Normal People Sebagai Metode Penciptaan Dance Film 'Songkok'

Normal People Sebagai Metode Penciptaan Dance Film 'Songkok'

Authors

  • Moh Hariyanto Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya

Keywords:

Normal People, Dance Film Songkok

Abstract

Metode Normal People yang dimaksud adalah melakukan kerja koreografi dengan menggunakan metode tertentu yang ditujukan untuk orang-orang yang tidak memiliki dasar kepenarian. Normal People atau tubuh orang normal peneliti konotasikan sebagai tubuh yang masih suci dan murni dari segala bentuk tari dan standard koreografi. Normal People inilah yang kemudian dijadikan sebagai dasar metode penciptaan karya Songkok. Dalam proses penciptaan karya Songkok, menggunakan pendeketan ‘memori keluarga’ untuk merealisasikan ide. Terdapat enam tahapan dalam proses identifikasi metode Normal People pada keluarga yaitu; ketika perayaan Maulid Nabi, mengapak dan menatah kayu, mengasah clurit, gerak tahlil, rutinitas perempuan Madura dan ekspresi tubuh silat. Keenam tahapan ini kemudian dijadikan dasar ide penciptaan, diciptakan alur dan aspek dramatiknya sehingga menghasilkan karya dance film Songkok.

References

Barthes, R. (2011). Mitologi. Kreasi Wacana.

Barthes, R. (2012). Elemen-Elemen Semiologi. Ircisod.

Bourdieu, P. (2010). Arena Produksi Kultural: Sebuah Kajian Sosiologi Budaya. Kreasi Wacana.

Hall, S. (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. Sage Publication Ltd.

Murgiyanto, Sal (2015). Pertunjukan Budaya dan Akal Sehat. Fakultas Seni Pertunjukan-IKJ.

Sadik, A. S. (2014). Memahami Jati Diri, Budaya, dan Kearifan Lokal Madura. Balai Bahasa Jawa Timur.

Published

2022-05-01

How to Cite

Hariyanto, M. (2022). Normal People Sebagai Metode Penciptaan Dance Film ’Songkok’: Normal People Sebagai Metode Penciptaan Dance Film ’Songkok’. GETER : Jurnal Seni Drama, Tari Dan Musik, 5(1), 48–59. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/geter/article/view/17213

Issue

Section

Articles
Abstract View: 53