PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENUNTASKAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN SISTEM GERAK MANUSIA DI SMP

Authors

  • Netty M Arumisore Universtas Negeri Surabaya
  • Sifak Indana
  • Soetjipto Soetjipto

DOI:

https://doi.org/10.26740/jpps.v7n1.p1386-1396

Keywords:

Learning Based on Scientific Approach, Completeness of Learning Outcome, Human Motion System

Abstract

The objective of this research is produce science learning tools that eligible for  the completeness of learning outcome students  at subject human motion system  on the junior high school. The development of this learning tools is based on 3-D model  by using test based on One Group Pretest-Posttest Design. The test is conducted on eighth grade student of SMP Negeri Rasiei Teluk Wondama district-Papua Barat. The research consisted of two stages which is: 1) Developing the learning tools consisted of lesson plan, students book, and students worksheet, learning achievement test validated by experts. 2) the lesson learning tools which has been  validated by expert is a tested. The instrumental used including observational sheet of students activity, and students response questionnaire. He result of the research shows that: 1) the learning tools is valid; 2) the lesson plan accoplishment is categorized as good; 3) the students activities indicate tha they learn to actively build their own knowledge through a scientific approach; 4) the students responded positively to the learning process; 5) the students learning outcomes of attitude, knowledge, and skill aspects is accomplished. Based on the following results can be concluded that the science learning tools based scientific approach on human motion system is a valid, practical, and effective. Thus the science learning tools can be used on the learning process and proofed to be effective for the completeness of students learning outcome

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aiken, L. (1997). Psichology Testing and Assesment. Ninth Edition. USA: Allyn and Bacon.
Akbar, Sadun. (2013). Instrumen Perangkat Pembelajaran. PT.Remaja Rosdakarya: Bandung.
Arends, R.I. (2012). Learning to Teach. New York: McGraw-Hill.
Arikunto, Suharsini. (2010). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Arifin, Zaenal. (2012). Evaluasi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosda Karya.
Anderson, Lowrin W dan Krathwohl, David R. (2001). A Taxonomy for Learning Teaching and Assesing A Revision Taxonomy of Educational Objectives Complete Edition, New York: David McKay Company, Inc.
Aydin, N., Yilmaz, A. (2010). The Efffect of Constructivist Approach in Chemistry Education on Students Higher Order Cognitive Skill. H. U. Journal of Education, Vol 39, pp 57-68. [diakses 11-08-2016]
Borich, D. Gary. (1994). Observation Skills for Effective Teaching. New York: Macmillan Publishing Company
Cahyo, A. N. (2013). Panduan Aplikasi Teori-teori Belajar Mengajar. Jogjakarta: DIVA Press.
Daryanto. (2014). Pendekatan Pembelajaran Saintifik Kurikulum 2013. Yogyakarta: Penerbit Gava Media
Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.
Djamarah, Saiful, B. (2002). Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta.
Dyamarah, dan Zain. 2(006). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: Rineka Cipta.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar
Edwars, K dan Loveridge, J. (2011). Looking Intro Early Childhood Teacher Support of Childrens Scientific Learning. Jurnal Viktoria Univesitas. Auatralia of Early Childhood.
Fauziah, dkk. (2013). Pembelajaran Saintifik Elektronika Dasar Berorientasi Pembelajaran Berbasis masalah. Jurnal INVOTEC Vol.IX(2): 165-178n[diakses 14-6-2016].
Gronlund, NE. (1995). Constructing Achievment Test, USA: Prentice-Hall Inc.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Ilmu Pengetahuan Alam/ Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Modul Pelatihan Implementasi Kurikulum 2013. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2014). Permendikbud Nomor 58 Tahun 2014 Tentang Standar Proses. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2015). Permendikbud Nomor 53 Tahun 2015 Tentang Panduan Penilaian untuk Sekolah Menengah Pertama (SMP). Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Permendikbud Nomor 65 Tahun 2013 Standar proses Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: Berita Negara Tahun 2013.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Permendikbud Nomor 68 Tahun 2013 Tentang Kurikulum Untuk SMP/Mts. Jakarta: Berita Negara Tahun 2013.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Permendikbud Nomor 81A Tahun 2013 Implementasi Kurikulum. Jakarta: Berita Negara Tahun 2013.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2013). Permendikbud Nomor 71 Tahun 2013 Buku Teks Pelajaran Dan Buku Panduan Guru Untuk Pendidikan Dasar Dan Menengah. Jakarta: Berita Negara Tahun 2013.
Koes,H.S. (2003). Strategi Pembelajaran Fisika. Jica. Universitas Negeri Malang
Kosasih, E. (2015). Strategi Belajar dan Pembelajaran Implementasi Kurikulum 2013. Bandung: Penerbit Yrama Widya.
Kurniasih, Imas dan Sani, Berlin. (2014). Sukses Mengimplementasikan Kurikulum 2013. Kata Pena.
Machin, A. (2014). Implementasi Pendekatan Saintifik, Penanaman Karakter dan Konservasi Pada Pembelajaran Materi Pertumbuhan. Jurnal Pendidikan IPA Indonesia. Vol 3 (1)
Marjan, dkk. (2014). Pengaruh Pembelajaran Pendekatan Saintifik Terhadap Hasil Belajar Biologi dan Keterampilan Proses Sains Siswa Muallimat Nam Pancor Selong Kabupaten Lombok Timur Nusa Tenggara Barat. e-Journal Program Pasca Sarjana Universitas Pendidikan Ganesha. Vol 4 (1).

