Critical Analysis of the Inclusive Education Implementation in the Concept of Freedom of the Soul and Zona Proximal Development

Authors

  • Asri Wijiastuti Jurusan Pendidikan Luar Biasa Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Surabaya
  • Siti Masitoh
  • Ima Kurrotun Ainin
  • Febrita Ardianingsih

DOI:

https://doi.org/10.26740/inklusi.v3n2.p62-71

Keywords:

Inclusive education, Freedom of the soul, ZPD, nature of child

Abstract

Abstract

Ki Hadjar Dewantara laid the foundation of education in Indonesia through his thoughts related to the nature of children in 1913-1919. On the other hand Lev Vygotsky (1896-1934) stated a theory that children are able to learn with the help of competent people. Both theories illustrate that the implementation of education will provide freedom and happiness for children in learning to learn by understanding children naturally and as they are. Research that has been done using ethnographic design aims to dissect and trace Ki Hadjar Dewantara's thoughts and Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education. Data collection is done through documentation studies, guided group discussions, and questionnaires. The results of the analysis of the position of Vygotsky's theory in the implementation of inclusive education in the concept of the Zone of Proximal Development are focused on how children construct knowledge according to their culture and ways. The ZPD concept which focuses on cognitive theory emerged around 1993 which in Indonesia itself had been developed by Ki Hadjar Dewantara in 1913-1919 the emphasis was on teaching according to the nature of the child. Ki Hadjar's philosophy is heavily influenced by Maria Montessori's thoughts which emphasize the value of children's independent activities and the importance of children's growth as individuals. In 1952 Ki Hadjar Dewantara created a "system among" approach that put forward œFreedom of the Soul. The system that supports the child's natural nature in order to develop inner and outer life according to his own nature. Knowledge and intelligence are only tools, the fruit is the maturity of the soul that can realize life and livelihood in an orderly, holy, and useful for others. The concepts of œFreedom of the Soul and ZPD, are aligned in the cognitive view and efforts of children in obtaining the concept of knowledge in the implementation of education in the classroom.

 

Abstrak

Ki Hadjar Dewantara meletakkan dasar pendidikan di Indonesia melalui pemikirannya terkait dengan sifat anak-anak pada tahun 1913-1919. Di sisi lain, Lev Vygotsky (1896-1934) menyatakan teori bahwa anak-anak dapat belajar dengan bantuan orang yang kompeten. Kedua teori tersebut menggambarkan bahwa implementasi pendidikan akan memberikan kebebasan dan kebahagiaan bagi anak dalam belajar belajar dengan memahami anak secara alami dan sebagaimana adanya. Penelitian yang telah dilakukan dengan menggunakan desain etnografi bertujuan untuk membedah dan melacak pemikiran Ki Hadjar Dewantara dan teori Vygotsky dalam implementasi pendidikan inklusif. Pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, diskusi kelompok terpimpin, dan kuesioner. Hasil analisis posisi teori Vygotsky dalam penerapan pendidikan inklusif dalam konsep Zona Pengembangan Proksimal difokuskan pada bagaimana anak-anak membangun pengetahuan sesuai dengan budaya dan cara mereka. Konsep ZPD yang berfokus pada teori kognitif muncul sekitar tahun 1993 yang di Indonesia sendiri telah dikembangkan oleh Ki Hadjar Dewantara pada tahun 1913-1919 penekanannya adalah pada pengajaran sesuai dengan sifat anak. Filosofi Ki Hadjar sangat dipengaruhi oleh pemikiran Maria Montessori yang menekankan nilai kegiatan mandiri anak-anak dan pentingnya pertumbuhan anak sebagai individu. Pada tahun 1952 Ki Hadjar Dewantara menciptakan pendekatan "sistem di antara" yang mengedepankan "Kebebasan Jiwa". Sistem yang mendukung sifat alami anak untuk mengembangkan kehidupan dalam dan luar sesuai dengan sifatnya sendiri. Pengetahuan dan kecerdasan hanyalah alat, buah adalah kematangan jiwa yang bisa mewujudkan kehidupan dan mata pencaharian secara tertib, suci, dan bermanfaat bagi orang lain. Konsep "Kebebasan Jiwa" dan ZPD, diselaraskan dalam pandangan kognitif dan upaya anak-anak dalam memperoleh konsep pengetahuan dalam implementasi pendidikan di kelas.

