ANALISIS SEMIOTIKA VIDEO MUSIK LE SSERAFIM “ANTIFRAGILE”
Keywords:
Semiotika, Barthes, LE SSERAFIM, Feminisme, Postfeminisme, Video MusikAbstract
ABSTRAK : Dalam era globalisasi yang dipengaruhi oleh kemajuan teknologi, budaya populer, serta Korean Wave telah menjadi kekuatan dominan dalam menyebarkan nilai-nilai budaya dan mempengaruhi identitas sosial di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Namun, terdapat kecenderungan dalam representasi perempuan pada budaya populer yang seringkali digambarkan dalam peran-peran yang mendukung narasi kelemahan dan ketidaksetaraan gender. Kehadiran grup musik seperti LE SSERAFIM memberikan representasi feminisme yang menentang stigma negatif terhadap perempuan. Penelitian ini menganalisis video musik "ANTIFRAGILE" oleh LE SSERAFIM dengan fokus pada pendekatan postfeminisme atau feminisme gelombang ketiga. Video musik tersebut menjadi titik fokus karena representasinya yang kuat terhadap elemen-elemen yang berkaitan dengan teori tersebut. Menggunakan metode analisis kualitatif deskriptif dengan menerapkan Teori Semiotika Roland Barthes sebagai pisau bedah untuk mengidentifikasi dan menganalisis elemen-elemen visual dan simbolis dalam video musik. Dari durasi 03:53 terdapat 5 adegan yang diteliti dalam video klip tersebut.
Temuan penelitian ini menggambarkan bagaimana video musik "ANTIFRAGILE" menggabungkan dan merepresentasikan aspek-aspek kunci dari perspektif-perspektif postfeminisme dengan visual yang tersaji dalam video musik tersebut. Lalu disimpulkan bahwa penelitian ini memberikan wawasan yang lebih dalam tentang cara video musik dapat berfungsi sebagai medium yang kuat dalam menyampaikan pesan-pesan postfeminisme atau feminisme gelombang ketiga dalam budaya populer kontemporer.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
Abstract views: 0
,
PDF Downloads: 0