PENGARUH PENERAPAN METODE KARYAWISATA SUBTEMA PENGALAMAN YANG BERKESAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR

Authors

  • Yustriyana Yustriyana Universitas Negeri Surabaya
  • Mustaji Mustaji Universitas Negeri Surabaya
  • Nasution Nasution Universitas Negeri Surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/jrpd.v5n3.p1077-1083

Abstract

ABSTRACT

The background of this research is based on the observation found in primary school of Angkasa Surabaya that the study conducted by teachers grade 1 still monotonous and less innovative. The material taught is about the experience of going to the market. The learning method in accordance with the material that is a field method. Therefore, this study aims to: (1) to analyze the effect of the application of methods of field subtema memorable experience on the students motivation grade 1 primary school. (2) to analyze the effect of the application of methods of field subtema memorable experience to the learning outcomes of students grade 1 primary school. This research uses quasi experimental research methods and implemented using a pretest - posttes design. Based on t-test results produced t value <t table is t value = 0.000 and table value = 0.05, then H0 rejected and Ha accepted. This means that (1) the application of methods of field subtema memorable experience affect motivation at school Elementary first grade students. (2) the application of methods of field subtema memorable experiences affect the learning outcomes of students grade 1 primary school.

Keywords: Method of education, Motivation, Learning Outcomes, Content Experience memorable.

 

ABSTRAK                                                                                         

Latar belakang penelitian ini berdasarkan hasil observasi ditemukan di Sekolah Dasar Angkasa Surabaya bahwa pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru kelas 1 masih monoton dan kurang inovatif. Materi yang diajarkan yaitu tentang pengalaman pergi ke pasar. Metode pembelajaran yang sesuai dengan materi tersebut yaitu metode karyawisata. Maka dari itu, penelitian ini bertujuan untuk: (1) Menganalisis pengaruh penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan terhadap motivasi belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar. (2) Menganalisis pengaruh penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan terhadap hasil belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar. Jenis Penelitian ini menggunakan eksperimen quasi dan dilaksanakan menggunakan rancangan pretest-posttes design. Hasil uji-t dihasilkan thitung < ttabel yaitu thitung = 0,000 dan ttabel = 0,05, maka Ho ditolak dan Ha diterima. Hal ini berarti bahwa (1) penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan berpengaruh terhadap motivasi belajar siswa kelas 1 Sekola Dasar. (2) penerapan metode karyawisata subtema pengalaman yang berkesan berpengaruh terhadap hasil belajar siswa kelas 1 Sekolah Dasar.

Kata Kunci: Metode Karyawisata, Motivasi Belajar, Hasil Belajar, Materi Pengalaman yang berkesan.

Author Biographies

Yustriyana Yustriyana, Universitas Negeri Surabaya

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Dasar

Pascasarjana

Mustaji Mustaji, Universitas Negeri Surabaya

Dosen Program Studi Pendidikan Dasar

Pascasarjana

Nasution Nasution, Universitas Negeri Surabaya

Dosen Program Studi Pendidikan Dasar

Pascasarjana

References

Adelia. (2012). Metode Mengajar Anak di luar Kelas (Outdoor Study). Yogyakarta: Diva Press

Aziz Abdul W. (2009). Metode dan Model-model Mengajar Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Bandung: Alfabeta

Arikunto, Suharsimi. (1989). Manajemen Penelitian. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan P2LPTK

Arifin, Zainal. (2011). Penelitian Pendidikan Metode dan Paradigma Baru. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Behrendt, Marc & Franklin Teresa. (2014). A Review of Research on School Field Trips and Their Value in Education. International Journal of Environmental & Science Education, 9, 235-245.

Depdiknas. (2006). Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2006 tentang Standar Isi untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah. Jakarta: BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan).

Djadjadisastra, Djusuf. (1981). Metode-Metode Mengajar. Bandung: Offset Angkasa,

Djamarah, Syaiful Bahridan Aswain Zain. (2002). Strategi Belajar Mengajar.Jakarta: PT.Rineka Cipta.

Dwi Siswoyo dkk. (2008). Ilmu Pendidikan. Yogyakarta. UNY Press.

De Witt, Jennifer and Martin Storksdieck. (2008). A Short Review of School Field Trips: Key Findings from the Past and Implications for the Future. Maryland. Visitor Studies Association,11(2), 181-197.

Eggen, P. D. & Kauchak, Donald P. (1996). Strategies for Teacher Teaching Conten and Thinking Skills. Boston: Allyn and Bacon.

