DOI: http://dx.doi.org/10.26740/jrpd.v3n3.p527-533

PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BERORIENTASI PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATA KULIAH PEMBELAJARAN IPS SD DI PROGAM STUDI S1 PGSD

Prima Rias Wana

Abstract


ABSTRACT

This research had purpose to know of proper from development result of teaching material using scientific approach orientation in learning society (IPS) of Elementary School. The component validity consists of materials, presentation, languages, design, the implementation of learning, students learning outcome, and students respons.The type of this study is a research development. The development model used 4-D model (Four-D Model). The procedure is starting by defining development, design, and development. The subjects of this study are the students of S1 PGSD STKIP Modern Ngawi. 10 students (at the firts experiments ) and 32 students ( at second Experiments). Collecting data using observation, test, and questionnaires. The result of the study development result of teaching material using scientific approach orientation in learning society (IPS) of Elementary School are scoring  from (1) the validity of the feasibility of component material, linguistic, and the presentation, also the validation from the expert’s lectur so, the module of lesson are on decent category. (2)the teaching materials from SAP implemented excellent so it can support to increased learning activities. (3) The students give positive response and the average of cognitive achievement increases. The cognitive invidual students and classical result increase it’s mean that it’s accordance with the guidelines STKIP ratings Modern Ngawi. Based on the research of result we concluded that development of teaching material using scientific approach orientation in society learning (IPS) of Elementary School were proper, practical, and effective to improve the students learning outcome in College.

 

Keywords: Teaching Material, Scientific Approach, Society Learning (IPS).

 

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelayakan hasil pengembangan Bahan Ajar Berorientasi Pendekatan Saintifik dari validitas komponen materi, penyajian, kebahasaan, kegrafikan keterlaksanaan pembelajaran, dan hasil belajar serta respon mahasiswa. Jenis penelitian ini merupakan penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah model 4-D (Four-D Model). Prosedur pengembangan dilakukan sampai tahap pendefinisian, perancangan, dan pengembangan. Subyek penelitian ini adalah mahasiswa S1 PGSD STKIP Modern Ngawi sebanyak 10 mahasiswa (ujicoba 1) dan 32 mahasiswa (ujicoba 2). Pengumpulan data menggunakan metode observasi, tes, dan angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa data kualitas Bahan  Ajar Berorientasi Pendekatan Saintifik pada Mata Kuliah Pembelajaran IPS yang dikembangkan dinilai dari (1) validitas kelayakan komponen materi, kebahasaan, penyajian serta kegrafikan dari hasil validasi yang dilakukan dosen ahli dengan kategori sangat layak. (2)  bahan ajar dari keterlaksanaan SAP yang dilaksanakan dosen sangat baik yang mendukung peningkatan kegiatan pembelajaran. (3) respon mahasiswa ditanggapi dengan positif dan rata-rata hasil belajar kognitif meningkat. Ketuntasan hasil belajar mahasiswa secara individu maupun klasikal dapat tuntas sesuai dengan pedoman penilaian STKIP Modern Ngawi.  Berdasarkan hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa pengembangan Bahan Ajar Berorientasi Pendekatan Saintifik pada Mata Kuliah Pembelajaran IPS SD layak untuk meningkatkan hasil belajar kognitif mahasiswa di perguruan tinggi.

 

Kata Kunci : Buku Ajar, Pembelajaran Saintifik , Pembelajaran IPS SD.

Full Text:

PDF

References


Belawati, Tian. (2003). Materi Pokok Pengembangan Bahan Ajar Edisi ke Satu. Jakarta: Universitas Terbuka.

Borich, G.D. 1994. Observation Skill for Effective Teaching. New York: Macmillan Publishing Company.

BSNP. (2007). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: BSNP.

Dahar, Ratna Wilis. (1988). Teori-teori Belajar. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Depdiknas, (2006). Kurikulum Standar Isi. Jakarta.

Depdiknas, (2008). Panduan Pengembangan Buku Ajar. Jakarta.

Dimyati dan Mudjiono. (2006). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Rineka Cipta.

Dick dan Walter Carey. (2005). The Systematic Design of Instruction. USA : Scott Foresman and Company.

Emin Kilinc. (2013). Pre-Service Social Studies Teachers’ Understandings about the Nature of the Social Studies. International Electronic Journal of Elementary Education. International Electronic Journal of Elementary Education. Vol 6.2013.

Endang Mulyani. (2004). Penerapan dalam Bahan Ajar dan LKS. Jurnal Ekonomi & Pendidikan Vol 2.

Hamalik, Oemar. (2008). Dasar-Dasar Pengembangan Kurikulum. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Heather, Leaman. (2009). Improving Learning Through Performance Assessment in a Social Studies Methods Course for Preservice Elementary Teachers. SRATE Journal Summer 2009, Vol. 18.

Ibrahim, M. (2001). Pengembangan Perangkat pembelajaran. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Ibrahim, Muslimin. (2010). Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar. Surabaya: Unesa University Press.

I Made Tegeh. (2014). Pengembangan Bahan Ajar IPS Berorientasi IPS Terpadu untuk Siswa SMP Kelas VII. E-Journal Program Pascasarjana Universitas Pendidikan Ganesha Program Studi Teknologi Pembelajaran Volume 4.

