PERANCANGAN ANIMASI PENDEK 2D SEBAGAI EVALUASI KRISIS IDENTITAS DIRI PADA REMAJA SMP

Authors

  • Andien Artha Belva Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

2D animation, identity crisis, adolescents, self-evaluation, MDLC

Abstract

Krisis identitas diri merupakan salah satu permasalahan yang dapat dialami remaja dalam proses mengenali dan menentukan jati dirinya. Pengaruh lingkungan sosial dapat membuat remaja mengalami kebingungan dalam mengenali diri, membandingkan diri dengan orang lain, dan mengikuti pengaruh lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang animasi pendek 2D sebagai media evaluasi krisis identitas diri pada remaja SMP Islam Raden Patah Pungging Mojokerto. Perancangan menggunakan metode Multimedia Development Life Cycle (MDLC) yang terdiri atas tahap concept, design, material collecting, assembly, testing, dan distribution. Animasi DIRI DIRU menghadirkan tokoh Diru sebagai gambaran remaja yang mengalami kebingungan dalam mengenali dan menemukan jati dirinya. Pengujian dilakukan melalui Pre-test, Post-test, assessment reflektif, angket respons media, dan validasi untuk mengetahui pemahaman serta respons terhadap animasi yang dirancang. Hasil pengujian menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa setelah menonton animasi serta respons positif terhadap media yang dirancang. Berdasarkan hasil tersebut, animasi DIRI DIRU dapat digunakan sebagai media pendukung evaluasi dan refleksi diri mengenai krisis identitas diri pada remaja SMP.

Downloads

Published

2026-07-30

How to Cite

Andien Artha Belva. (2026). PERANCANGAN ANIMASI PENDEK 2D SEBAGAI EVALUASI KRISIS IDENTITAS DIRI PADA REMAJA SMP. Journal of Design and Creative Media Studies, 1(2), 447–460. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/jdcms/article/view/57618
Abstract views: 16 , PDF Downloads: 6