REDESAIN VISUAL LABEL PADA KEMASAN MADU SAMSI KHAS WONOSALAM JOMBANG

Authors

  • Sindi Rahma Wati Universitas Negeri Surabaya

Keywords:

Color Coding, Design Thinking, Diferensiasi Visual, Kearifan Lokal, Redesain Label Kemasan

Abstract

Kemasan merupakan media komunikasi visual yang berperan dalam membangun identitas merek sekaligus memudahkan konsumen mengenali produk. Meskipun Madu Samsi Wonosalam memiliki beragam varian produk, sistem identifikasi pada kemasan sekunder saat ini masih mengandalkan penandaan manual menggunakan spidol, sehingga hal ini kurang efektif dalam membedakan varian dan belum mendukung fungsi kemasan sebagai media branding. Penelitian ini bertujuan merancang ulang visual label kemasan Madu Samsi melalui penerapan sistem diferensiasi visual berbasis color coding dan kearifan lokal Wonosalam. Penelitian ini menggunakan metode Design Thinking Stanford yang dikembangkan oleh d.school (Hasso-Plattner Institute of Design) di Stanford University , meliputi tahapan Empathize, Define, Ideate, Prototype, dan Testing. Hasil perancangan menghasilkan sistem identitas visual pada tiga varian unggulan, yaitu Madu Hutan, Madu Kaliandra, dan Madu Randu, melalui penerapan color coding, penyusunan hierarki informasi yang lebih terstruktur, serta integrasi elemen visual khas Wonosalam. Hasil validasi ahli desain memperoleh nilai 76,47% (layak), validasi pemilik usaha 90,91% (sangat layak), dan pengujian pengguna 85,83% (layak). Redesain yang dihasilkan mampu meningkatkan kemudahan identifikasi varian, memperkuat identitas visual merek, serta menghasilkan sistem visual yang dapat diterapkan secara konsisten pada pengembangan varian produk Madu Samsi di masa mendatang.

Downloads

Published

2026-07-23

How to Cite

Sindi Rahma Wati. (2026). REDESAIN VISUAL LABEL PADA KEMASAN MADU SAMSI KHAS WONOSALAM JOMBANG. Journal of Design and Creative Media Studies, 1(2), 267–277. Retrieved from https://journal.unesa.ac.id/index.php/jdcms/article/view/57282
Abstract views: 7 , PDF Downloads: 6