PERANCANGAN VIDEO MOTION GRAPHIC SEBAGAI MEDIA INFORMASI PROSEDUR NAIK BUS TRANSJATIM BAGI PENUMPANG
Abstract
Media informasi mengenai prosedur naik Bus Transjatim yang tersedia saat ini masih didominasi penyampaian informasi berbentuk teks sehingga kurang menarik, interaktif, dan informatif. Kondisi tersebut menyebabkan sebagian masyarakat masih mengalami kesulitan memahami prosedur naik Bus Transjatim. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep, proses, dan hasil perancangan video motion graphic sebagai media informasi prosedur naik Bus Transjatim. Penelitian menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan kuesioner. Hasil perancangan berupa video motion graphic berdurasi 2 menit 3 detik dengan ilustrasi vektor 2D bergaya flat design, motion infographic, dan kinetic typography. Produk divalidasi oleh ahli materi dan ahli media serta diuji kepada 35 responden menggunakan skala Likert. Hasil validasi ahli materi memperoleh persentase 100% (Sangat Baik), sedangkan ahli media 90% (Sangat Baik). Hasil uji responden memperoleh rata-rata 98,36% (Sangat Baik), meliputi aspek visual 98,86%, materi atau informasi 96,29%, kemudahan pemahaman 98,86%, dan efektivitas media 99,43%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa video motion graphic layak digunakan sebagai media informasi prosedur naik Bus Transjatim.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 32
,
PDF Downloads: 39