PENGARUH KOMPOSISI LARUTAN CETAK DAN TEMPERATUR PENGADUKAN TERHADAP KARAKTERISTIK FISIK, MEKANIK DAN PERMEABILITAS AIR MURNI MEMBRAN Polyether imide

Nita Kusumawati, Pirim Setiarso, Maria Monica Sianita

Abstract


Pada penelitian ini telah dilakukan optimasi pembuatan membran polyether imide (PEI) menggunakan metode inversi fasa terinduksi proses imersi-presipitasi. Untuk mendapatkan membran dengan morfologi permukaan, karakteristik mekanik dan permeabilitas air murni, telah dilakukan optimasi komposisi larutan cetak dan temperatur pengadukan. Optimasi dilakukan pada rentang komposisi larutan cetak PEI/NMP/NH4Cl (%b/b)  8/84/8 – 14/84/2 dan temperatur pengadukan 60 – 100 ºC. Sebagai tambahan, seluruh pembuatan membran PEI dilakukan dengan menggunakan padatan pendukung kain kasa. Hasil analisis morfologi permukaan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM) menunjukkan terjadinya penurunan ukuran pori pada lapisan kulit membran PEI seiring dengan peningkatan komposisi larutan cetak dan temperatur pengadukan. Nilai modulus Young membran PEI yang dipreparasi berada pada rentang 1.124 – 1.676 N/m2 untuk komposisi larutan cetak 8/84/8 – 14/84/2 (%b/b) dan 1.443 – 1.898 N/m2 untuk temperatur pengadukan 60 – 100 ºC. Hasil analisis permeabilitas air murni menggunakan reaktor membran “Dead end” menunjukkan nilai fluks membran pada 56.611 – 101.553 L/m2.jam untuk komposisi larutan cetak 14/84/2  – 8/84/8 (%b/b) dan 48.547 – 67.245 L/m2.jam untuk temperatur pengadukan 100 – 60 ºC. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa, peningkatan komposisi PEI dalam larutan cetak dan temperatur pengadukan telah menghasilkan peningkatan kekuatan mekanik dan penurunan permeabilitas air murni.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright © 2017 Universitas Negeri Surabaya. All Rights Reserved