Kurniasari. (2010). Pengembangan Buku Ajar Bahasa Indonesia bagi Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Siswa Kelas IV Sekolah Dasar. (Tesis magister tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.

Muslich, Masnur. (2010). Texs Book Writing (Dasar-Dasar Pemahaman Penulisan, dan Pemakaian Buku Teks). Jogjakarta: Ar-ruzz Media.

Majid, A. (2001). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Nasution. (1982). Berbagai Pendekatan dalam Proses Pembelajaran dan Mengajar. Jakarta: Bina Aksara.

Nur, Mohamad. (2011). Modul Keterampilan-Keterampilan Proses Sains. Surabaya: Universitas Negeri Surabaya Pusat Sains dan Matematika Sekolah.

Nunuk kistyawati. (2014). Pengaruh Regrouping dan Motivasi Belajar Terhadap Prestasi Belajar Ilmu Pengetahuan Sosial Siswa Kelas IV, V dan VI Sekolah Dasar. Elementary School Vol 1.

Pangestu, Widyo. (2014). Pengembangan Buku Ajar Berorientasi Pedidikan Karakter pada Mata Kuliah Pkn SD Di Program Studi S1 PGSD.(Tesis magister tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.

Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81a Tahun 2013 Tentang Implementasi Kurikulum. (Online) http://urip.files.wordpress.com/2013/06/salinan-permendikbud-nomor-81a-tahun-2013-tentang-implementasi-kurikulum-garuda.pdf, diakses pada tanggal 2 Desember 2015.

Pujiati. (2007). Pengembangan Bahan Ajar Praktikum Pengantar Akuntansi. Jurnal Ekonomi dan Pendidikan. Vol. 4 No. 2.

Prastowo, Andi. (2013). Pengembangan Bahan Ajar Tematik. Jogjakarta: Diva Press.

Purwanto, N. 2004. Prinsip-Prinsip dan Teknik Evaluasi Pengajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Riduwan, (2006). Metode dan Teknik Menyusun Tesis. Bandung: Alfabeta.

Rusman. (2012). Model-Model Pembelajaran: Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Rajawali Press.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

_______. (2015). Metode Penelitian Pendidikan PendekatanKuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suaeri, Abdul Rajab.(2013). Pengembangan Buku Pelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia Bermodel Bagus pada Semester Genap Kelas XI SMA. (Tesis magister tidak dipublikasikan). Universitas Negeri Surabaya.

Sudjana. (1999). Metode Statistik. Bandung: Taruna.

Sundawa, D. (2006). Pembelajaran dan Evaluasi Hasil Belajar IPS. Bandung: UPI PRESS.

Supiyanto, Yudi.( 2000). Buku Ajar Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial. Tuban: FPIPS IKIP PGRI Tuban.

Tarigan, Henry Guntur. (1986). Telaah Kurikulum dan Buku Teks. Bandung: Angkasa.

Trianto, (2007). Model Pembelajaran Terpadu dalam Tepri dan Praktek. Jakarta: Prestasi Pustaka Publisher.

Trianto. (2007). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik. Jakarta: Perstasi Pustaka.

Trianingsih. (2007). Pengembangan Bahan Ajar untuk Meningkatkan Pemahaman Materi Mata Kuliah Demografi Teknik. Jurnal Ekonomi & Pendidikan Vol 4.

Winataputra, U. S. (2008). Teori Belajar dan Pembelajaran. Jakarta: Universitas Terbuka.

Sungkono, dkk. (2003). Pengembangan Buku Ajar. Yogyakarta: FIP UNY.

Sahin Dundar. (2015). Are Prospective Elementary School Teachers’ Social Studies Teaching Efficacy Beliefs Related to Their Learning Approaches in a Social Studies Teaching Methods Course?. Australian Journal of Teacher Education.Vol 40.

Scott, Lewis. (2012). The Mediating Role of Scientific Tools for Elementary School Students Learning About The Everglades in The Field and Classroom. International Journal of Environmental & Science Education Vol. 7.

Senler. B. (2015). Middle School Students’ Views of Scientific Inquiry: An International Comparative Study. Science Education International Vol. 26, Issue 2, 2015.

Supriya. (2009). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajaran. Bandung: Remaja Rosda Karya.

Suyono, (2011). Belajar dan Pembelajaran. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Ziya.Killic (2015). Effect of Scientific Argumentation on The Development of Scientific Process Skills in The Context of Teaching Chemistry. International Journal of Enviromental & scince Education Vol. 10. 2015.



Article Metrics
Abstract view: 1450 times
PDF: 314 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


ISSN online : 2460-8475

Publisher:

Universitas Negeri Surabaya

Managed by

Program Studi Magister Pendidikan Dasar Pascasarjana Universitas Negeri Surabaya

Addres: 

Gedung CPD Kampus Lidah Wetan Universitas Negeri Surabaya 60231 Phone/Fax. (031) 8293484

 

Jurnal Review Pendidikan Dasar : Jurnal Kajian Pendidikan dan Hasil Penelitian

is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License