policies: a case study of the Arab Qatari Agricultural Production Company in 2013-2020. Economic Annals-ХХI, 188(3–4), 111–117. https://doi.org/10.21003/ea.V188-13
Chen, Z. (2024). Research on the Application of Data Mining in Corporate Financial Management (pp. 157–162). https://doi.org/10.1007/978-981-99-9416-8_26
Febrianti, F. K., Saputra, M., & Puspitasari, W. (2022). COGS Report Customization Design for Profitability Analysis with ABAP List Viewer: Case Study of a Telecommunication Enterprise. 2022 1st International Conference on Information System & Information Technology (ICISIT), 13–18. https://doi.org/10.1109/ICISIT54091.2022.9873086
Fitri, Y. (2019). Analisis Efisiensi Biaya Produksi Dengan Penggunaan Biaya Standar Dalam Meningkatkan Rasio Net Profit Margin (Studi Empiris Pada Umkm Dendeng Sapi Di Banda Aceh). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Ekonomi Akuntansi, 4(2), 334–343.
Harnanto. (2017). Akuntansi Biaya. Andi Offset.
Manchala, R., Podile, D. V. R., & Durga, D. S. (2025). Financial Performance of selected IT companies in India: A comparative analysis. International Journal of Accounting and Economics Studies, 12(1), 50–58. https://doi.org/10.14419/8148yg97
Maryoni, H. S., & Djuari, W. (2016). Analisis Net Profit Margin (Studi Kasus Ud. Berkah Ilahi Tahunan Jepara). Jurnal Ilmiah Cano Ekonomos, 5(2), 103–106.
McAuliffe, R. E. (2015). Economic Profit. In Wiley Encyclopedia of Management (pp. 1–2). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118785317.weom080144
Mulyadi. (2015). Akuntansi Biaya (5th ed.). Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen YKPN.
Novak, P., Papadaki, S., Hrabec, D., & Popesko, B. (2016). Comparison of managerial implications for utilization of variable costing and throughput accounting methods. Istrazivanja i Projektovanja Za Privredu, 14(3), 351–360. https://doi.org/10.5937/jaes14-10895
Pong, C., & Mitchell, F. (2006). Full costing versus variable costing: Does the choice still matter? An empirical exploration of UK manufacturing companies 1988–2002. The British Accounting Review, 38(2), 131–148. https://doi.org/10.1016/j.bar.2005.09.003
Prasad, V., McCabe, C., & Mailankody, S. (2018). Addendum: Low-value approvals and high prices might incentivize ineffective drug development. Nature Reviews Clinical Oncology, 15(12), 787–787. https://doi.org/10.1038/s41571-018-0120-1
Ranjithkumar, Dr. S., & Aneesh, M. M. (2021). Study on Multidimensionsal Aspects of Profitability: Evidence from Larsen & Toubro Ltd. Webology, 18(Special Issue 03), 339–348. https://doi.org/10.14704/WEB/V18SI03/WEB18044
Sujarweni, W. (2015). Akuntansi Biaya: Teori dan Penerapannya. Pustaka Baru Press.
Tilburg, R. van. (2025). Sustainable Finance. In Vocabulary for Sustainable Consumption and Lifestyles (pp. 219–221). Routledge. https://doi.org/10.4324/9781003584056-51
Trinca, C., & Marcão, R. (2025). Financial Planning and Performance Evaluation (pp. 1–24). https://doi.org/10.4018/979-8-3693-8598-2.ch001
Witjaksono, A. (2013). Akuntansi Biaya (1st ed.). Graha Ilmu.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Abstract views: 419
,
PDF Downloads: 198







