PERANCANGAN MOTION COMIC DOPAMIN SEBAGAI MEDIA PENCEGAHAN MINDLESS SCROLLING BAGI GENERASI Z
Abstract
Tingginya intensitas penggunaan media sosial pada Generasi Z memunculkan fenomena mindless scrolling, yaitu kebiasaan menggulir konten secara refleks tanpa tujuan yang jelas. Perilaku ini diperkuat oleh desain platform media sosial melalui fitur infinite scroll yang mengeksploitasi mekanisme dopamin di otak sehingga membentuk siklus adiktif. Namun, masyarakat masih banyak yang menganggap dopamin hanya sebagai "hormon kesenangan", padahal secara ilmiah dopamin berperan sebagai sinyal motivasi dan reward. Penelitian ini bertujuan merancang motion comic edukatif yang menjelaskan mekanisme dopamin dalam konteks mindless scrolling bagi Generasi Z melalui pendekatan visual yang menarik. Metode yang digunakan adalah Double Diamond, meliputi tahap Discover, Define, Develop, dan Deliver, dipadukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dengan psikolog, survei terhadap 20 responden Generasi Z, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil survei menunjukkan 95% responden memiliki kebiasaan mindless scrolling, sedangkan 65% masih memahami dopamin secara keliru. Motion comic dirancang bergaya webtoon/manhwa untuk Instagram Reels, TikTok, dan YouTube Shorts. Validasi media memperoleh nilai 69% (Layak Digunakan dengan Revisi) dan validasi materi 94% (Sangat Layak). Media ini diharapkan meningkatkan kesadaran dan regulasi diri Generasi Z dalam menggunakan media sosial.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 8
,
PDF Downloads: 4