Peran Pemerintah Desa Dalam Partisipasi Peningkatan Aset Desa (Studi Kasus Sungai Bengawan Mati, Desa Tejoasri, Lamongan)
Abstract
Partisipasi peningkatan aset desa di Desa Tejoasri, Lamongan dengan studi kasus Sungai Bengawan Mati melalui pratinjau aspek partisipasi masyarakat. Latar belakang dalam penelitian ini adalah pengelolaan sungai masih belum didukung dengan regulasi yang jelas, pemberdayaan masyarakat yang belum optimal yang berdampak pada evaluasi program dan pemanfataan ekonomi yang masih terbatas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan deskriptif dengan menggunakan teori partisipasi masyarakat yang terdiri dari 4 indikator yakni, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, dan evaluasi. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukan bahwa peran pemerintah desa dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan, dan pengambilan manfaat sudah melibatkan partisipasi masyarakat melalui musyawarah desa dan kegiatan pemberdayaan. Namun, partisipasi masyarakat belum optimal dan terbatas dalam tahap evaluasi. Simpulan dari penelitian ini adalah pengelolaan sungai bengawan mati telah melibatkan masyarakat tetapi belum sepenuhnya berjalan. Oleh karena itu, pemerintah desa agar memperkuat mengenai regulasi pengelolaan sungai yang jelas, mengembangkan dan meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dan membuka ruang evaluasi kepada masyarakat untuk berpartisipasi guna mengoptimalkan pemanfaatan sungai bengawan mati.
Kata Kunci: peran pemerintah desa, partisipasi masyarakat, pengambilan keputusan, pelaksanaan, pengambilan manfaat, evaluasi.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 4
,
PDF Downloads: 10
