Update Equipment Critically Rating Dan Analisa Kestabilan Maintenance Equipment Kategori A Dengan Nilai Mean Time Between Failures Di Pabrik PA1 B0102 PT Petrokimia Gresik

Authors

  • Arnes Setya Prayogo Jurusan Teknik Mesin Universitas Negeri Surabaya
  • R. Fairuz Zamani PT. Petrokimia Gresik

DOI:

https://doi.org/10.26740/otopro.v14n1.p24-34

Keywords:

ECR, MTBF, equipment

Abstract

Hasil update ECR (Equipment Critically Rating) pada pabrik PA1 functional location B0102 ditemukan beberapa equipment yang sudah tidak digunakan, beberapa equipment turun tingkat krtitisnya dibandingkan dengan sebelumnya, hal ini dikarenakan perbedaan metode dalam penggolongan ECR. Metode yang saya gunakan merupakan metode baru yang diterapkan tahun 2018 oleh Departemen Pemeliharaan III PT Petrokimia Gresik.Data Trend MTBF  dari equipment kategori A menunjukan banyaknya peralatan yang belum handal, kegiatan maintenance di Departemen Pemeliharaan III masih kurang efektif sehingga rata-rata waktu equipment bekerja dalam satu tahun tidak stabil.

References

Abernethy, R.B. 2000. Reliability and MTBF Overview. Vicor Reliability Engineering.

Adib, Mohammad. 2011. Etnografi Madura. Surabaya: Departemen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Airlangga.
Bagian K3. 2016. Prosedur Kesehatan dan Keselamatan Kerja PT Petrokimia Gresik. Gresik.

Bagian Personalia. 2016. Profil Perusahaan PT Petrokimia Gresik, PT Petrokimia Gresik. Gresik.

Bagian TA dan Reliabilitas. 2018. Prosedur Update Equipment Critically Rating, PT Petrokimia Gresik. Gresik.

Dolphina, E. 2011. Laporan Praktik Industri PT Petrokimia Gresik. Madura: Jurusan Teknik Industri Fakultas Teknik Universitas Trunojoyo.

Supandi. 1990. Manajemen Perawatan Industri. Bandung: Ganeca Exact.

Suryadi, Kadarsah. 2009. Identifikasi Kekritisan Komponen Pada Lini Produksi Pabrik Gula Tebu Menggunakan Metode Equipment Critical Rating.

https://en.wikipedia.org/wiki/Mean_time_between_failures (diakses pada 20 Agustus 2018).

Downloads

Published

2019-06-18

Issue

Section

Article
Abstract views: 242 , PDF Downloads: 467