Implementation of CSR Programs by Tjoekir Sugar Factory Towards the Welfare of Cukir Village Community
DOI:
https://doi.org/10.26740/jekobi.v8n2.p57-64Kata Kunci:
CSR, community welfare, triple bottom line, maqashid shariah, PG TjoekirAbstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) yang dijalankan oleh Pabrik Gula (PG) Tjoekir terhadap kesejahteraan masyarakat Desa Cukir (Hendar, 2023). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi (Dalimunthe & Arif, 2022). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan CSR PG Tjoekir terbagi dalam empat bidang utama, yaitu ekonomi, sosial budaya, infrastruktur, dan kesehatan (Setiawan, 2023). Di bidang ekonomi, perusahaan melaksanakan kemitraan tebu dan pelatihan kewirausahaan, namun kegiatan ketenagakerjaan PKWT tidak termasuk CSR karena tergolong aktivitas operasional perusahaan yang diatur dalam undang-undang perpajakan (UU No. 36 Tahun 2008; UU PT No. 40 Tahun 2007). Di bidang sosial budaya, perusahaan berkontribusi pada kegiatan keagamaan seperti Haul Gus Dur dan pembangunan tempat ibadah (Zuhroh & Lahuri, 2020). Pada bidang infrastruktur, kontribusi CSR terwujud dalam pembangunan jalan lingkungan dan normalisasi saluran irigasi sepanjang 2.700 meter (Purnomo & Hidayati, 2025). Sementara itu, di bidang kesehatan, PG Tjoekir menjalankan program pengobatan gratis, fogging, dan pembagian sembako serta vitamin bagi masyarakat (Zain & Abdullah, 2025). Keseluruhan program memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat meskipun belum seluruhnya merata dan partisipatif (Ode et al., 2025). Penelitian ini menyimpulkan bahwa CSR PG Tjoekir telah menyentuh berbagai aspek Triple Bottom Line dan nilai-nilai Maqashid Syariah, namun diperlukan perbaikan dalam hal transparansi, evaluasi dampak, dan pelibatan masyarakat untuk mencapai keberlanjutan yang inklusif.
Kata Kunci : CSR, kesejahteraan masyarakat, triple bottom line, maqashid syariah, PG Tjoekir
Referensi
Adi, S. (2013). Parameter umum dalam mengukur kesejahteraan masyarakat: ekonomi, perumahan, pendidikan, kesehatan, lingkungan, spiritualitas, rekreasi, dan jaminan sosial. Jurnal Inisiatif Pengembangan Masyarakat, 10(1), 15–28.
Asmara, T. T. P., Murwadji, T., Kartikasari, & Afriana, A. (2023). Corporate Social Responsibility and Cooperatives Business Sustainability in Indonesia: Legal Perspective. Sustainability, 15(7).
Az Zahrani, G., Bilqis, L., Mulyanti, Y., & Ahmad Mughni, J. (2025, Mei 16). Analisis perbandingan Corporate Social Responsibility (CSR) dan zakat dalam perspektif manajemen keuangan syariah. Jurnal Ekonomi Manajemen dan Bisnis (JEMB), 2(5), 173–184.
Carroll, A. B., & Brown, J. (2023). Corporate social responsibility in a global context: Revisiting theories and practices. Business & Society Review, 128(1), 45–68.
Dalimunthe, R. H., & Arif, M. (2022). Analysis of the Implementation of Corporate Social Responsibility (CSR) in Islamic Financial Institutions in the Triple Bottom Line Perspective. East South Journal
Dusuki, A. W., & Abdullah, N. I. (2007). Maqasid al Shari’ah, Maslahah, and Corporate Social Responsibility. American Journal of Islamic Social Sciences, 24(1), 25–45
Gani, N. R., Ahmad, S., & Jusoh, A. F. (2019). Relevance of Maqasid Al Shariʿah in Corporate Social Responsibility. International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 9(11).
Hendar, J. (2023). Maqashid Sharia as the basis for decision making of corporate social responsibility based on a prophetic legal paradigm. Jurnal Pembangunan Hukum
Hendar, J., Chotidjah, N., & Rohman, A. (2021). Implementasi Tanggung Jawab Sosial Perusahaan pada Perbankan Syariah Ditinjau dari Maqashid Syariah. Anterior Jurnal, 20(3), 70–79.
Hidayat, M. (2023). Implementasi Konsep Triple Bottom Line dalam Pengembangan kawasan wisata air terjun Takapala. Economics and Digital Business Review, 4(1), 797–804.
Huda, M. (2011). Konfigurasi infak, sedekah, zakat, dan wakaf untuk kemandirian umat: Sebuah model integratif membangun filantropi Islam di era Indonesia kontemporer. Justicia Islamica, 8(2), 44–56.
Jaatsiyah, A. F. J., & Widinarsih, D. (2023). A new CSR paradigm for state‑owned enterprises in Indonesia. Journal of Humanities and Social Studies, 6(3).
Juliano, K. A., & Rofiaty, R. (2023). Implementasi Corporate Social Responsibility (CSR) Berdasarkan Konsep Triple Bottom Line. Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi, 2(4).
