MENGUATKAN NILAI TOLERANSI MAHASISWA UNTUK MENEGUHKAN JATIDIRI SEBAGAI WARGA NEGARA DI ERA GLOBAL
DOI:
https://doi.org/10.26740/jcms.v5n2.p22-32Keywords:
Karakter, Toleransi, Pendidikan Kewarganegaraan, Warganegara GlobalAbstract
Perguruan Tinggi sebagai tempat tumbuh suburnya perbedaan dari beragamnya warga. Mahasiswa, dosen, dan warga kampus dari berbagai suku, agama, adat, budaya. Kampus sebagai tempat komunitas yang bersifat heterogen. Perguruan Tinggi memiliki peran dalam menumbuhkan budaya demokrasi dan penumbuhan sikap toleransi di kalangan mahasiswa. Pergaulan di kampus penting dikembangkan menjadi tempat yang dapat menampilkan budaya demokratis dalam pengelolaan pendidikannya. Salah satu karakter yang penting dikembangkan untuk meneguhkan jatidiri sebagai warga negara di era kini adalah nilai-nilai toleransi. Sikap dan tindakan toleran tidak sekedar ditanamkan (knowing) dikalangan mahasiswa tetapi harus dipraktekan (doing) dan dikembangkan menjadi bagian dari budaya kampus.
References
Agustian, M., 2014, Pengembangan Model Pembelajaran Mata Kuliah Pendidikan Multikultural Untuk Mahasiswa Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Jurnal Teknologi Pendidikan Vol. 16, No. 2, Agustus 2014
Arifin, B. 2016, Implikasi Prinsip Tasamuh (Toleransi) Dalam Interaksi Antar Umat Beragama , Fikri, Vol. 1, No. 2, Desember 2016
Badan Standar Nasional Pendidikan, 2010, Paradigma Pendidikan Nasional Abad XXI, Versi 1.0 - Tahun 2010
Bahari, (ed), 2010, Toleransi Beragama Mahasiswa (Studi Tentang Pengaruh Kepribadian, Keterlibatan Organisasi, Hasil Belajar Pendidikan Agama, Dan Lingkungan Pendidikan Terhadap Toleransi Mahasiswa Berbeda Agama Pada 7 Perguruan Tinggi Umum Negeri), Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Puslitbang Kehidupan Keagamaan Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI Kementerian Agama RI Badan Litbang dan Diklat Puslitbang Kehidupan Keagamaan Jakarta, 2010
Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kemenristek Dikti. 2016. Pendidikan Kewarganegaran Untuk Perguruan Tinggi Cetakan 1.
Ghazali, A. M. 2016, Toleransi Beragama Dan Kerukunan Dalam Perspektif Islam, Religious: Jurnal Agama dan Lintas Budaya. Vol. 1 No. 1 (September 2016): 25-40
Hermawati, R. Paskarina, C. dan Runiawati, N. 2016. Toleransi Antar Umat Beragama di Kota Bandung, UMBARA : Indonesian Journal of Anthropology Volume 1 (2) Desember 2016
https://id.wikipedia.org/wiki/Sulawesi_Tengah#Pemerintah_Provinsi (diakses 1 april 2018)
Hutabarat, Binsar A. dan H. Hans Panjaitan, 2017, Tingkat Toleransi Antaragama Di Masyarakat Indonesia, tersedia di https://www.reformed-crs.org/ind/research/30.html (diakses 1 april 2018).
Jati, W. R. 2014, Toleransi Beragama Dalam Pendidikan Multikulturalisme Siswa Sma Katolik Sang Timur Yogyakarta, Cakrawala Pendidikan, Februari 2014, Th. XXXIII, No. 1
Kadarisman, M. 2011, Tantangan Perguruan Tinggi Dalam Era Persaingan Global, Sociae Polites, Edisi Khusus, November 2011
Kementerian Pendidikan Nasional. 2011. Panduan Pelaksanaan Pendidikan Karakter. Jakarta: Badan Penelitian dan pengembangan Pusat kurikulum dan Perbukuan
Milles, Mattew B., dan A. Michael Huberman. 2007. Analisis Data Kualitatif. Universitas Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia Press.
Muhammad, S., 2014, Kepemimpinan Dalam Sistem Penjaminan Mutu Pendidikan Tinggi, Jurnal Ilmiah WIDYA Volume 2 Nomor 3 Agustus-Desember 2014
Nichols, Jennifer R. 2013. 4 Essential of 21st Century Learning. http://www.teachthought.com/learning/4-essential-rules-of21st-century-learning/
Rahadian, D., 2018, Pergeseran Paradigma Pembelajaran Pada Pendidikan Tinggi https://www.researchgate.net/publication/326821924 DOI: 10.31980/jpetik.v2i1.60 (diakses 11 Maret 2020)
Rahman, K. 2016, Strategi Pengembangan Nilai Toleransi Dan Pluralisme Dalam Pendidikan Pesantren, jurnal HIKMAH, Vol. XII, No. 1, 2016
Santiko, H. 2013. Toleransi Beragama dan Karakter Bangsa: Perspektif Arkeologi, SEJARAH DAN BUDAYA, Tahun Ketujuh, Nomor 1, Juni 2013
Simarmata, Thomas. H., dkk 2017, Indonesia Zamrud Toleransi Penerbit: Pusat Studi Islam dan Kenegaraan Indonesia (PSIK-Indonesia) Cetakan I, Januari 2017
Sugiyono. 2010. Memahami Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta
Supriyono, 2018, Analisa Sistem Penjaminan Mutu Internal Pembiayaan Perguruan Tinggi Dengan Pendekatan Gap Analysis (Studi Kasus : Perguruan Tinggi X) , JITMI Vol.1 Nomor 1 Maret 2018
Tillman, D., 2004. Pendidikan Nilai Untuk Kaum Muda Dewasa (Terjemahan Risa Pratono). Jakarta: Grasindo
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Undang-Undang Nomor 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi
UNESCO-APNIEVE, (2000), Belajar Untuk Hidup Bersama Dalam Damai Dan Harmoni, (Bangkok: Kantor Prinsipal Unesco untuk Kawasan Asia-Pasifik, dan Universitas Pendidikan Indonesia, 2000
Winataputra, U.S. 2015, Rekonstruksi Pendidikan Kewarganegaraan: Analisis Historis-Epistemologis, Jakarta: Pusat Penerbitan Universitas Terbuka.
Winataputra, U.S. 2016. Posisi Akademik Pendidikan Kewarganegaraan (PKn) Dan Muatan/Mata Pelajaran Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn) Dalam Konteks Sistem Pendidikan Nasional, Jurnal Moral Kemasyarakatan Vol. 1, No.1, Juni 2016
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2021 Journal of Civics and Moral Studies

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

