IMPLEMENTASI PENDEKATAN CTL PADA PEMBELAJARAN IPS UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA KELAS IV SD

Samak Samak

Abstract


Abstrak

Penelitian ini dilakukan berdasarkan rendahnya aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDS Taman Muda Kalianget, dengan nilai rata-rata kelas hanya 60, 08, sedangkan nilai KKM IPS adalah 70. Diantara siswa yang berjumlah 20 orang hanya 9 orang yang mencapai KKM dengan ketuntasan klasikal 45%. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDS Taman Muda Kalianget Sumenep. Subjek penelitian adalah siswa kelas IV di SDS Taman Muda Kalianget Sumenep tahun ajaran 2015-2016 yang berjumlah 20 orang siswa.  Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 29 April 2016 sampai dengan 27 Mei 2016. Instrumen pengumpulan data adalah lembar aktivitas siswa serta hasil belajar. Penelitian ini menyajikan hasil observasi aktivitas dan hasil belajar yang diperoleh dari nilai observasi dan tes evaluasi setiap siklus. Siklus I aktivtas siswa rata-rata mencapai 60, 41%. Hasil belajar mencapai 60,8 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 12 orang. Pada siklus II aktivtas siswa rata-rata mencapai 81,25%. Sedangkan hasil belajar mencapai 71 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 14 orang. Pada siklus III peningkatan nilai rata-rata aktivitas siswa 97, 91%. Sedangkan hasil belajar mencapai 74 dengan jumlah siswa yang tuntas sebanyak 18 orang dari 20 jumlah siswa. Dengan demikian Implementasi pendekatan CTL dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPS siswa kelas IV SDS Taman Muda Kalianget.

Kata Kunci: Contextual Teaching and Learning .Pembelajaran IPS, Aktivitas dan Hasil Belajar IPS

Abstract

 

This study was based by the low activity and learning outcomes IPS of the fourth grade students at SDS Taman Muda Kalianget, with the average score was only 60,08, while the minimum criteria for completeness of Social Studies is 70. Among students who totaled 20 people, only 9 people had reached KKM with classical completeness was 45%. the objective of this research was to improve the fourth grade students’ activity and learning outcomes Social Studies at SDS Taman Muda Kalianget Sumenep. The subject of the study was the fourth students at SDS Taman Muda Kalianget Sumenep of academic year 2015-2016 with the total number of 20 students. This study was conducted on April 29, 2016 to May 27, 2016. Collecting data instrument was students’ activity sheet and learning outcomes. This study presents the result of observation activity and learning outcomes obtained from the observation score and evaluation in every cycle. In cycle I, average of student’s activity reached 60,40%. While the learning outcomes reached 60,8 with the total number of 12 students who succeeded. In cycle II, the average of students’ activity was 81,25%. While the learning outcomes reached  71 with the total number of 14 students who succeeded. In cycle III, the improvement of average students’ activity was 97,91%. The learning outcomes reached  74 with the total number of 18 students who succeeded from 20 the number of students. This proves that the implementation of Contextual Teaching and Learning approach can improve the fourth grade students’ activity and learning outcomes Social Studies  at SDS Taman Muda Kalianget.

Keyword: Contextual Teaching and Learning, Social Science Learning, Activity and Social Studies Learning Outcomes

Full Text:

PDF

References


¬Abdul Majid. (2013). Strategi Pembelajaran. Bandung: PT Remaja Rosdarya.

Abidin, Yunus. (2014). Desain Sistem Pembelajaran Dalam Konteks Kurikulum 2013. Bandung: PT. Refika Aditama.

Abidin, Yunus..(2001). Teori Perkembangan Piaget. Yogyakarta: Kanisius.

Ahmad Susanto.(2013) Teori Belajar Dan Pembelajaran Di Sekolah Dasar. Jakarta: Kencana Prenada Media Group

Ahmat Susanto.(2014). Pengembangan Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar. Jakarta: Prenada Media.

Alma, Bukhori Harlasgunawan. (1987). Hakikat Dasar Studi Sosial. Bandung : CV. Sinar Baru.

Arikunto, DKK. (2014). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Dyah Suryaningsih. (2012). Ilmu Pengetahuan Sosial untuk Kelas IV SD dan MI. Solo: PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri

Ekowati, Ch. Krisnandari; Darwis, Muhammad; Upa, H. M. D. Pua; Tahmir, Suradi (2015) The Application of Contextual Approach in Learning Mathematics to Improve Students Motivation at SMPN 1 Kupang. Jurnal International Education Studies; Vol. 8, No. 8; 2015.pp 12-13. Diakses 29 Desember 2015. Pukul 01.33

Elfanany, Burhan. (2003). Penelitian Tindakan Kelas. Yokyakarta: Araska

Glynn, Shawn M.; Winter, Linda K. (2004). Contextual Teaching and Learning of Science in Elementary Schools. Journal of Elementary Science Education. Vol,16. No.2. 2004 pp. 51-63. Diakses 29 Desember 2015. Pukul 01.33

Hosnan, M. (2014). Pendekatan Saintifik dan Kontekstual dalam pembelajaran Abad 21. Bogor: Ghalia Indonesia.