Lisnawati, S. (2016). Metode penelitian kualitatif: sumber dan teknik pengumpulan data primer dan sekunder. Dalam In: Metode Penelitian Kualitatif – Santi Lisnawati. Diakses dari Santilisnawati.wordpress.com, Maret 2021.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative Data Analysis: An Expanded Sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.
Mohd Zain, F. A., & Wan Abdullah, W. A. (2025). Development of a comprehensive sustainability performance index for takaful operators: integrating Maqasid Al-Shariah and stakeholder perspectives.
Muchlis, S., & Sukirman, A. S. (2016). Implementasi Maqashid Syariah dalam Corporate Social Responsibility di PT Bank Muamalat Indonesia. Jurnal Akuntansi Multiparadigma, 1(2).
Mulyani, S. I., Karsidi, R., Kartono, D. T., & Anantanyu, S. (2025). Creating shared value through sustainable partnerships: The role of CSR in the spice farming sector in Indonesia. Research Journal in Advanced Humanities, 6(1).
Ode, H., Natsir, I., & Mayndarto, E. C. (2025). Shariah and Corporate Social Responsibility: A Comparative Analysis of Shariah-Compliant Businesses in Indonesia and Malaysia. SOLJ Journal
Pemerintah Provinsi Jawa Timur. (2016). Peraturan Daerah Provinsi Jawa Timur Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan.
PTPN X. (2022). Laporan Tahunan 2022: Implementasi CSR dan Dampaknya.
Purnama, Y. I. (2024). Implementation of the triple bottom line concept to improve sustainable marketing performance. Journal of Economics and Business Letters, 4(2), 40–50.
Purnomo, J. H., & Hidayati, N. N. (2025). Islamic Social Business Model in Enhancing Community Welfare: A Maqashid Shariah and Sustainable Economy Approach. MJIE Journal.
Putri, N. W. (2019). Implementasi penerapan Islamic Corporate Social Responsibility pada Spiritual Company Waroeng Group perspektif Maqasid al Syariah. Valid: Jurnal Ilmiah, 16(2), 208–214.
Radisatra, B., & Ganiem, L. M. (2024). The influence of CSR communication on legitimacy, trust and reputation of BPJS Ketenagakerjaan. Jurnal ICT: Information and Communication Technologies, 16(1).
Salimudin, M., & Jubaedah, D. (2024). Islamic Corporate Social Responsibility (ICSR): Kerangka konseptual dan pelaporan berdasarkan maqashid syariah. Jurnal Ilmiah Ekonomi Islam.
Sani, N. T., Kinanti Mutiara, R. S., & Pratama, K. R. (2023). Stakeholders alignment in CSR implementation in Southeast Asian agro industry. Global South Review.
Sanityastuti, M. S. (2010). Corporate Social Responsibility (CSR) sebagai aktualisasi zakat, infaq dan shadaqah (ZIS). Jurnal Komunikasi, 3(2), 151–162.
Sayekti, Y., Agustini, A. T., Irmadariyani, R., & Purnamawati, I. (2024). Value relevance on Shariah Corporate Social Responsibility disclosure: An ethical perspective in agroindustry companies in Indonesia. Himalayan Journal of Economics and Business Management, 5(1).
Seran, M. D. A. L., Hwihanus, H., & Lavenia, L. (2024). Urgency of Corporate Social Responsibility (CSR) for Corporate Advancement in Indonesia. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 8(1).
Setiawan, I. (2023). The significance of corporate social responsibility in sustainable development: An analysis from an Islamic law perspective. UIN Sunan Gunung Djati Repository
Sugiyono. (2005). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat, memberdayakan rakyat: Kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Bandung: Refika Aditama.
Suryanti, & Susilowati. (2025). Kesejahteraan masyarakat dalam perspektif kebutuhan dasar dan rohani: studi pada kawasan urban di Jawa Timur. Jurnal MAS: Pemerintah dan Kebudayaan, 4(2), 45–60.
Untung, R., Wahyudi, E., & Syafrina, A. (2017). Analisis efektivitas program CSR dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan. Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 21(1), 53–67.
Waswa, F., Netondo, G., & Wekesa, S. (2009). Enhancing household food and income security through improved sugarcane production: The case of Kakamega district, Kenya. Journal of Sustainable Development in Africa, 10(4), 113–127.
Yhulliyani, N. (2018). Pengaruh CSR terhadap Petani Tebu dan Karyawan Pabrik Gula Tjoekir PTPN X Kabupaten Jombang (Skripsi, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta).
Yuliarthi, N. W., Supiani, N., Hasanah, U., & Saputra, M. F. (2024, Desember 30). Implementation of Zis (Zakat, Infaq, Sedekah) with Corporate Social Responsibility (CSR) in an Effort to Support the SDGs Program (Case Study: Point 1 No Poverty). Journal of Finance and Business Digital, 3(4), 337–354.
Zuhroh, A. A., & bin Lahuri, S. (2020). Implementing CSR in Sharia Hotels for Sustainable Social Development: A Maqashid Sharia Perspective. CSR Journal
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ferdiyansyah Muhammad , Yasin Ach.

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Abstract views: 161
,
PDF Downloads: 162








