Skip to main navigation menu Skip to main content Skip to site footer

Articles

Vol. 1 No. 2 (2023): ABISATYA: Journal of Community Engagement

Literasi Hukum: Legalitas Produk dan Halal Awarness dalam rangka Meningkatkan Pemasaran Usaha Mikro Kecil dan Menengah

Submitted
November 24, 2023
Published
2023-12-26

Abstract

Abstrak

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat mengenai kegiatan literasi hukum kepada perihal legalitas produk dan kesadaran halal dalam rangka meningkatkan pemasaran usaha mikro, kecil, dan menengah. Mitra/target audiens dalam kegiatan PKM adalah para pelaku UMKM di bidang pangan. Hasil kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat setelah tim Pengabdian Masyarakat memberikan literasi hukum, menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman hukum yang signifikan. Berdasarkan kegiatan pengabdian yang berhubungan dengan pengetahuan dan pemahaman mengenai legalitas produk, berdasarkan hasil pretest diperoleh hasil mayoritas belum mengetahui dan memahami manfaat dan tujuan sertifikasi halal, selanjutnya materi diberikan oleh tim PKM, akhirnya diberikan posttest, hasilnya mayoritas belum mengetahui dan memahami manfaat dan tujuan sertifikasi halal. Target audiens belum memiliki pemahaman mengenai halal branding guna memperluas pemasaran dan meningkatkan pendapatan. Hal ini dikarenakan UMKM mayoritas masih berusia di bawah 5 tahun dengan pengetahuan dan pemahaman yang terbatas mengenai sertifikasi halal dan biaya sertifikasi sehingga mayoritas belum memiliki sertifikat halal.

References

  1. B. A. Riswandi, “Hukum Merek Dan Usaha Kecil Menengah (UKM): Upaya Mewujudkan Daya Kompetitif,” J. Manag. Bus., p. 49, 2004.
  2. M. A. Masnun, “Reorientasi Pengaturan Pemberdayaan Hukum Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah Melalui Hak atas Merek Kolektif,” J. Wawasan Yuridika, vol. 3 2019, no. 2, p. 235, 2019.
  3. D. Wahyu, A. K., Putra, Y. R. K., Utami, R. W. S., & Hertati, “Efektivitas Pemberlakuan Jam Operasional bagi Sektor UMKM di Kota Surabaya,” J. Sos. Ekon. dan Polit., vol. 2, no. 2, pp. 9–18, 2021.
  4. D. K. dan U. K. M. Jatim, “Jumlah UMKM Provinsi Jawa Timur.”
  5. A. Setyobudi, “Peran Serta Bank Indonesia Dalam Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM),” Bul. Huk. Perbank. Dan Kebanksentralan., vol. 5, no. 2, pp. 29–35.
  6. M. A. et all Masnun, “Menakar Kewajiban Penggunaan Bahasa Indonesia Pada Merek Dagang,” Mimb. Huk., vol. 32, no. 3, pp. 392–406, 2020.
  7. DJKI, “DJKI Beri Kemudahan dalam Pelindungan Merek bagi UMKM,” dgip.go.id, 2021. https://www.dgip.go.id/artikel/detail-artikel/djki-berikan-kemudahan-dalam-pelindungan-merek-bagi-umkm?kategori=.
  8. M. Hubeis, “Strategi Pengembangan UMKM Pangan Yang Berdaya Saing di Indonesia,” in Seminar Pengabdian Pada Masyarakat IPB, 2015, pp. 126–143.
  9. D. Triasih, “Kajian tentang Perlindungan Hukum Bagi Konsumen terhadap Produk Makanan Bersertifikat Halal,” Din. Sos. Budaya, vol. 18, no. 2, 2016.
  10. T. Abadi, Peran Serta Masyarakat dalam Pemberian Informasi Produk Halal. Jakarta: Badan Pembinaan Hukum Nasional, 2011.
  11. N. Nurdin, “Bisnis Wisata Halal,” Dialog, vol. 1, no. 2019, 42AD.
  12. N. N. Epriliyana, “Urgensi Ijin Keamanan Pangan ( P-IRT ) Dalam Upaya Membangun Kepercayaan Konsumen Dan Meningkatkan Jaringan Pemasaran,” J. Manaj. dan Bisnis Indones., vol. 5, no. 1, pp. 21–31, 2019.
  13. D. K. dan UMKM, “Ketua Dekranasda Jatim Buka Workshop Pasar Digital UMKM Indonesia,” Media Info KUMKM, 2022.
  14. A. dan W. H. 2012. Ali, Menjelajahi Kajian Empiris terhadap Hukum. Jakarta: Kencana, 2012.