Marsitah dan Nur, Mohamad. (2004). Teori Perkembangan Sosial dan Perkembangan Moral. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Universitas Negeri Surabaya.
Minner, D. Levy, A and Century, J. (2010). Inquiry based science instructions what isit and does it matter? Result from a research synthesis years 1984 to 2002. Journal of Research in Science Teaching. Vol.47 No.2, pp. 474-496.
Mckinley, M dan OLoughlin, V.D. (2008). Human Anatomy. McGraw-Hill International Edition: America.
Niron, Maria Dominika. (2009). œPengembangan Silabus dan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran dalam KTSP. Makalah disajikan pada Latihan Profesi Guru dala Jabatan Universitas Negeri Yogyakarta, Yogyakarta.
Nieveen, Nienken. (1999). Proptotyping to reach product quality. Dalam Akker. J.V.D. Design approach and tools in education and training. Washington: Nasional Academy Press.
NRC (National Research Council). (1999). Inquiry and The National Science Education Standards: A Guide for Teaching and Learning. Washington: National Academy Press.
Nur, M. (2008). Pengajaran Berpusat Kepada Siswa dan Pendekatan Konstruktivis dalam Pengajaran. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Universitas Negeri Surabaya.
Nur, Mohamad dan Wikandari, Prima Retno. (2008). Pengajaran Berpusat pada Siswa dan Pendekatan Konstruktivis dalam Pengajaran. Surabaya: Pusat Sains dan Matematika Sekolah Universitas Negeri Surabaya.
Ratumanan, Tanwey Gerson dan Laurens, Theresia. (2011). Penilaian Hasil Belajar pada Tingkat Satuan Pendidikan Edisi 2. Surabaya: Unesa University Press.
Riduwan. (2012). Skala Pengukuran Variabel-variabel Penelitian. Bandung: Alfabeta.
Sadijan. 2014. Pembelajaran Biologi dengan pendekatan Saintifik pada Implementasi Kurikulum 2013. Jurnal Pendidikan Biologi. Vol 11 (1):hal.20-26.
Sanjaya,W. 2007. Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.
Santrock, John W. 2008. Educational Psychology. 2 nd Edition Edisi terjemahan. Jakarta. Kencana.
Setiadi. (2007). Anatomi dan Fisiologi Manusia, Edisi Pertama. Yogyakarta: Graha Ilmu.
Slavin, R. E. (2011). Educational Physicology Theory and Practice. United Statet of America: Pearson.
Slavin, R. E. 2006. Educational Physicology Theory and Practice 8th Edition. United Statet of America: Pearson.
Sugiarto, I. (2004). Mengoptimalkan Daya Kerja Otak Dengan Berpikir Holistik & Kreatif. Jakarta: Gramedia Utama.
Sugiyono. (2014). Metode Penelitian Kombinasi (Mixed methods). Bandung: Alfabeta.
Syah, Muhhibin. 2010. Psikologi pendidikan dengan pendekatan Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Swarabama, I.G. et al. 2013. Pengaruh Model Pembelajaran Sains Teknologi Masyarakat Terhadap Pemahaman Konsep Biologi dan Keterampilan Berpikir Kreatif Siswa SMA. Jurnal Program Pascasarjana Undiksa, 3(1): 1-10. [diakses: 14-06-2016]
Thiagarajan & Semmel. 1974. Instructional Development for Traning Teacher of Exceptional Children a Sourcebook. Indiana: Indiana University

Downloads

Published

2018-01-10

How to Cite

Arumisore, N. M., Indana, S., & Soetjipto, S. (2018). PENGEMBANGAN PERANGKAT PEMBELAJARAN IPA BERBASIS PENDEKATAN SAINTIFIK UNTUK MENUNTASKAN HASIL BELAJAR SISWA POKOK BAHASAN SISTEM GERAK MANUSIA DI SMP. JPPS (Jurnal Penelitian Pendidikan Sains), 7(1), 1386–1396. https://doi.org/10.26740/jpps.v7n1.p1386-1396

Issue

Section

Articles
Abstract views: 876 , PDF Downloads: 930