 

References

Amka. 2019. Inclusive education for special needs students in South Kalimantan.Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan, Vol.4, nomor 1, Juni 2019
Cahyono, Adi Nur. 2010. Vygotskian Perspective: Proses Scaffolding untuk mencapai Zone of Proximal Development (ZPD) Peserta Didik dalam Pembelajaran Matematika. UNY: Seminar Jurusan Pendidikan Matematika.www.google.com diakses pada 02 November 2019
Creswell, J. W. 2013. Qualitative Inquiry & Research Design: Choosing Among Five Aproaches, Third Edition. London: Sage Publication.
Dewantara. Ki Hadjar. 1977. Karya Ki Hadjar Dewantara bagian pertama: pendidikan. Yogyakarta: Majelis Luhur Persatuan Tamansiswa.

Direktorat PLB Ditjen Dikdasmen Depdiknas. 2003. Pedoman penyelenggaraan pendidikan terpadu/inklusi: Buku 1 Mengenal pendidikan terpadu/inklusi. Jakarta: Depdiknas.
Fajrillah, Mashadi, Zakiah, Nurjasmi, Miftahul Jannah. 2018. Persepsi Guru Terhadap Pelaksanaan Pendidikan Inklusi di Pidie Jaya Jurnal Geuthèë: Penelitian Multidisiplin, Vol.01, No. 01

Gindis.B. 1999. Vygotskys Vision: Reshaping the practice of Spcecial education for the 21 st Century. Remedial and Special Education Journal. Vol.20.No.6.pp.32-64
Gindis, B. 1994. Vygotskys Defectology (book review on: "The Fundamentals of Defectology: Abnormal Psychology and Learning Disability"). American Journal on Mental Retardation, Vol. 100, #2, pp. 214-216
Milles, M. B & Huberman, A. M. 2012. Quality Data Analysis: A. Source Book of New Method. London: Sage Publication.

Moleong, L. J. 1994. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Moll, I,C., 1994. Vygotsky and Education: Instructinal Implications and Aplications of Sociohistorical Psychology. Cambrige: University Press

Mujiono. 2019. Implementasi sistem among pada pembelajaran matematika untuk membangun karakter dan kemampuan memecahkan masalah siswa.Tesis.Yogyakarta: UST
Rodina, Katarina A.2005. Vygotsky`s Social Constructionist View on Disability:
A Methodology for Inclusive Education, Desertasi. Department of Special Needs education, University of Oslo, Norway.

Rohman, Miftakhur & Mukhibat.2017.Internalisasi nilai-nilai soiso-kultural berbasis etno religi di MAN Yogyakarta III.Jurnal Pendidikan Islam Vol.12 No. 1.2017

Rohidi R.T. 1992. Analisis Data Kualitatif. Jakarta: Universitas Indonesia.

Sulistyaningsih, ratri Yovita.2017.Survei penyelenggaraan sekolah dasar Inklusi di wilayah Yogyakarta.skripsi.Yogyakarta: UST

Salanmanca statement. 1994. On principles, policy and practice in special needs education.

Staub, D., Peck, C.I,. 1995. What are the outcames for nondsability students?. Educational leadership Journal of the Department of Supervision and Curriculum Development, NEA. Retrieved from : https://www.researchgate. net/publication/234608288

Tarmansyah. 2007. Inklusi Pendidikan Untuk Semua. Jakarta:Depdiknas

Taufik, Gopar. 2016.Penerapan Pendekatan sistem amongpada matapelajaran gambar teknik di SMK Tamansiswa Yogyakarta.skripsi.Yogyakarta: UNY

Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2009 tentang
Pendidikan Inklusif Bagi Peserta Didik yang Memiliki Kelainan dan Memiliki Potensi Kecerdasan dan/atau Bakat Istimewa

Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasoinal. 2003. Bandung: Citra Umbara

Vygotsky, L. S., 2007. Development of Children and the Process of Learning, Cambridge. MA: Harvard University Press, terj. Yogyakarata: Pustaka Pelajar

Wardani, Kristi. 2011. Guru dan pendidikan karakter (Konsep Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya saat ini). Diakses di www.google.com pada 15 Februari 2020

Yan-bin, Wang. 2009. Impact of Lev Vygotsky on Special Education.Canadian Social Science ISSN 1712-8056 Vol.5 No.5 2009

Downloads

Published

2020-04-27

How to Cite

Wijiastuti, A., Masitoh, S., Ainin, I. K., & Ardianingsih, F. (2020). Critical Analysis of the Inclusive Education Implementation in the Concept of Freedom of the Soul and Zona Proximal Development. JPI (Jurnal Pendidikan Inklusi), 3(2), 62–71. https://doi.org/10.26740/inklusi.v3n2.p62-71

Issue

Section

Articles
Abstract views: 1506 , PDF Downloads: 1326