PERANCANGAN MOTIF BATIK DIGITAL “SEKAR PITULIKUR” SEBAGAI IDENTITAS VISUAL BATIK KHAS LAMONGAN
Keywords:
Batik Digital, Batik Khas Lamongan, Identitas Visual, Sekar PitulikurAbstract
Batik merupakan warisan budaya Indonesia yang memiliki nilai estetika, filosofis, dan identitas lokal yang kuat. Kabupaten Lamongan sebagai salah satu wilayah di Jawa Timur memiliki potensi daerah yang beragam, meliputi aspek geografis, sejarah, kuliner, budaya, dan agama. Namun, identitas visual batik khas Lamongan masih perlu diperkuat melalui pengembangan motif yang mampu merepresentasikan kekayaan lokal tersebut secara utuh dan relevan dengan perkembangan desain masa kini. Perancangan motif batik digital berjudul
Sekar Pitulikurdilakukan sebagai upaya membangun identitas visual batik khas Lamongan melalui pendekatan desain kontemporer.
Sekar Pitulikur, yang berarti “Bunga 27”, merujuk pada jumlah kecamatan di Kabupaten Lamongan dan dimaknai sebagai simbol keseimbangan serta harmoni dalam kehidupan masyarakatnya. Metode perancangan yang digunakan adalah Design Thinking, yang meliputi tahapan empathise, define, ideate, prototype, dan test. Data diperoleh melalui studi pustaka, observasi visual, serta analisis elemen lokalitas Lamongan. Hasil perancangan menghasilkan motif batik digital yang terdiri dari tiga elemen utama, yaitu potensi bahari dan geografis, sejarah dan kuliner, serta budaya dan agama. Ketiga elemen tersebut divisualisasikan melalui simbol, siluet, dan ornamen khas Lamongan yang disusun dalam satu kesatuan motif sebagai identitas visual batik khas Lamongan
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 7
,
PDF Downloads: 8