Multifactorial Influences on ADHD in Children: The Roles of Biological and Enviromental Factors

Authors

  • Dhaifani Salsabilla Universitas Negeri Surabaya
  • Onny Fransinata Anggara Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder, Case Study, Genetic, Prenatal-Perinatal, Parenting

Abstract

Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) is a neurodevelopmental disorder characterized by inattention, disorganization, and/or hyperactivity-impulsivity, which interferes with daily functioning, and has multifactorial causes involving biological, psychosocial, and environmental factors. This study aimed to examine genetic, prenatal, perinatal, and environmental/parenting influences on ADHD in two children. A qualitative multiple case study design was employed, with data collected through semi-structured interviews with mothers and participatory observations during five therapy sessions for each subject. Thematic analysis revealed that subject MN’s symptoms were primarily linked to genetic predisposition, supported by a family history of ADHD, as well as prenatal maternal stress and pregnancy complications. Subject HA’s symptoms were more strongly associated with prenatal risks, including maternal smoking and economic stress. Both subjects shared perinatal factors—premature birth, low birth weight, and NICU care. Environmental influences differed, with MN receiving consistent parenting and limited gadget exposure, while HA experienced inconsistent parenting and early gadget use. These findings underscore the complex interplay of genetic vulnerability, prenatal and perinatal conditions, and environmental factors in shaping individual ADHD profiles.

Abstrak

Attention-Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan saraf yang ditandai oleh gejala kurangnya perhatian (inatensi), disorganisasi, dan/atau hiperaktivitas-impulsivitas, yang mengganggu fungsi sehari-hari. ADHD memiliki penyebab multifaktorial yang melibatkan faktor biologis, psikososial, dan lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh faktor genetik, prenatal, perinatal, serta lingkungan/pola asuh terhadap ADHD pada dua anak. Desain penelitian menggunakan studi kasus jamak kualitatif, dengan pengumpulan data melalui wawancara semi-terstruktur kepada ibu dan observasi partisipatif selama lima sesi terapi pada masing-masing subjek. Analisis tematik menunjukkan bahwa gejala pada subjek MN terutama berkaitan dengan predisposisi genetik, didukung oleh riwayat keluarga ADHD, serta stres maternal selama kehamilan dan komplikasi kehamilan. Sementara itu, gejala pada subjek HA lebih kuat berasosiasi dengan risiko prenatal, termasuk kebiasaan merokok ibu selama kehamilan dan tekanan ekonomi. Kedua subjek memiliki faktor perinatal yang serupa, yaitu kelahiran prematur, berat badan lahir rendah, serta perawatan di NICU. Pengaruh lingkungan menunjukkan perbedaan: MN memperoleh pola asuh yang konsisten dan paparan gawai yang terbatas, sedangkan HA mengalami pola asuh yang tidak konsisten dan penggunaan gawai sejak dini. Temuan ini menegaskan adanya interaksi yang kompleks antara kerentanan genetik, kondisi prenatal dan perinatal, serta faktor lingkungan dalam membentuk profil ADHD yang spesifik pada tiap individu.

Downloads

Published

2026-01-31

How to Cite

Salsabilla, D., & Anggara, O. F. (2026). Multifactorial Influences on ADHD in Children: The Roles of Biological and Enviromental Factors. Asean Journal of Self & Psychological Measurement, 1(01), 37–45. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/ajspm/article/view/51216
Abstract views: 13 , PDF Downloads: 11