Analisa Kebutuhan Main Drive Mesin Press Jamu Menggunakan Motor Listrik AC Dengan Sistem Mekanisme Screw Jack Penekan Bawah

Authors

  • Ahmad Afif Afandi universitas negeri surabaya

DOI:

https://doi.org/10.26740/inajet.v5n2.p73-78

Abstract

Mesin press adalah mesin yang digunakan untuk menghasilkan tekanan dan kompres item tertentu. Sumber tenaga untuk mesin press adalah tenaga manusia, tekanan hidrolik, motor listrik, dan pneumatik. Hingga saat ini, mesin press terus berkembang untuk memenuhi kebutuhan pengguna, seperti pembengkokan lembaran logam dalam pembuatan komponen mesin, penyegelan kemasan minuman, pemotongan kertas, dan pemerasan jus makanan.Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisa kebutuhan main drive mesin press jamu dengan menggunakan motor listrik dengan sistem mekanisme screw jack penekan bawah.Manfaat penilitian ini adalah agar dapat mengetahui kebutuhan main drive mesin press jamu dengan menggunakan motor listrik dengan sistem mekanisme screw jack penekan bawahMetode dalam penelitian ini yaitu Observasi,Wawancara,Studi Literatur Secara langsung mengamati,mewawancarai, dan mencari dari beberapa sumber mengenai bagaimana proses Analisa kebutuhan main drive mesin jamu menggunakan motor listrik dengan sistem mekanisme screw jack penekan bawah.Berdasarkan pengamatan dan hasil kerja praktik yang dilakukan di CV. Cahaya Berkah Gusti, dapat mengetahui proses perhitungan kebutuhan main drive mesin press jamu. Dari Analisa perhitungan torsi perhitungan perancangan didapatkan sebesar 176,6 Nm lebih besar dari torsi yang dibutuhkan 16,8 Nm sehingga perancangan layak digunakan.Berdasarkan pengamatan dan hasil kerja praktik yang dilakukan di CV. Cahaya Berkah Gusti, dapat mengetahui proses perhitungan kebutuhan main drive mesin press jamu. Dari Analisa perhitungan torsi perhitungan perancangan didapatkan sebesar 176,6 Nm lebih besar dari torsi yang dibutuhkan 16,8 Nm sehingga perancangan layak digunakan.

Downloads

Published

2023-04-30

Issue

Section

Articles
Abstract views: 104 , PDF Downloads: 198