Bahasa Inggris
DOI:
https://doi.org/10.26740/inklusi.v8n1.p48-66Abstrak
Abstrak
Telah banyak seruan tentang kepedulian terhadap siswa berkebutuhan khusus. Namun, masih banyak sekolah di bawah Yayasan katolik yang mengalami kendala untuk memberikan akomodasi pembelajaran yang layak bagi siswa berkebutuhan khusus di sekolah reguler. Penelitian ini berusaha membuat usulan desain Panduan Merayakan Keberagaman di sekolah reguler yang sedang berproses menjadi sekolah inklusif. Desain disusun berdasarkan hasil analisis kebutuhan melalui pemberian kuesioner dan wawancara kepada guru-guru di suatu Sekolah Dasar dengan problematika akomodasi siswa berkebutuhan khusus. Penyusunan desain didasarkan pada penelusuran pustaka serta praktik baik di berbagai sekolah inklusif dan dasar-dasar pendidikan Yesuit dan Montessori. Desain yang disusun diberi masukan oleh praktisi ahli dan disampaikan kepada guru di sekolah untuk mendapatkan masukan mengenai kemungkinan pengimplementasiannya. Hasilnya desain ini sangat mungkin digunakan oleh pemangku kepentingan sekolah. Prinsip utama yang perlu diperhatikan ialah kebijakan dari pihak Yayasan mengenai penyiapan sumber daya manusia, penerimaan siswa baru, akomodasi kurikulum, dan lingkungan yang dipersiapkan serta pendanaan.
Kata Kunci: inklusif, pendidikan Yesuit, Metode Montessori
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Abstract views: 146
,
PDF Downloads: 169










