The Modelling Capacity of Tapin River using HEC-RAS 5.0.7 Application

PEMODELAN KAPASITAS TAMPUNGAN SUNGAI TAPIN DENGAN APLIKASI HEC-RAS 5.0.7

Authors

  • Dwi Surya Saputri Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Lambung Mangkurat
  • Noordiah Helda University of Lambung Mangkurat

Keywords:

Flood Discharge, Storage Capacity, GPM Satellite Data, HEC-RAS 5.0.7

Abstract

Flooding is an event that occurs when water inundates dry land or when a river's flow exceeds its capacity. According to the National Disaster Management Agency (BNPB), in 2021, flooding occurred in Tapin, triggered by heavy rainfall. To analyze the river’s capacity to handle floods, it is necessary to use hydraulic modeling through the HEC-RAS application, which provides insight into the river's ability to accommodate floods, particularly after the construction of the Tapin Dam. This study aims to analyze the flood discharge volume based on hydraulic analysis using HEC-RAS 5.0.7. The study uses secondary data, including Digital Elevation Model (DEM) data, Global Precipitation Measurement (GPM) satellite rainfall data, and Cross Section data. The method used for the calculation analysis is the Nakayasu Synthetic Unit Hydrograph method. Based on the hydraulic analysis results, the maximum flood discharge before the Tapin Dam construction, for return periods ranging from 2 to 100 years, is between 202.07 m³/s and 520.13 m³/s. Meanwhile, after the construction of the Tapin Dam, the maximum flood discharge for the same return periods is between 147.15 m³/s and 316.69 m³/s.

 

References

Abbas, A. S. (2023). Watershed Delineation from DEM by Model Builder in ArcGIS. Civil Engineering Journal, 9(11).

Ado, M., dkk. (2022). Analisa Model Kapasitas Tampung Sungai Manikin dengan menggunakan Aplikasi HEC-RAS. Jurnal Teknik Sipil, 1(2).

Aprizal, Meris A. (2020). Aplikasi HEC-RAS dalam Pengendalian Banjir Sungai Way Kandis. Jurnal Teknik Sipil Intitut Teknologi Padang, 7(1), 1-8.

Azmie, M. & Helda, N. (2021). Analisis Pengaruh Pembangunan Bendungan Tapin terhadap Debit Banjir di Hilir Sungai Tapin Kabupaten Tapin. Jurnal Riset dan Invensi Teknologi, 1(1), 40-47.

Bachri, S., Aldianto, Y. E., Sumarmi, Sastro B U, K., & F Naufal, M. (2021). Flood Modelling of Badeng River Using HEC-RAS in Singojuruh Sub-District, Banyuwangi Regency, East Java, Indonesia. Jurnal Geografi, 13(1), 76–87.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (2021). Ribuan Rumah Warga Sejumlah Kabupaten di Kalimantan Selatan Dilanda Banjir. Diakses 23 April 2024.

Dariyanti, Y., Bhakti, T. & Achmad, N. (2022). Analisis Angkutan Sedimen Sungai Panjang Kabupaten Semarang. Jurnal Rancang Bangun Teknik Sipil, 8(2), 29-34.

Harahap, M. & Harahap, D. (2021). Evaluasi Saluran Drainase pada Jalan Tangguk Bongkar Kelurahan Tegal Sari Mandala II Kecamatan Medan Denai. Buletin Utama Teknik, 16(2), 94-102.

Leda, G. K. C., Bunganaen, W. & Udiana, I. M. (2024). Analisis Kapasitas Tampungan Sungai pada Daerah Aliran Sungai Kapsali Menggunakan HEC-RAS 6.4.1. Jurnal Forum Teknik Sipil, 4(2), 99-111.

Mustamin, M. R., dkk. (2024). Integration of UH SUH, HEC-RAS and GIS in Flood Mitigation with Flood Forecasting and Early Warning System for Gilireng Watershed, Indonesia. Earth, 5(3), 274-292.

Noor, M. A. & Utomo, B. (2013). Studi Kapasitas Sungai Riam Kiwa Menggunakan HEC-RAS 4.1.0. Info Teknik, 14(1), 81-91.

Nugroho, S. P. (2001). Analisis Hidrograf Satuan Sintetik Metode Snyder, Clark Dan SCS Dengan Menggunakan Model HEC-1 Di Das Ciliwung Hulu. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 2(1), 57–67.

Rahmawati, Ni’am, F. & Mudiyono, R. (2021). Kajian Penempatan Lokasi Bangunan Pengendali Sedimen (Check Dam) DAS Tapin. Jurnal Ilmiah, 64-77.

Saputra, M., Fatimah, E. & Azmeri. (2017). Analisis Kapasitas Tampungan dan Penentuan Lokasi Kerusakan. Jurnal Magister Teknik Sipil, 1-10.

Soegianto. 2010. Ekologi Perairan Tawar. Airlangga Universitas Press. Surabaya.

Soewarno. (1995). Hidrologi Aplikasi Metode Statistik untuk Analisa Data. Bandung.

Sunardi, S., Ilahi, A. F. & Soeharto, M. (2023) Tingkat Akurasi dan Presisi Data Hujan Sensor Peralatan Otomatis terhadap Penakar Hujan Konvensional di Provinsi Sulawesi Tengah. Buletin GAW Bariri, 4(2), 40-49.

Suripin. (2004). Sistem Drainase Perkotaan yang Berkelanjutan. Yogyakarta: ANDI Offset.

Tabri, M. (2024). Diguyur Hujan Deras, Sejumlah Ruas Jalan di Tapin Digenangi Air. Diakses 9 Maret 2024.

Triatmodjo, B. (2008). Hidrologi Terapan (I). Yogyakarta: Beta Offset.

Triatmodjo, B. (2010). Hidrologi Terapan (II). Yogyakarta: Beta Offset.

Wahyuni, S., Hambali, R. & Fahrani, F. (2020). Evaluasi Ketelitian Data Curah Hujan Satelit GPM terhadap Data Curah Hujan Permukaan, 1083-1094.

Wardhana, W. A. (2001). Dampak Pencemaran Lingkungan. Yogyakarta: Andi Offset.

Wijayanto, M. R. & Helda, N. (2022). Aplikasi Program HEC-RAS 5.0.7 untuk Pemodelan Banjir di Sub-sub DAS Martapura Kabupaten Banjar. Serambi Engineering, 3868-3880.

Yansyah, R., Kusumastuti, D. & Tugiono, S. (2015). Analisa Hidrologi dan Hidrolika Saluran Drainase Box Culvert di Jalan Antasari, Bandar Lampung menggunakan Program HEC-RAS. Jurnal Ilmiah Fakultas Teknik, 3(1), 1-12.

Yuliana, Y. (2023). Analisis Banjir Rancangan Menggunakan Metode Hidrograf Satuan Sintetis Nakayasu dan Metode Rasional pada DAS Pengabuan Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Zevri, A. (2020). Analisis Rencana Tinggi Tanggul Banjir DAS Bangkatan sebagai Alternatif Pengendalian Banjir Kota Binjai. Jurnal Sumber Daya Air, 16(2), 63-76.

Downloads

Published

2026-06-30
Abstract views: 4 , PDF Downloads: 16