PENGEMBANGAN MEDIA TIGA DIMENSI DALAM PEMBELAJARAN MODEL STUDENT TEAM ACHIEVEMENT DIVISION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA SUBTEMA LINGKUNGAN TEMPAT TINGGALKU KELAS IV SEKOLAH DASAR

Angga Dedy Candra Setyawan

Abstract


Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan media tiga dimensi berupa model kenampakan alam dan media peta timbul yang valid, praktis dan efektif. Kevalidan dapat dilihat dari hasil validasi para ahli, kepraktisan dapat dilihat dari keterlaksanaan pembelajaran, sedangkan keefektifan dapat dilihat dari hasil belajar siswa. Dengan menggunakan media yang telah dikembangkan dalam kegiatan pembelajaran diharapkan dapat meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema lingkungan tempat tinggalku kelas IV Sekolah Dasar. Jenis penelitian adalah penelitian pengembangan. Model pengembangan yang digunakan adalah  four-D Models, meliputi tahap pendefinisian (define), tahap perancangan (design), tahap pengembangan (develop), dan tahap penyebaran (desiminate). Metode Pengumpulan data meliputi validitas, observasi dan tes hasil belajar. Uji hipotesis dalam penelitian ini menggunakan independent sample t test.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Kevalidan media tiga dimensi yang dikembangkan berkategori baik, 2) Kepraktisan media tiga dimensi dalam kegiatan pembelajaran berkategori sangat baik, 3) Keefektifan media tiga dimensi dalam pembelajaran menunjukkan bahwa hasil analisis uji-t terhadap nilai pretest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,614 > (α = 0,05), hal tersebut mengandung arti bahwa kedua kelas memiliki  pengetahuan awal yang sama. Sebaliknya, hasil analisis uji-t terhadap nilai posttest pada kelas eksperimen dan kelas kontrol diperoleh nilai Sig. (2-tailed) 0,000 <  (α = 0,05), hal tersebut mengandung arti bahwa kedua kelas memiliki  hasil belajar yang berbeda. Berdasarkan hasil tersebut maka dapat disimpulkan bahwa media tiga dimensi yang dikembangkan valid, praktis dan efektif untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada subtema lingkungan tempat tinggalku kelas IV Sekolah dasar.

 

Kata Kunci: Media Tiga Dimensi, Kooperatif STAD, Hasil Belajar.

 

Abstract

This research aims to develop a three-dimensional media such as natural appearance models and media stereometri maps are valid, practical and effective. Validity can be seen from the results of validation experts, practicality can be seen from learning activities, while effectiveness can be seen from the results of student learning. By using the media that has been developed in the learning activities are expected to improve student learning outcomes in subtheme my neighborhood Grade 4th of Elementary School. This type of research is research development. Development model used is four-D Models, including the stage of define, stage design, develop and the disseminate. Methods of data collection include validity, observation and tests the results of the study. Test the hypothesis in this study using independent sample t test. The results showed that 1) the validity of the media three-dimensional developed categorized as good, 2) Practicality media three-dimensional learning activities categorized as excellent, 3) The effectiveness of media three-dimensional in study indicates that the results of t-test analysis of the value pretest the experimental class and Sig values obtained control class. (2-tailed) 0.614> (α = 0.05), it implies that the two classes have the same initial knowledge. Instead, the results of t-test analysis of the value of posttest in the experimental class and control class values obtained Sig. (2-tailed) 0.000 < (α = 0.05), it implies that the two classes have different learning outcomes. Based on these results it can be concluded that the three-dimensional media developed valid, practical and effective way to improve student learning outcomes in subtheme my neighborhood Grade 4th of Elementary School.

 

Keyword: Three Dimensional Media, cooperative STAD, learning outcomes.

Full Text:

PDF

References


Agung, L. (2011). “Character education Integration in Social Studies Learning”. International Journal of History Education. Vol. XII No.2. pp.392-403.

Aqib, Zaenal. (2013). Model-model, Media, dan Strategi Pembelajaran. Bandung : Yrama Widya.

Arend, Richard I. 2012. Learning To Teach. New York: MCGraw-Hill

Arikunto, Suharsimi.(2013). Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara.

Arsyad, Azhar. (2009). Media Pembelajaran. Jakarta : PT Raja Grafindo persada.

Crow and Crow.(1973). An Out Line of General Psychology. New York: Lethe Field Adam And Co.

Depdiknas. (2003).Undang-undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun (2003) tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta : Depdiknas.

Dewi Puspita, IGA.A. Sri Asri, & I Km. Ngurah Wiyasa. (2014). Model pembelajaran take and give berbantuan media Grafis terhadap hasil belajar PKn SD. e-Journal Mimbar Universitas Pendidikan Ganesha, Vol: 2 No:1

Dimyati dan Mudjiono. (2002). Belajar dan Pembelajaran. Jakarta : PT. Rineka Cipta.

Djamarah, Syaiful Bahri. (2006). Guru dan Anak dalam interaksi Edukatif. Jakarta : Rineka Cipta.

