ANALISIS KLAUSULA LARANGAN HAMIL DALAM PKWT DITINJAU DARI PERSPEKTIF PERLINDUNGAN HUKUM HAK-HAK PEKERJA PEREMPUAN

Authors

  • Nur Arfyana Aisyah Universitas Negeri Surabaya
  • Ahmad Nailul Author

Keywords:

Pregnancy Prohibition ClauseFixed-term Employment Contract, Reproductive Rights, Legal Consequences.

Abstract

Diskriminasi terhadap pekerja perempuan di tempat kerja terkait hak-hak mereka masih meluas. Salah satu masalah tersebut melibatkan perusahaan yang memberlakukan klausul larangan kehamilan pada pekerja perempuan selama masa kontrak kerja tetap (PKWT), meskipun pada prinsipnya praktik ini tidak sesuai dengan hukum dan peraturan yang berlaku. Studi ini bertujuan untuk menganalisis apakah klausul larangan kehamilan selama masa kontrak kerja tetap (PKWT) bertentangan dengan hukum dan peraturan yang berlaku serta prinsip-prinsip perlindungan hak asasi manusia, dan juga untuk menganalisis konsekuensi hukum yang timbul dari klausul tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif, pendekatan konseptual, dan pendekatan berbasis kasus . Analisis dilakukan secara preskriptif untuk menilai apakah klausul larangan kehamilan yang diteliti bertentangan dengan hukum dan peraturan yang berlaku . Temuan penelitian menunjukkan bahwa klausul yang melarang kehamilan bagi pekerja dalam kontrak kerja tetap melanggar hukum dan peraturan yang berlaku, bertentangan dengan prinsip keadilan, dan melanggar prinsip-prinsip hak asasi manusia, termasuk prinsip tidak dapat dialihkan, prinsip kesetaraan, dan prinsip tidak diskriminatif. Oleh karena itu, konsekuensi hukum yang timbul dari perjanjian tersebut termasuk pembatalan.

Downloads

Published

2026-07-13
Abstract views: 0 , PDF Downloads: 0

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.