PENERAPAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM METODE PEMBAYARAN PARKIR NON-TUNAI DI JALAN JIMERTO KOTA SURABAYA

Authors

  • Aristo Rifqi Andrean UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA
  • Gading Gamaputra

Keywords:

KEBIJAKAN, PEMBAYARAN, PARKIR

Abstract

Penerapan sistem parkir tanpa uang tunai di wilayah Kota Surabaya diterapkan sebagai upaya untuk mengoptimalkan retribusi parkir demi meningkatkan pendapatan asli daerah sekaligus menekan praktik pemungutan biaya parkir ilegal. Salah satu kawasan yang menerapkan kebijakan ini adalah Jalan Jimerto, yang menggunakan metode pembayaran non-tunai melalui Qris. Penelitian ini bertujuan untuk menilai sejauh mana pelaksanaan tersebut berjalan dengan efektif pada sistem pembayaran parkir non-tunai sebagai kebijakan pemerintah di kawasan tersebut. Beberapa tantangan dalam pelaksanaannya termasuk ketidakterbiasaan sebagian masyarakat, terutama kalangan lanjut usia, terhadap metode pembayaran non-tunai dan adanya penolakan dari beberapa juru parkir saat kebijakan pertama kali diterapkan.  Jenis penelitian yang diterapkan menggunakan metode kualitatif yang berpijak pada pendekatan deskriptif. Fokus utama pada kajian adalah menganalisis kebijakan mengenai penggunaan sistem pembayaran non-tunai dalam proses transaksi parkir di Jalan Jimerto, Surabaya, dan mengkorelasikannya dengan indikator efektivitas menurut Duncan dalam Steers. Hasil penelitian ini adalah 1) Pencapaian Tujuan, menunjukkan bahwa tujuan kebijakan pembayaran parkir non-tunai berjalan sesuai aturan. Meskipun perolehan PAD belum optimal. Kendala seperti ketidaktahuan sebagian pengendara lanjut usia tidak mengganggu pelaksanaan, karena tersedia opsi tunai. Mayoritas pengguna kalangan anak muda telah terbiasa dengan kebijakan tersebut. 2) Integrasi, menunjukkan bahwa antara Dinas Perhubungan dan juru parkir berjalan dengan lancar, ditandai dengan kehadiran juru parkir resmi, fasilitas pendukung, dan sanksi bagi pelanggaran. Penolakan awal kebijakan karena sebagai juru parkir khawatir berkurangnya tips namun tidak berlangsung lama. Kebijakan ini dinilai lebih transparam, akuntabel, serta sejalan dengan prinsip pelayanan publik. 3) Adaptasi, Kebijakan parkir non-tunai di Jalan Jimerto berjalan dengan baik didukung kolaborsi dan edukasi dari Dinas Perhubungan. Meskipun sempat ada penolakan, kini diterima luas. Pembayaran tunai tetap disediakan untuk pengguna lansia agar layanan tetap inklusif. Rekomendasi penelitian ini yakni diharapkan adanya pelatihan atau sosialisasi melalui berbagai saluran seperti media sosial, baliho, atau penyuluhan langsung di lokasi parkir, pemberian insentif kepada juru parkir resmi berdasarkan kinerjanya, memberikan fasilitas akun QRIS khusus ke juru parkir untuk membantu yang tidak paham kemudian orang tersebut menggantikan dengan uang tunai ke juru parkir.

Downloads

Published

2026-02-12

How to Cite

Aristo Rifqi Andrean, & Gamaputra, G. (2026). PENERAPAN KEBIJAKAN PEMERINTAH DALAM METODE PEMBAYARAN PARKIR NON-TUNAI DI JALAN JIMERTO KOTA SURABAYA. Jurnal Inovasi Administrasi Negara Terapan, 3(4). Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/innovant/article/view/44613

Issue

Section

Articles
Abstract views: 8 , PDF Downloads: 5