Fogarty, Robin. (1991). Integrate The Curricula. USA : Skylight Publishing.

Hill, Susan dan Tim Hill, 1993. The Collaborative Classroom: A guide to cooperative learning. Victoria: Eleamor Cartain Publishing.

Ibrahim, Fida Rachmawati, M. Nur dan Ismono. (2004). Pembelajaran kooperatif. Surabaya. Unesa university press.

Indonesia. (2014). Tempat Tinggalku. Jakarta : Kemdikbud.

Isman, A. (2011). “Instructional Design in Education : New Model”. The Turkish Online Journal of Educational Technology. Vol. 10 Issue 1. pp.136-142.

Istiana, Sri. (2012). Pengembangan media puzlle untuk pembelajaran IPS di SMP negeri 2 parengan. Surabaya : Tesis Magister Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya.

Johnson, David W dan Robert T Johnson. 2002. Maningful Assessment A Manageable and Cooperative Process. Boston: Allyn And Bacon.

Joyce, B. and Weil, M. (1996). Models of Teachings. Boston:Allyn and Bacon.

Kilinc, E. (2014). “Pre-Service Social Studies Teachers’ Understandings about the Nature of the Social Studies”. International Electronic Journal of Elementary Education. Vol. 6 No. 3. pp. 415-426.

Matius, benyamin. (2008). Pengembangan perangkat pembelajaran pada pelajaran sains kelas V SD kajian peristiwa alam dan sumberdaya alam dengan menerapkan model pembelajaran kooperatif tipe STAD. Surabaya : Tesis Magister Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya.

Mikarsa.Hera Lestari. (2009). Materi Pokok Pendidikan Anak SD. Jakarta : Universitas Terbuka.

Noviandari Kartika. (2014). Pengembangan media animasi dalam pembelajaran inkuiri subtema lingkungan tempat tinggalku untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas IV di sekolah dasar. Surabaya : Tesis Magister Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya.

Nur, Muhamad. (2011). Model Pembelajaran Kooperatif. Surabaya : KEMDIKNAS UNESA PUSAT SAINS DAN MATEMATIKA.

Pritchard A. dan J. Woollard, 2010. Psychology for The Classroom: Contructivism and Social Learning. Oxon: Routledge.

Purwanto. (2009). Evaluasi Hasil Belajar. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.

Ratumanan. (2011). Penilaian Hasil Belajar pada Tingkat Satuan Pendidikan. Surabaya: Unesa university press.

Rias, Riaza Mohd. (2011). The Effects of Varied Animation in Multimedia Learning: Is the extra effort worthy. International Journal of Digital Information and Wireless Communications, 1(3): 582-590

Riyanto, Yatim. (2014). Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenadamedia Gruop.

Rusman. (2012). Model-model Pembelajaran. Jakarta : PT Raja Grafindo persada.

Sadiman, Arief S. ((2012)). Media Pendidikan. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.

Sanjaya, Wina. (2007). Srategi Pembelajaran. Jakarta: Kencana.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-faktor yang mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Slavin, E. Robert. (2009). Cooperative Learning Teori, Riset dan Praktik. Bandung : Nusa Media.

Slavin, R. E. (1994). Cooperative learning : theory, reserch, and practice. London : allya.

Solihatin, Etin. (2014). Strategi Pembelajaran PPKN. Jakarta : Bumi Aksara.

Sudjana, Nana. (2009). Media Pengajaran. Bandung : Sinar Baru Algensindo.

Sugiyono. (2008). Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Suhartono. (2014). Pengembangan poster digital terhadap hasil belajar mata pelajaran ips materi konektivitas antar – ruang dan waktu pada siswa kelas VII SMP yos sudarso sidoarjo. Surabaya : Tesis Magister Pendidikan, Universitas Negeri Surabaya.

Susilana, Rudi & Cepi Riyana. (2011). Media Pembelajaran. Bandung : CV Wacana Prima.

Thiagarajan s, sammel dan samel. (1974). Intruction development for training teacher of expceptional children. Minnesota : Indiana University.

Tiantong, M. & Teemuangsai S. (2013). Student Team Achievement Divisions (STAD) Technique through the Moodle to Enhance Learning Achievement. International Education Studies, Vol. 6, No. 4; 2013

Trianto. (2007). Model Pembelajaran Terpadu Dalam Teori dan Praktek. Jakarta : Prestasi Pustaka.

Trianto.(2011). Model-Model Pembelajaran Inovatif berorientasi Konstruktivistik. Jakarta : Prestasi Pustaka.

Waskito. (2014). Media Pembelajaran Interaktif Matematika Bagi Sekolah Dasar Kelas 6 Berbasis Multimedia. Speed Journal – Sentra Penelitian Engineering dan Edukasi – Volume 11 No 3 - 2014 - ijns.org

Wyk, Micheal M van. (2012). The Effects of the STAD-Cooperative Learning Method on Student Achievement, Attitude and Motivation in Economics Education. J Soc Sci, 33(2): 261-270

____________. 2016. Kurikulum Sekolah Dasar. Surabaya : SDN Banyu Urip VI.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.