PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAMPAK NEGATIF MAKANAN DAN MINUMAN MANIS UNTUK ANAK USIA 6-7 TAHUN

Authors

  • Muhammad Zahiruddin Zaki Zaki Universitas Negeri Surabaya

Abstract

Konsumsi makanan dan minuman manis secara berlebihan pada anak usia sekolah dasar menjadi persoalan kesehatan serius di Indonesia. Riskesdas 2018 mencatat prevalensi karies gigi pada siswa SD sebesar 92,6%, sementara SKI 2023 mencatat 84,8% pada anak usia 5–9 tahun, diiringi peningkatan kasus obesitas dan diabetes anak. Anak usia 6–7 tahun dinilai sebagai periode strategis untuk intervensi edukasi karena karakteristik kognitifnya yang masih bergantung pada representasi visual dan konkret. Penelitian ini bertujuan merancang buku ilustrasi interaktif berjudul "Detektif Gula" sebagai media edukasi dampak negatif makanan dan minuman manis bagi anak usia 6–7 tahun. Metode yang digunakan adalah Design Thinking dengan lima tahapan: Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, dan studi literatur. Hasil perancangan berupa buku cetak berukuran 21×21 cm dengan 24 halaman, menampilkan karakter Rara sebagai "Detektif Gula" dengan sembilan elemen interaktif. Validasi tiga ahli menunjukkan kelayakan rata-rata 85,33% (Sangat Layak), sedangkan uji coba kepada lima anak menunjukkan tingkat pemahaman dan keterlibatan tinggi. Perancangan ini berkontribusi pada pencegahan penyakit tidak menular (SDG 3) dan penyediaan media pembelajaran usia dini berkualitas (SDG 4).

Downloads

Published

2026-07-10

How to Cite

Zaki, M. Z. Z. (2026). PERANCANGAN BUKU ILUSTRASI INTERAKTIF SEBAGAI MEDIA EDUKASI DAMPAK NEGATIF MAKANAN DAN MINUMAN MANIS UNTUK ANAK USIA 6-7 TAHUN. Journal of Design and Creative Media Studies, 1(3), 327–337. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/jdcms/article/view/56711
Abstract views: 18 , PDF Downloads: 7