PERANCANGAN PROTOTYPE WEBSITE TENTANG RAMBU LALU LINTAS "RANTAS" SEBAGAI MEDIA EDUKASI PRA-BERKENDARA
Keywords:
Rambu Lalu Lintas, Pra-Berkendara, Media Edukasi Digital, Prototype Website, Metode Design ThinkingAbstract
Tingginya angka kegagalan ujian SIM dan kecelakaan lalu lintas pada usia produktif dipengaruhi oleh rendahnya literasi dan pemahaman terhadap rambu lalu lintas. Di sisi lain, media edukasi pra-berkendara yang tersedia masih bersifat parsial, didominasi platform Android, dan belum menyediakan simulasi kontekstual berbasis website yang terintegrasi. Berdasarkan permasalahan tersebut, penelitian ini bertujuan merancang prototipe website Rantas sebagai media edukasi mengenai rambu lalu lintas bagi calon peserta ujian SIM A dan SIM C berusia 17–25 tahun. Proses perancangan menggunakan metode Design Thinking yang meliputi tahap Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Test. Data dikumpulkan melalui observasi, analisis kompetitor, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan untuk merumuskan pain point, problem statement, dan How Might We, yang selanjutnya menjadi dasar pengembangan empat fitur utama Rantas, yaitu Kenali, Latih, Simulasi, dan Tips. Hasil evaluasi menunjukkan nilai validasi ahli materi sebesar 82%, validasi ahli media sebesar 95%, serta visual testing pada 54 responden sebesar 90,6%. Sementara itu, usability testing pada 5 responden menunjukkan seluruh skenario dapat diselesaikan dalam durasi singkat. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Rantas layak sebagai prototipe media edukasi pra-berkendara dan berpotensi dikembangkan menjadi website edukasi yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 13
,
PDF Downloads: 17