AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH DI SMA

Authors

  • Murjainah - Murjainah Universitas PGRI Palembang
  • Okta Okta Universitas PGRI Palembang
  • Edi Harapan Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.26740/jggp.v17n2.p15-24

Keywords:

Aktivitas Belajar, Praktikum, Penginderaan Jauh

Abstract

Berdasarkan data yang diperoleh dari wawancara peneliti dengan guru mata pelajaran Geografi kelas X SMA Negeri 3 Tebing Tinggi diketahui bahwa aktivitas belajar siswa pada materi praktikum penginderaan jauh siswa cukup aktif. Hal ini dikarenakan dalam pembelajaran pada proses tersebut, guru menggunakan metode konvensional atau pembelajaran yang masih sebatas memperkenalkan citra penginderaan jauh tanpa adanya praktikum. Aktivitas siswa dalam belajar akan menjadi fokus untuk mengetahui aktivitas dalam praktikum penginderaan jauh. Rumusan masalah penelitian ini bagaimanakah aktivitas belajar siswa pada praktikum penginderaan jauh di SMA Negeri 3 Tebing Tinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk untuk mengetahui dan menganalisis aktivitas belajar siswa pada praktikum penginderaan jauh di SMA Negeri 3 Tebing Tinggi. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Data penelitian diperoleh dari data primer yaitu hasil penilaian aktivitas belajar siswa Pengumpulan data menggunakan lembar observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan persentase yang selanjutnya dideskripsikan berdasarkan hasil yang diperoleh. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa rata-rata persentase indikator 1 yaitu aktivitas visual sebesar 67,19%, rata-rata persentase indikator 2 yaitu aktivitas lisan sebesar 61,46%, rata-rata persentase indikator 3 yaitu aktivitas menulis sebesar 65,37%, dan rata-rata persentase indikator 4 yaitu aktivitas berpikir sebesar 63,54%. Secara keseluruhuan dapat diketahui bahwa rata-rata aktivitas siswa pada pertemuan I sebesar 46% (kategori kurang aktif), pertemuan II sebesar 56% (kategori aktif), dan pertemuan III sebesar 92% (kategori sangat aktif).

Downloads

Download data is not yet available.

References

<p class="ListParagraph">[1]    Sumaatmadja, Nursid. (2011). <em>Metodologi Pengajaran Geografi</em>. Edisi 2. Jakarta: Bumi Aksara.</p><p class="ListParagraph">[2]    Permendiknas Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi Mata Pelajaran Geografi.</p><p class="ListParagraph">[3]    Kinkeldey, C., (2014). A concept for uncertainty-aware analysis of land cover change using geovisual analytics. <em>ISPRS Int. J. Geo-Inf.</em>, Vol. 3, Hal. 1122 -1138.</p><p class="ListParagraph">[4]    Murjainah. (2018). Pengaruh Praktikum Sistem Informasi Geografi Terhadap Kemampuan Mahasiswa Pendidikan Geografi Dalam Memanfaatkan Data Spasial (Studi Kasus Pada Mata Kuliah Sistem Informasi Geografi Tahun Ajaran 2015/2016). <em>Laporan Penelitian Dosen Pendidikan Geografi</em>. Palembang: FKIP Universitas PGRI Palembang</p><p class="ListParagraph">[5]    Supinah. (2008). <em>Bagaimana Mengukur Aktivitas Siswa Dalam Pembelajaran?</em>. Modul PPPPTK Matematika.</p><p class="ListParagraph">[6]    Hamalik, Oemar. (2001). <em>Proses Belajar Mengajar</em>. Jakarta: Bumi Aksara.</p><p class="ListParagraph">[7]    Gino, HJ. dkk. (2008). <em>Belajar Pembelajaran I</em>. Surakarta: Universitas Sebelas Maret.</p><p class="ListParagraph">[8]    Dimyati, Mudjiono. (2010). <em>Belajar dan Pembelajaran</em>. Jakarta: Rineka Cipta.</p><p class="ListParagraph">[9]    Uno, Hamzah B. (2016). <em>Teori Motivasi dan Pengukurannya Analisis Dibidang Pendidikan</em>. Jakarta:  Bumi Aksara</p><p class="ListParagraph">[10]  Schowendgerdt, (2007). Remote Sensing: Models and Methods for Image Processing, Third Edition, Elsevier, Amsterdam.</p><p class="ListParagraph">[11]  Howari, F.M., Sherif, M.M., Singh, V.P., Al-Asam, M.S., (2007). Dalam : Thangarajan, M. (editor). Groundwater: Resource Evaluation, Augmentation, Contamination, Restoration, Modeling and Management, Springer, Netherland.</p><p class="ListParagraph">[12]  Madhok, V., Landgrebe, D.A., (2002). A processing model for remote sensing data analysis, <em>IEEE Life Fellow</em>.</p><p class="ListParagraph">[13]  Turdukulov, U.D., Tolpekin, V., Kraak, M.J., (2015). Visual exploration of time series of remote sensing data. Citeseerx.ist.psu.edu.</p><p class="ListParagraph">[14]  Sardiman, AM. (2014). <em>Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar</em>. Jakarta: Rajawali Pers.</p><p class="ListParagraph">[15]  Hanafiah, N. dan Suhana, C. 2010. <em>Konsep Strategi Pembelajaran</em>. Bandung: Refika Aditama.</p><p class="ListParagraph">[16]  Rosalia, Tara. (2005). <em>Aktifitas Belajar</em>. (Online) (<a href="http://id.shvoong.com/social-sciences">http://id.shvoong.com/social-sciences</a>) diakses tanggal 13 Maret 2019.</p><p class="ListParagraph">[17]  Mulyono, M. (2011). <em>Aktivitas Belajar</em>. Bandung: Yrama. </p><p class="ListParagraph">[18]  Sugiyono. (2016). <em>Metode Penelitian Kuantitatif Kualitataif dan Kombinasi (Mixed. Methods)</em>. Bandung: Alfabeta.</p><p class="ListParagraph">[19]  Slavin, Robert E. (1995). <em>Cooperative Learning Theory, Research and Practice</em>. Massachusett, USA: Allymand &amp; Bacon.</p><p class="ListParagraph">[20]  Wibowo. (2016). Upaya Peningkatan Keaktifan Siswa Melalui Pembelajaran Berdasarkan Gaya Belajar di SMK Negeri 1 Saptosari. <em>Jurnal Pendidikan Geografi</em> Vol. 2, Juli 2016.</p><p class="ListParagraph">[21]  Prasetya dan Zein. (2017). Implementasi Pembelajaran Penginderaan Jauh. <em>Prosiding Seminar Nasional</em> Tahunan Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan Tahun 2017 Vol. 1 No. 1 2017, Hal. 555-562.</p><p class="ListParagraph">[22]  Santoso, E.B. (2011). <em>Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Two Stay Two Stray (TSTS). </em>(Online) (http://ras-eko.blogspot.com/2011/05/model-pembelajaran-kooperatif-tipe-two.html. (23 Februari 2019).</p>

Published

2019-12-01

How to Cite

Murjainah, M. .-., Okta, O., & Harapan, E. (2019). AKTIVITAS BELAJAR SISWA PADA PRAKTIKUM PENGINDERAAN JAUH DI SMA. JURNAL GEOGRAFI Geografi Dan Pengajarannya, 17(2), 15–24. https://doi.org/10.26740/jggp.v17n2.p15-24
Abstract views: 853 , PDF Downloads: 839