Eggen, Paul and Kauchak, Don. (2012). Strategidan Model Pembelajaran Mengejar Konten dan Keterampilan Berpikir. Jakarta: Indeks.

Eveline, S. (2010). Teori Belajar Dan Pembelajaran. Bogor: Ghalia Indonesia.

Falk, J. H., & Dierking, L. D. (2000). Learning from museums: Visitor experiences and the making of meaning. New York: Altamira Press.

Hamalik, Oemar. (1982). Media Pendidikan. Bandung: Alumni.

Husamah. (2013). Pembelajaran Luar Kelas (Outdoor Learning). Jakarta: Prestasi Pustaka Jakarta.

Kolb, A. Y. & Kolb, D. A. (2005). The Kolb learning style inventory”version 3.1: 2005 Technical Specifications. Boston: Hay Resources Direct.

Krepel, W. J., & Durral, C. R. (1981). Field trips: A guideline for planning and conducting educational experiences. Washington, DC: National Science Teachers Association.

Kisiel, J. (2006). Making field trips work. Science Teacher.Journal of Science Teacher Education, 73(1), 46-48

Lei, S.A. (2010). Assessment practices of advanced field ecology courses. Journal of Instructional Psychology.130(3), 404-415.

Leila A. Mills and William Katzman. (2015). Examining The Effects Of Field Trips On Science Identity. Journal of Science Teacher Education, 43(2), 978-989.

Michie, M. (1998). Factors influencing secondary science teachers to organise and conduct field trips. Australian Science Teachers Journal, 44, 43-50

Nana Sudjana. (2011). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algensindo

Orion, N., & Hofstein, A. (1994). Factors that influence learning during a scientific field trip in a natural environment. Journal of Research in Science Teaching, 31, 1097-1119

Pace, S., Tesi, R. (2004). Adults perception of field trips taken within grades K-12: Eight case studies in the New York metropolitan area. Education. 125(1), 30-40.

Roestiyah, (2008). Strategi Belajar Mengajar. Jakarta: PT. Rineka Cipta.

Rennie, L. J., & McClafferty, T. P. (1995). Using visits to interactive science and technology centers, museums, aquaria, and zoos to promote learning in science. Journal of Science Teacher Education. 6(4), 175-185.

Sardiman. (2011). Interaksi dan motivasi belajar mengajar. Jakarta: Rajawali Press.

Setyono, Ariesandi. (2008). Mathemagics Cara Jenius Belajar Matematika. Jakarta. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta

Suherman, R. (2006). Pengantar Teori Ekonomi: Pendekatan Kepada Teori Ekonomi Mikro dan Makro (Edisi Revisi). PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.

Sugihartono, dkk. (2007). Psikologi Pendidikan. Yogyakarta: UNY Press.

Sukmadinata, Nana S. (2007). Landasan Psikologi Proses Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sumarni. (2007). Metode Pembelajaran di Sekolah Dasar. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Suyitno, Amin. (2011). Dasar-Dasar dan Proses Pembelajaran Matematika 1. Semarang. UNNES.

Suwarno, Wiji. (2009). Dasar-Dasar Ilmu Pendidikan I. Yogyakarta. Ar-Ruzz Media

Taniredja, Tukiran dan Hidayati Mustafidah. (2011). Penelitian Kuantitatif (Sebuah Pengantar). Bandung: Alfabeta

Trianto. (2008). Mendesain Pembelajaran Kontekstual di Kelas (Contextual Teaching Learning). Jakarta: Cerdas Pustaka

Tal, T., & Morag, O. (2009). Reflective Practice as a Means for Preparing to Teach Outdoors in an Ecological Garden. Journal of Science Teacher Education, 20(3), 245-262.

Uno, Hamzah. (2008). Teori Motivasi dan Pengukurannya, Jakarta: Bumi Aksara.

Zulkifli. (1987). Psikologi Perkembangan. Bandung. Remaja Rosdakarya

Downloads

Published

2019-09-11

How to Cite

Yustriyana, Y., Mustaji, M., & Nasution, N. (2019). PENGARUH PENERAPAN METODE KARYAWISATA SUBTEMA PENGALAMAN YANG BERKESAN TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS I SEKOLAH DASAR. Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan Dan Hasil Penelitian, 5(3), 1077–1083. https://doi.org/10.26740/jrpd.v5n3.p1077-1083
Abstract views: 307 , PDF Downloads: 385