Irawadi. (2009. pengaruh pendekakatan kontekstual dalam pembelajaran biologi melalui strategi inkuiri dan masyarakat belajar pada siswa di SMAN kota bengkulu. Jurnal Kependidikan Triadik. volume 12, No.1. 2009 diakses tanggal 20 Desember 2015 pukul 10.25

John W. Creswell, (2009). Research Design Pendekatan Kualitatif Kuantitaitf, dan Mixed. Yogyakarta: Pustaka Belajar

Johnson, Elaine B. (2006). Contextual Teaching and learning. California: Darwin Press inn.

Jufri, A, W, (2013). Belajar dan Pembelajaran Sain. Bandung; Pustaka Reka Cipta

Kunandar, (2008). Langkah Mudah Peneli tian Tindakan Kelas sebagai Pengembangan Profesi Guru. Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada.

Larry P, Bond. (2004). Using Contextual Instruction to Make Abstract Learning Concrete Technique. Januari .Jurnals The Assosiation for Science Teacher Education, USA. Vol. 3.no 12.2004. pp.30. daikses 03 Desember 2015 pukul 11.30

Martin Yamin. (2013). Strategi dan Metode dalam Pembelajaran. Jakarta: GP Press Grup

Miller, Patrica Murdock. (2006). Contextual Learning May Be a BetterTecahing Model: A Case for Higher OrderLearning andTtransfer. Jurnal The Assosiation for Science Teacher Education, USA.Volume 11 No. 2.pp 10-11. daikses 03 Desember 2015 pukul 11.49

Milner, Andrea R, Tempelin, Mark A, Czerniak, Charlene. (2010). Elementary Science Students’ Motivation and Learning strategy Use: Contructivist Classroom Contextual Factor in a life Science Laboratory and Traditional Classroom. Jurnal The Assosiation for Science Teacher Education, USA.volume 9 No.4. pp 6-8 diakses 20 Desember 2015 pukul 10.40

Muslich. (2009). Pembelajaran berbasis kompetensi dan kostektual. Jakarta: Bumi Aksara.

Mutakin, Awan. (2004) Konsep Dasar Pengorganisasian Program Pengajaran IPS di SD. Bandung: Bina Siswa

Nana Sudjana, (2010). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Napoleon. (2014). Penerapan Pembelajaran Kontekstual dengan Memanfaatkan Lingkungan Sebagai Sumber Belajar untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS kelas IV SDN Koto Anou Kabupaten Solok Sumatera Barat (tesis Magister Pendidikan tidak dipublikasikan). UNESA

Purwanto, (2010). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Belajar.

Ratumanan, Tanwey Gerson dan Lauren, Theresia. (2011). Penelitian hasil belajar tingkat satuan pendidikan edisi 2.Surabaya: Unesa University Press.

Rusman. (2013). Model-Model Pembelajaran Mengembangkan Profesionalisme Guru. Jakarta: Raja Wali Pers

Sagala, Syaiful. (2006). Konsep dan Makna Pembelajaran untuk Membantu Problematika Belajar dan mengajar. Bandung: Alfabeta.

Sanjaya, (2006). Strategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Sanjaya, (2007). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Sapriya. (2012). Pendidikan IPS Konsep dan Pembelajran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Sudjana, Nana.( 2006). Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru Algasindo.

Sudjana, Nana.( 2013).Penilaian Hasil Proses belajar mengajar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suharsimi Arikunto. (2006). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta : PT Reneka Cipta.

Suharsimi Arikunto. (2009). Penelitian Tindakan Kelas. Jakarta: Bumi Aksara.

Suparno, P. (1997). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

Suparno, P.(2001). Filsafat Konstruktivisme dalam Pendidikan. Yogyakarta: Kanisius.

Sutrisno. (2013). Pengaruh Penerapan Metode Pembelajaran CTL pada mata pelajaran IPS Materi Perubahan Sosial Budaya terhadap Hasil Belajar Siswa di SMPN 1 Balog Kabupaten Ponorogo (Tesis magister pendidikan tidak dipublikasikan). UNESA

Suyono dan Hariyanto. (2014). Belajar dan Pembelajaran.Teori Konsep dan Dasar. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Suwarsih Madya. (2007). Teori dan Praktik Penelitian Tindakan. Bandung: Alfabeta.

TIM Pengembang MKDP. (2013). Kurikulum dan Pembelajaran.Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.

Trianto. (2007). Model-model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Konstruktivistik, Jakarta: Kencana.

Trianto. (2009). Mendesain Model Pembelajaran Inovatif Progresif. Jakarta: Kencana.

Utami, Runtut Prih, Saputri, Fajar Nur Aktoria. (2014). penerapan CTL untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar IPA biologi siswa kelas VIII A di SMP Ali maksun Yogyakarta. Jurnal Kependidikan Triadik Vol, No 1 2014.pp 17-19. diakses tanggal 20 Desember 2015 pukul 10.20

Widoretno, Diah. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Koopratif Tipe untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPS Kelas IV SDK YBPK Surabaya. Jurnal Penelitian Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Volume 01 Nomor 01 2012,pp 10-11.

Wina Sanjaya. (2006). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta : Kencana.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.