PERAN INSTRUKTUR DALAM PELATIHAN KETERAMPILAN SULAM DI BALAI PELAYANAN DAN REHABILITASI SOSIAL PMKS SIDOARJO

Authors

  • Yuda Aswidiyanto Universitas Negeri Surabaya
  • Soedjrwo - Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Peran instruktur, Pelatihan keterampilan sulam

Abstract

Peran instruktur dalam proses pelatihan keterampilan sulam sangat penting dalam mencapai tujuan pelatihan, sehingga penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mengenai: (1) Peran instruktur sebagai pelatih, pembimbing, fasilitator dan motivator dalam pelatihan keterampilan sulam; (2) Faktor pendukung dan penghambat dalam pelatihan keterampilan sulam. Penelitian ini menggunakan motode kualitatif, dengan mendiskripsikan, menguraikan dan menggambarkan peran instruktur. Subyek dalam penelitian ini meliputi, satu orang instruktur, satu orang staf rehabilitasi sosial dan dua puluh orang penerima manfaat pelatihan keterampilan sulam. Metode pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara dan dokumentasi serta menggunakan teknik analisis data berupa koleksi data, reduksi data, display data dan penarikan kesimpulan. Hasil kesimpulan di dapat lima kesimpulan. Pertama peran instruktur sebagai pelatih instruktur mampu menguasai materi pelatihan dan mendemonstrasikannya. Kedua sebagai pembimbing instruktur memberikan bimbingan keterampilan yang bertujuan untuk membantu penerima manfaat. Ketiga sebagai fasilitator instruktur memberikan fasilitas kemudahan dan juga menciptakan lingkungan belajar yang menarik. Keempat sebagai motivator instruktur memberikan dorongan motivasi kepada penerima manfaat agar lebih bersemangat dalam mengikuti pelatihan. Kelima faktor pendukung dalam pelatihan ini adalah adanya sarana prasarana dan instruktur yang professional serta faktor penghambat dalam pelatihan ini yaitu tindak lanjut dari hasil karya sulaman yang hanya dipasarkan saat pameran saja dan juga sulitnya komunikasi dengan penerima manfaat.

References

Kamil, Mustofa. 2015. Model Pendidikan dan Pelatihan (konsep dan aplikasi). Bandung: Alfabeta.
Moleong, Lexy. 2016. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.
Nuraeni, Ida, Achmad Suwandi. 2008. Manajemen Pelatihan. Jakarta: Universitas Terbuka.
Pemerintah Indonesia. 2003. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Lembaran Negara RI Tahun 2003. Sekertariat Negara. Jakarta.
Pemerintah Indonesia. 2005. Standart Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Lembaran Negara RI Tahun 2005. Sekertariat Negara. Jakarta.
Pemerintah Indonesia. 2009. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. Lembaran Negara RI Tahun 2009. Sekertariat Negara. Jakarta.
Peraturan Gubernur Jawa Timur Nomor 73 tentang Tata Kelola Peralihan dari UPT ke Balai Pelayanan.
PPID Kemensos. (ppid@kemsos.go.id). 8 Agustus 2019. Daftar Rekap PMKS 2019. E-mail kepada Yuda Aswidiyanto (yuda.aswidiyanto30@gmail.com).
Sri Wahyuni Retno, Suhanadji, Gunarti Dwi Lestari. 2017. œMotivasi Relawan Sosial Dalam Pelaksanaan Bimbingan Belajar Plus di Sekolah Rakyat Kejawan Putih Surabaya. Jurnal Pendidikan Untuk Semua. Vol. 1 No. 1.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kauntitatif Kualitatif dan R & D. Bandung: Alfabeta.
Suhendar, Soedjarwo, Ismet Basuki. 2017. œAnalisis Pengaruh Kepemimpinan Kyai Budaya Pesantren dan Motivasi Kerja Guru Terhadap Mutu Pendidikan Pesantren di Provisi Banten. Jurnal Penelitian Pendidikan. Vol. 34 No 2.
Yulianingsih, Wiwin. 2017. œPelaksanaan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) Menjahit Bagi Perempuan Dalam Meningkatkan Kemandirian Peserta Didik di LKP Modes Muria Sidoarjo. Jurnal Pendidikan Untuk Semua. Vol 1. No 1.

Downloads

Published

2020-05-06
Abstract views: 1943 , PDF Downloads: 805